Kampanye Alam "Serang #RawatBumi2019: Lestarikan Ekosistem Mangrove di Selat Sunda Bersama KeMANGTEER Serang" | LindungiHutan
Gambar Kampanye
Kampanye Selesai

Serang #RawatBumi2019: Lestarikan Ekosistem Mangrove di Selat Sunda Bersama KeMANGTEER Serang

Novi utami rosyid

Novi utami rosyid

156 pohon terkumpul dari 2,000 pohon

22 Donatur

Batas Donasi: 21 April 2019
Kampanye Selesai
Penanaman: 21 April 2019
Selesai Ditanam
Unduh LPJ

Belum ada kampanye terkait

Cerita
Pantau
Update
Kampanye dibuat 22 January 2019
Yuk rehabilitasi mangrove di Pantai Desa Tangkurak agar bencana seperti tsunami kemarin bisa diminimalisir
Mangrove merupakan salah satu tanaman pantai yang dikenal sebagai penahan arus gelombang alut untuk meminimalisisr terjadinya abrasi yang tentu akan memberikan dampak buruk bagi lingkungan sekitar pantai. Namun, keberadaan hutan mangrove di pantai Desa Tangkurak, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang dewasa ini terlihat sangat memprihatinkan.

Menurut Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan Hidup, Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang Herry Herlan, faktor penyebab rusaknya ribuan hektar hutan mangrove tersebut yaitu, besarnya arus gelombang dari laut Jawa ke arah daratan. Hal ini mengakibatkan masyarakat pesisir Serang mengalami permasalahan baik secara lingkungan, sosial maupun ekonomi akibat kerusakan ekosistem mangrove. Degradasi ekosistem mangrove mengakibatkan terjadinya abrasi.



Foto: Kegiatan

Menurut data Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten (2017), Warga pesisir Serang telah kehilangan ratusan hektar area pertambakan dan terus mengalami penurunan produksi ikan bandeng yang menjadi komoditi utama tambak di pesisir Serang. Banyak petambak yang akhirnya beralih profesi menjadi pedagang dan buruh bangunan.

Hal yang perlu menjadi perhatian adalah bahwa kerusakan sumberdaya mangrove dan ekosistemnya disebabkan oleh alih fungsi kawasan mangrove menjadi lahan tambak dengan mengabaikan aspek kelestarian sumberdaya mangrove dan ekosistemnya. Oleh karena itu, agar kedua aspek ini (lingkungan dan ekonomi) dapat berjalan beriringan, perlu dilakukan pengkajian serta pengelolaan yang tepat terkait penempatan hutan mangrove dan area pertambakan.

Selain itu, rusaknya ekosistem mangrove di sebagian pesisir Serang menyebabkan tidak adanya pelindung wilayah pesisir untuk memitigasi bencana sehingga saat terjadi tsunami selat Sunda maka dampak desktruktifnya sangat signifikan dan menimbulkan banyaknya korban jiwa. BNPB (2018) menyebutkan bencana tsunami selat Sunda telah menyebabkan 437 korban meninggal dunia, 14.059 orang mengalami luka-luka dan 33.721 orang mengungsi akibat tsunami selat Sunda yang diakibatkan oleh longsoran bawah laut dari erupsi gunung anak Krakatau. Salah satu solusi untuk mencegah kerusakan hutan mangrove dari arus gelombang adalah dengan membuah tanggul pemecah gelombang. Karena, berapa ratus ribu pohon bakau yang ditanam akan menjadi sia-sia jika setiap hari mereka diterjang oleh kencangnya arus gelombang air laut. (Annisa)

Melalui “Gerakan RawatBumi” yang diinisiasi oleh LindungiHutan, saya Novi Utami dan teman-teman dari KeMANGTEER Serang mengajak kalian semua untuk ikut bersama lestarikan mangrove di Desa Lontar, Kec. Tirtayasa Kab. Serang Prov. Banten.

Besaran donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah Rp 5.000/pohon.

