Yuk bergabung dalam kampanye #ThirtiesForTrees! Mari rayakan ulang tahunmu dengan cara berdonasi untuk melindungi hutan. Bersama kita bisa jadikan dunia lebih hijau dan berkelanjutan! 🌳🌿 #LindungiHutan
Pertama kali aku menelusuri mangrove, yaitu di NTT. Terik matahari menyerap energi saat aku berjalan menuju pesisir. Tapi begitu masuk ke dalam mangrove, seolah aku memasuki ruang yang berbeda. Angin datang pelan, suara ranting bercakap tenang, dan hawa yang menyentuh kulit terasa jauh lebih sejuk. Bukan analogi yang berlebihan, tapi kenyataannya memang begitu. Cukup membuat aku berhenti sejenak dan sadar: ini salah satu dari banyak hal yang bumi mampu lakukan untuk kita.
Tanpa diminta, tapi tiada henti terus memberi.
Memasuki usia 30-an, definisi merayakan bagiku berubah dengan memahami makna memberi kembali yang lebih berarti. Thirties for Trees adalah kampanye donasi penanaman pohon mangrove bersama LindungiHutan, sebagai wujud rasa syukur dan awal dari komitmen satu dekade untuk aktif menjaga bumi.
Dimulai dari Desa Sukawali, Tangerang, kawasan pesisir di mana mangrove terancam abrasi. Bersama Petani Syahrul dan warga lokal, setiap pohon yang tumbuh di sana akan melindungi pantai, mengurangi banjir rob, dan menghidupkan kembali ekosistem yang sempat hilang.
Semua berawal dari satu pohon, dan seberapapun yang terkumpul, semua akan ditanam. Karena bumi tidak pernah berhenti memberi kita rumah, dan inilah giliran kita untuk membalas kasih sayangnya agar bumi bisa #LebihBahagia.
Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah
Rp 45,000/pohon.
Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten merupakan titik bermuaranya sungai Cisadane ke Laut Jawa. Daerah ini merupakan daerah pesisir dan memiliki beberapa pulau kecil hasil dari endapan sungai. Sejak dahulu Muara Cisadane ditumbuhi tanaman-tanaman pesisir, termasuk mangrove. Namun, beberapa orang mengubah daerah tersebut menjadi pertambakan. Hal ini menyebabkan rusaknya ekosistem mangrove dan menimbulkan abrasi. Selain itu, masyarakat berharap adanya upaya pemanfaatan lahan yang tertimbun sampah menjadi lahan yang produktif. Masyarakat terus melakukan upaya agar keberadaan mangrove ini terjaga.
Pada tahun 2022, LindungiHutan membantu masyarakat untuk melakukan penanaman pohon Mangrove di sana. Pohon mangrove bermanfaat menjaga daratan dari abrasi dengan pembentukan sedimen baru. Selain itu, hasil mangrove juga dapat dimanfaatkan untuk usaha olahan oleh masyarakat sekitar.
Selengkapnya...Program Utama
Penanaman pohon mangrove untuk mencegah perluasan abrasi dan banjir rob.
Potensi Pengembangan Program
- Ekowisata mangrove
- Pusat pengendalian dan pemanfaatan sampah
Mengapa Harus Mendukung Program Ini?
Partisipasiprogramdi lokasi ini turut mendukung
Pembangunan Keberlanjutan (SDG's)
dengan
- Mencegah degradasi lahan akibat abrasi(SDG's 15)
- Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga(SDG's 15)
- Meningkatkan area tutupan hijau(SDG's 15)
- Membantu pengurangan emisi karbon(SDG's 13)
- Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar(SDG's 1)
- Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar(SDG's 8)