Kampanye Alam "Subang #RawatBumi2019: Jangan Sampai Abrasi Renggut Indahnya Pantai Pondok Bali" | LindungiHutan
Gambar Kampanye
Kampanye Selesai

Subang #RawatBumi2019: Jangan Sampai Abrasi Renggut Indahnya Pantai Pondok Bali

Nisa Meisa Zarawaki

Nisa Meisa Zarawaki

76 pohon terkumpul dari 2,000 pohon

15 Donatur

Batas Donasi: 21 April 2019
Kampanye Selesai
Penanaman: 21 April 2019
Selesai Ditanam
Unduh LPJ

Belum ada kampanye terkait

Cerita
Pantau
Update
Kampanye dibuat 05 February 2019
Pantai Pondok Bali terbilang gersang karena di beberapa sudut pepohonan sudah mulai terkikis, tak jarang juga ketika hujan lebat lokasi ini mengalami banjir.
Hai kak!! Nama saya Nisa Meisa Zarawaki, saya berasal dari Desa Sukamandi, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang.

Secara geografis, Kabupaten Subang berbatasan dengan Laut Jawa di sebelah utara, wilayahnya dibagi menjadi 3 dan Kecamatan Patokbeusi sendiri berada di wilayah utara yang dekat dengan laut, terletak di paling barat dari Kabupaten Subang.

Sebagai salah satu daerah yang berada di pesisir, Subang memiliki resiko yang sama seperti kabupaten-kabupaten lain di sekitarnya, seperti Karawang dan Indramayu, yaitu rob dan abrasi yang sering menyapa.



Foto: Pesisir Pantai Pondok Bali

Abrasi memang menjadi salah satu momok menakutkan bagi warga pesisir. Ancaman gelombang tinggi, tsunami, abrasi, maupun banjir menjadi hal yang selalu diwanti-wanti oleh masyarakat disana. Sudah tidak terkejut lagi ketika saya mendengar ada berita tentang abrasi maupun garis pantai yang berkurang. Tetapi saya prihatin dengan hal tersebut, apalagi di sepanjang kawasan pesisir Subang cukup banyak pantai yang bagus dan menjadi objek wisata andalan, salah satunya Pantai Pondok Bali.

Dulu, Pantai Pondok Bali sempat menjadi primadona wisata di Kabupaten Subang. Tahun 80an, namanya cukup berkibar, dan mampu mengundang wisatawan dari berbagai daerah datang. Namun Pantai Pondok Bali kini tak seindah dulu lagi. Abrasi dan banjir rob membuat kondisinya makin mengkhawatirkan. Malahan kalau air laut sedang pasang, genangan airnya menutupi jalan dan sampai ke pemukiman nelayan. Akibat tergerus air laut, keindahan Pantai Pondok Bali semakin memudar, dan kian merana.



Foto: Pesisir Pantai Pondok Bali

Saya rasa, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menanggulangi dampak abrasi di pantai ini adalah dengan cara menanaminya dengan mangrove. Karena setahu saya mangrove dapat menahan gelombang dan itu bisa mengurangi laju abrasi.

Oleh sebab itu, saya mengajak kakak-kakak semua untuk ikut serta dalam program “Gerakan Rawat Bumi” yang diinisiasi oleh LindungiHutan di Pantai Pondok Bali, Pamanukan, Subang. Penanaman ini dalam rangka Hari Bumi dan akan dilakukan pada tanggal 21 April 2019.

Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah Rp 7.000/pohon.

Dengan Rincian :
  1. Biaya Bibit
  2. Biaya Tanam
  3. Biaya perawatan selama 1 Tahun (Update perkembangan pohon dapat dilihat di website ini)
  4. Update dilakukan selama 3 Bulan sekali
  5. Pengembangan Website Lindungi Hutan

Bagaimana Cara Berdonasi ??
  1. Klik Tombol Donasi
  2. Input Jumlah Pohon yang akan di donasikan
  3. Pilih Transaksi Pembayaran
  4. Konfirmasi
  5. Nama Anda Akan muncul di Halaman Donatur
  6. Selesai

Anda Juga dapat melakukan Gabung Aksi penanaman dengan melakukan pendaftaran di Tombol “Gabung Aksi”, biaya ditanggung peserta.

