Kampanye Alam "Tanam 250 Pohon di Pesisir Tangerang Bersama Naura & Brillian" | LindungiHutan
Gambar Kampanye

Tanam 250 Pohon di Pesisir Tangerang Bersama Naura & Brillian

Naura Malaikha

Naura Malaikha

0 pohon Terkumpul dari 250 pohon

0 Donatur

Batas Donasi: 17 August 2026
73 Hari lagi
Penanaman: 30 September 2026
117 Hari lagi
Donasi
Cerita
Pantau
Update
Kampanye dibuat 04 June 2026
Yuk, gabung dalam aksi Tanam 100 Pohon di Pesisir Tangerang bersama Naura & Brillian! Rayakan ulang tahun dengan berbagi kebaikan untuk alam, karena satu pohon dapat membuat perbedaan besar. #Tanam100Pohon #LindungiHutan 🌳🎉
Agustus merupakan bulan yang cukup spesial bagi kami, selain banyaknya tanggal spesial seperti hari kemerdekaan dan lainnya. Ini merupakan bulan lahir kami berdua (Naura & Brillian). Pada bulan yang spesial ini kami ingin membuat suatu gerakan yang berguna bagi daerah sekitar kami salah satunya ialah Tangerang.

Melihat Desa Sukawali dengan kondisi Muara Cisadane semakin kritis. Hutan mangrove yang dahulu lebat berkurang drastis akibat pembukaan tambak udang sejak tahun 1990-an. Dampaknya adalah air menjadi keruh dan berbau, tanah bersifat asam, produksi tambak menurun, serta meningkatnya risiko abrasi dan kerusakan lingkungan pesisir. Penanaman mangrove diharapkan dapat memperbaiki kualitas air, menahan abrasi, dan mengembalikan habitat ikan serta satwa pesisir.

Kampanye ini bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam pemulihan ekosistem pesisir Muara Cisadane melalui penanaman 100 pohon mangrove di Desa Sukawali. Selain membantu mengurangi abrasi dan memperbaiki kualitas lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan aksi nyata dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta menjaga keberlanjutan kawasan pesisir bagi generasi mendatang.

Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah
Rp 45,000/pohon.

Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten merupakan titik bermuaranya sungai Cisadane ke Laut Jawa. Daerah ini merupakan daerah pesisir dan memiliki beberapa pulau kecil hasil dari endapan sungai. Sejak dahulu Muara Cisadane ditumbuhi tanaman-tanaman pesisir, termasuk mangrove. Namun, beberapa orang mengubah daerah tersebut menjadi pertambakan. Hal ini menyebabkan rusaknya ekosistem mangrove dan menimbulkan abrasi. Selain itu, masyarakat berharap adanya upaya pemanfaatan lahan yang tertimbun sampah menjadi lahan yang produktif. Masyarakat terus melakukan upaya agar keberadaan mangrove ini terjaga.

Pada tahun 2022, LindungiHutan membantu masyarakat untuk melakukan penanaman pohon Mangrove di sana. Pohon mangrove bermanfaat menjaga daratan dari abrasi dengan pembentukan sedimen baru. Selain itu, hasil mangrove juga dapat dimanfaatkan untuk usaha olahan oleh masyarakat sekitar.
Selengkapnya...

Program Utama
Penanaman pohon mangrove untuk mencegah perluasan abrasi dan banjir rob.

Potensi Pengembangan Program
  • Ekowisata mangrove
  • Pusat pengendalian dan pemanfaatan sampah

Mengapa Harus Mendukung Program Ini?
Partisipasiprogramdi lokasi ini turut mendukungPembangunan Keberlanjutan (SDG's)
dengan
  • Mencegah degradasi lahan akibat abrasi(SDG's 15)
  • Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga(SDG's 15)
  • Meningkatkan area tutupan hijau(SDG's 15)
  • Membantu pengurangan emisi karbon(SDG's 13)
  • Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar(SDG's 1)
  • Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar(SDG's 8)
Data pantau belum tersedia saat ini

Buka kembali setelah pelaksanaan penanaman

Data monitoring belum tersedia saat ini

Buka kembali setelah pelaksanaan penanaman

Belum ada dukungan dari Sahabat Alam

Belum ada dukungan dari Sahabat Alam

Hitung Emisi Karbon dengan Mudah dan Gratis

Melalui Imbangi, setiap pengguna dapat menghitung jejak karbon yang dihasilkan dan menyerapnya dengan langkah penghijauan bersama LindungiHutan

Hitung Jejak Karbon
Powered by ProofFactor - Social Proof Notifications