Dengan Rincian :
  1. Biaya Bibit
  2. Biaya Tanam
  3. Biaya perawatan selama 1 Tahun (Update perkembangan pohon dapat dilihat di website ini)
  4. Update dilakukan selama 3 Bulan sekali
  5. Pengembangan Website Lindungi Hutan

Bagaimana Cara Berdonasi ??
  1. Klik Tombol Donasi
  2. Input Jumlah Pohon yang akan di donasikan
  3. Pilih Transaksi Pembayaran
  4. Konfirmasi
  5. Nama Anda Akan muncul di Halaman Donatur
  6. Selesai

Anda Juga dapat melakukan Gabung Aksi penanaman dengan melakukan pendaftaran di Tombol “Gabung Aksi”, biaya ditanggung peserta.
Salam Lestari !!
Kampanye alam "Serang #RawatBumi: Lestarikan Ekosistem Mangrove di Selat Sunda Bersama KeMANGTEER Serang" telah dilaksanakan diKota Serangpada tanggal21 April 2019 dibantu olehkeMANGTEERdan juga peserta gabung aksi yang berjumlah 26 orang.

Dokumentasi lengkap penanaman pada kampanyeini dapat diakses di link berikut RawatBumi Serang
Data dan Emisi/Serapan Carbon dapat berubah sesuai data update dan usia pohon
28 Mar 2021
Campaign telah dilaksanakan 28-03-2021
156
Pohon Hidup
0
Pohon Mati
1cm
Diameter Pohon
1cm
Tinggi Pohon
1%
Perkembangan
02 Jun 2020
Kampanye alam "Serang #RawatBumi: Lestarikan Ekosistem Mangrove di Selat Sunda Bersama KeMANGTEER Serang" telah dilaksanakan di Kota Serang pada tanggal 21 April 2019 dibantu oleh keMANGTEER dan juga peserta gabung aksi yang berjumlah 26 orang. Dokumentasi lengkap penanaman pada kampanye ini dapat diakses di link berikut https://drive.google.com/open?id=1ZMl8sofsw3CGbkHyiSLQbUMpDNzbpKvz
156
Pohon Hidup
0
Pohon Mati
1cm
Diameter Pohon
1cm
Tinggi Pohon
1%
Perkembangan
Gambar Monitoring
02 Jun 2020
Campaign telah dilaksanakan 02-06-2020
156
Pohon Hidup
0
Pohon Mati
1cm
Diameter Pohon
1cm
Tinggi Pohon
1%
Perkembangan
22 Apr 2019
Campaign telah dilaksanakan 22-04-2019
156
Pohon Hidup
0
Pohon Mati
1cm
Diameter Pohon
1cm
Tinggi Pohon
1%
Perkembangan
22 Jan 2019
Update Kampanye Dimulai Nanti Pada Tanggal Pelaksanaan 21-04-2019
1
Pohon Hidup
0
Pohon Mati
0.1cm
Diameter Pohon
0.1cm
Tinggi Pohon
100%
Perkembangan
Gambar Monitoring
4 tahun yang lalu
Avatar
Anonymous
4 Pohon
4 tahun yang lalu
Avatar
Huda
5 Pohon
4 tahun yang lalu
Avatar
Anonymous
4 Pohon
Hijaukan bumi kita
4 tahun yang lalu
Avatar
Anonymous
5 Pohon
Hijaukan bumi kita
4 tahun yang lalu
Avatar
Syifaa afifa
10 Pohon
4 tahun yang lalu
Avatar
Anonymous
20 Pohon
20
5 tahun yang lalu
Avatar
Anonymous
10 Pohon
10
4 tahun yang lalu
Avatar
Anonymous
14 Pohon
14

Hitung Emisi Karbon dengan Mudah dan Gratis

Melalui Imbangi, setiap pengguna dapat menghitung jejak karbon yang dihasilkan dan menyerapnya dengan langkah penghijauan bersama LindungiHutan

Hitung Jejak Karbon