Salam Lestari !!

Kampanye alam"Subang #RawatBumi2019: Jangan Sampai Abrasi Renggut Indahnya Pantai Pondok Bali" telah dilaksanakan diPantai Pondok Bali pada tanggal21 April 2019 dibantu oleh Relawan LindungiHutan Subangdan juga peserta gabung aksi yang berjumlah12 orang.



Dokumentasi lengkap penanaman pada kampanye ini dapat diakses di link berikut RawatBumi Subang
Data dan Emisi/Serapan Carbon dapat berubah sesuai data update dan usia pohon
28 Mar 2021
Campaign telah dilaksanakan 28-03-2021
80
Pohon Hidup
0
Pohon Mati
1cm
Diameter Pohon
1cm
Tinggi Pohon
1%
Perkembangan
28 Mar 2021
Campaign telah dilaksanakan 28-03-2021
80
Pohon Hidup
0
Pohon Mati
1cm
Diameter Pohon
1cm
Tinggi Pohon
1%
Perkembangan
03 Jun 2020
Kampanye alam "Subang #RawatBumi2019: Jangan Sampai Abrasi Renggut Indahnya Pantai Pondok Bali" telah dilaksanakan di Pantai Pondok Bali pada tanggal 21 April 2019 dibantu oleh Relawan LindungiHutan Subang dan juga peserta gabung aksi yang berjumlah 12 orang. Dokumentasi lengkap penanaman pada kampanye ini dapat diakses di link berikut https://drive.google.com/open?id=1QlnXe0cg5VH6--C78wpOqaaV_NbrxHNZ
80
Pohon Hidup
0
Pohon Mati
1cm
Diameter Pohon
1cm
Tinggi Pohon
1%
Perkembangan
Gambar Monitoring
03 Jun 2020
Campaign telah dilaksanakan 03-06-2020
80
Pohon Hidup
0
Pohon Mati
1cm
Diameter Pohon
1cm
Tinggi Pohon
1%
Perkembangan
22 Apr 2019
Campaign telah dilaksanakan 22-04-2019
80
Pohon Hidup
0
Pohon Mati
0.1cm
Diameter Pohon
0.1cm
Tinggi Pohon
100%
Perkembangan
05 Feb 2019
Update Kampanye Dimulai Nanti Pada Tanggal Pelaksanaan 21-04-2019
1
Pohon Hidup
0
Pohon Mati
0.1cm
Diameter Pohon
0.1cm
Tinggi Pohon
100%
Perkembangan
Gambar Monitoring
4 tahun yang lalu
Avatar
Anonymous
5 Pohon
4 tahun yang lalu
Avatar
Tatang Roheman
14 Pohon
Kalo bukan kita yg peduli pada alam,mu siapa lagi? Terima kasih untuk sahabat pencinta alam
4 tahun yang lalu
Avatar
Ummu Qurrota A'yun
5 Pohon
Saya gak tau Subang lokasi tepatnya dimana, ataukah donasi saya akan berguna. Yang saya tau cuma sedikit berusaha agar di masa nanti, bumi tersenyum bahagia
4 tahun yang lalu
Avatar
Tipan Adityana
3 Pohon
Pantai pondok bali adalah aset pantura yang patut kita jaga ..
4 tahun yang lalu
Avatar
Koes Adit
3 Pohon
Selagi kita sadar akan alam, maka alam bersahabat dengan kita.
4 tahun yang lalu
Avatar
Tatang Roheman
14 Pohon
14
Kalo bukan kita yg peduli pada alam,mu siapa lagi? Terima kasih untuk sahabat pencinta alam
5 tahun yang lalu
Avatar
Dendi Giovana
7 Pohon
7
jika Pohon terakhir akan ditebang, dan mata air terakhir berhenti mengalir, baru saat itulah manusia sadar bahawa uang tidak dapat dimakan dan diminum
5 tahun yang lalu
Avatar
Anonymous
7 Pohon
7

Hitung Emisi Karbon dengan Mudah dan Gratis

Melalui Imbangi, setiap pengguna dapat menghitung jejak karbon yang dihasilkan dan menyerapnya dengan langkah penghijauan bersama LindungiHutan

Hitung Jejak Karbon