Satu langkah kecil untuk menjaga keberlangsungan alam. Bersama kita wujudkan hutan lestari. Ayo, bergabung dalam gerakan Reboisasi Hutan 'Langkah Nyata Bersama Jaga Kampung Laut Tetap Lestari'!
Kampung Laut di Cilacap bukan sekadar gugusan desa di atas air. Tempat ini adalah benteng hijau terakhir yang menjaga ekosistem pesisir selatan Jawa. Sayangnya, rumah bagi ratusan kepala keluarga dan hutan mangrove yang rimbun ini sedang menghadapi ancaman serius akibat sedimentasi parah, tumpukan sampah plastik, dan kerusakan bibir pantai. Jika kita berdiam diri, keindahan dan ruang hidup warga Kampung Laut akan hilang tertelan kerusakan lingkungan.
Melalui campaign "Langkah Nyata Bersama Jaga Kampung Laut Tetap Lestari", kami mengajak Anda semua untuk menjadi bagian dari solusi. Kami percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama-sama.
Gerakan aksi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat untuk menanam kembali 5.000 bibit mangrove, membersihkan sampah pesisir, serta menyediakan edukasi pengelolaan sampah berkelanjutan bagi warga lokal.
Campaign ini diinisiasi oleh seorang pemuda yang peduli lingkungan yang bekerja sama dengan pemuda lokal Kampung Laut, serta didukung penuh oleh para donatur, relawan, dan penanam kebaikan seperti Anda. Target manfaat dari aksi ini adalah seluruh warga Kampung Laut dan ekosistem pesisir di sekitarnya.
Aksi nyata ini akan dipusatkan di kawasan perairan dan pesisir Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Penggalangan dana dimulai 1 Oktober 2026 Sementara itu, aksi turun ke lapangan (penanaman mangrove) akan dilaksanakan serentak pada 30 Desember 2026.
Sedimentasi yang tinggi dan hilangnya hutan mangrove membuat wilayah ini rentan terhadap abrasi. Selain itu, minimnya sistem pengelolaan sampah mengancam biota laut yang menjadi sumber mata pencaharian utama warga sebagai nelayan. Kita perlu bertindak sekarang sebelum kerusakan ini menjadi permanen.
Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah
Rp 30,000/pohon.
Kampung Laut di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, merupakan gugusan pulau-pulau kecil di Segara Anakan yang membentuk beberapa desa. Di dalamnya terdapat Kawasan Wisata Arboretum Mangrove "Kolak Sekancil" yang memiliki berbagai koleksi tanaman mangrove. Akan tetapi, di wilayah tersebut mangrove mulai rusak akibat gulma, pantai terkikis gelombang, dan populasi biota laut berkurang.
Di tahun 2019, LindungiHutan hadir untuk turut mendukung kegiatan penanaman pohon oleh warga sekitar. Pohon mangrove difungsikan untuk mencegah intrusi air laut ke daratan. Masyarakat sekitar juga mengembangkan potensi mangrove melalui kegiatan wisata dan usaha olahan hasil mangrove.
Selengkapnya...Program Utama
Penanaman pohon mangrove untuk mencegah perluasan abrasi.
Potensi Pengembangan Program
- Ekowisata mangrove
- Usaha olahan hasil mangrove
Mengapa Harus Mendukung Program Ini?
Partisipasiprogramdi lokasi ini turut mendukung
Pembangunan Keberlanjutan (SDG's)
dengan
- Mencegah degradasi lahan akibat abrasi(SDG's 15)
- Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga(SDG's 15)
- Meningkatkan area tutupan hijau(SDG's 15)
- Membantu pengurangan emisi karbon(SDG's 13)
- Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar(SDG's 1)
- Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar(SDG's 8)