Kampanye Alam "Bontoramba #RawatBumi2019: Tanam Pohon Agar Bontoramba Tak Kekeringan dan Kebanjiran Lagi" | LindungiHutan
Gambar Kampanye
Kampanye Selesai

Bontoramba #RawatBumi2019: Tanam Pohon Agar Bontoramba Tak Kekeringan dan Kebanjiran Lagi

Junaedi

Junaedi

Jenis Tanaman:
Lokasi:

70 pohon terkumpul dari 2,000 pohon

5 Donatur

Batas Donasi: 21 April 2019
Kampanye Selesai
Penanaman: 21 April 2019
Selesai Ditanam
Unduh LPJ

Belum ada kampanye terkait

Cerita
Pantau
Update
Kampanye dibuat 31 January 2019
Mari ikut berkontribusi bagi kelestarian alam di Bontoramba. Disini sudah mulai berkurang pohon yang bisa menjadi tempat berteduh dan daerah resapan air.
Kabupaten Jeneponto kerap diidentikkan sebagai daerah yang tandus. Hal ini tak lepas kaitannya dengan kondisi iklim daerahnya yang kering dan curah hujannya yang tergolong rendah dibandingkan dengan kabupaten lainya di Sulawesi Selatan. Kondisi ini menyebabkan sebagian besar wilayah Jeneponto kerap dilanda kekeringan tiap memasuki musim kemarau.

Kekeringan di Jeneponto memberikan pekerjaan rumah tahunan bagi penduduknya. Kondisi sumur dan sungai yang kering memaksa warga Jeneponto bersiasat mencari air untuk berbagai kebutuhan, baik untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun kebutuhan pertanian agar tak gagal panen. Tak sedikit warga yang memilih menggali dasar sungai yang mengering untuk mencari air yang masih tersisa, meski terkadang air yang didapat bukanlah air yang bersih.



Foto: Ladang di Kampung Tina'ro, Bontoramba

Namun, air bagi masyarakat Jeneponto tak ubahnya seperti buah simalakama. Pasokan air yang menipis tak hanya membuat warga menderita di musim kemarau, namun juga seringkali membuat warga kebingungan ketika keberadaannya melimpah di musim penghujan.

Ya, Jeneponto juga rawan dilanda banjir.

Tak ingin lagi melihat orang-orang di sekitarnya menderita setiap tahun karena persoalan air, Junaedi, pemuda asal Desa Kareloe, Kecamatan Bontoramba, merasa harus bertindak sesuatu untuk daerahnya. Ia bermimpi alam, terutama air, bisa bersahabat dengan manusia. Ia pun berusaha mewujudkan mimpinya dengan mendirikan sebuah organisasi pecinta alam Bontoramba akhir 2017 lalu. Melalui organisasi ini, pria yang juga aktif mengajar di SMAN 10 Jeneponto itu berharap bisa membangkitkan kepedulian masyarakat Jeneponto terhadap lingkungan.



Foto: Jagung, komoditas masyarakat Bontoramba

Bagi Junaedi, permasalahan lingkungan di Jeneponto, khususnya di Bontoramba, salah satunya disebabkan karena sudah tak banyak lagi pohon yang tumbuh di sana. Ia merasakan bagaimana panas dan gersangnya kondisi Bontoramba ketika kemarau. Alumni Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta ini pun mengungkapkan keinginannya bergabung dengan Gerakan Rawat Bumi dari LindungiHutan dalam mengkampanyekan pelestarian lingkungan. Ia berharap akan banyak pohon yang tumbuh di Bontoramba yang membuat daerahnya tak lagi gersang dan tandus. Ia juga membayangkan air yang jatuh melimpah saat musim hujan akan segera diserap oleh pohon-pohon yang tumbuh untuk disimpannya sebagai sumber mata air.

Untuk mewujudkan impiannya, Junaedi mengajak seluruh Sahabat di mana pun berada melakukan donasi dan aksi penanaman pohon di Kecamatan Bontoramba, Jeneponto, Sulawesi Selatan, pada 21 April 2019 nanti. Sesuai rencananya, pohon yang ditanam adalah pohon trembesi yang memang dikenal memiliki kemampuan menyerap air dalam jumlah banyak. (Dinny)



Foto: Lokasi penanaman

Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah Rp 5.000/pohon.

Dengan Rincian :
  1. Biaya Bibit
  2. Biaya Tanam
  3. Biaya perawatan selama 1 Tahun (Update perkembangan pohon dapat dilihat di website ini)
  4. Update dilakukan selama 3 Bulan sekali
  5. Pengembangan Website Lindungi Hutan

Bagaimana Cara Berdonasi ??
  1. Klik Tombol Donasi
  2. Input Jumlah Pohon yang akan di donasikan
  3. Pilih Transaksi Pembayaran
  4. Konfirmasi
  5. Nama Anda Akan muncul di Halaman Donatur
  6. Selesai

Anda Juga dapat melakukan Gabung Aksi penanaman dengan melakukan pendaftaran di Tombol “Gabung Aksi”, biaya ditanggung peserta.
Salam Lestari !!
Data dan Emisi/Serapan Carbon dapat berubah sesuai data update dan usia pohon
28 Mar 2021
Campaign telah dilaksanakan 28-03-2021
70
Pohon Hidup
0
Pohon Mati
1cm
Diameter Pohon
1cm
Tinggi Pohon
1%
Perkembangan
29 Apr 2019
Campaign telah dilaksanakan 29-04-2019
70
Pohon Hidup
0
Pohon Mati
0.1cm
Diameter Pohon
0.1cm
Tinggi Pohon
100%
Perkembangan
31 Jan 2019
Update Kampanye Dimulai Nanti Pada Tanggal Pelaksanaan 21-04-2019
1
Pohon Hidup
0
Pohon Mati
0.1cm
Diameter Pohon
0.1cm
Tinggi Pohon
100%
Perkembangan
Gambar Monitoring
4 tahun yang lalu
Avatar
Sri irma lestari
27 Pohon
4 tahun yang lalu
Avatar
Deka Ariansyah
10 Pohon
masih ada kesempatan sebelum daun terakhir jatuh ''lestari" semoga bermanfaat saudaraku...
4 tahun yang lalu
Avatar
Anonymous
5 Pohon
4 tahun yang lalu
Avatar
Anonymous
8 Pohon
Nyatanya keinginan dan perubahan di karenakan atas tindakan kita
5 tahun yang lalu
Avatar
Anonymous
20 Pohon
4 tahun yang lalu
Avatar
Sri irma lestari
27 Pohon
27
5 tahun yang lalu
Avatar
Anonymous
20 Pohon
20
4 tahun yang lalu
Avatar
Deka Ariansyah
10 Pohon
10
masih ada kesempatan sebelum daun terakhir jatuh ''lestari" semoga bermanfaat saudaraku...

Hitung Emisi Karbon dengan Mudah dan Gratis

Melalui Imbangi, setiap pengguna dapat menghitung jejak karbon yang dihasilkan dan menyerapnya dengan langkah penghijauan bersama LindungiHutan

Hitung Jejak Karbon