Kampanye Alam "Selamatkan Pesisir dengan Tanam Mangrove" | LindungiHutan
Gambar Kampanye

Selamatkan Pesisir dengan Tanam Mangrove

solo peduli

solo peduli

0 pohon Terkumpul dari 1,000 pohon

0 Donatur

Batas Donasi: 11 October 2026
Kampanye Selesai
Penanaman: 30 June 2026
Belum Ditanam
Cerita
Pantau
Update
Kampanye dibuat 10 July 2026
Yuk tanam harapan hari ini! Sedekahkan bibit Mangrove Rhizophora dan jadilah bagian dari upaya menyelamatkan pesisir Demak untuk masa depan yang lebih hijau dan lestari.

Selamatkan Pesisir Demak dengan Tanam Mangrove Rhizophora!


Dulu, Desa Bedono di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak merupakan kampung pesisir yang hidup. Anak-anak bermain di halaman rumah, nelayan melaut setiap pagi, dan tambak menjadi sumber penghidupan warga.


Hari ini, pemandangan itu perlahan menghilang.


Air laut terus merangsek masuk. Abrasi dan banjir rob menggerus daratan sedikit demi sedikit hingga menenggelamkan rumah, tambak, bahkan jalan yang dulu menjadi akses utama masyarakat.


Dalam 10–20 tahun terakhir, lebih dari 200 rumah warga di Desa Bedono telah tenggelam akibat abrasi. Tak hanya kehilangan tempat tinggal, banyak keluarga juga kehilangan mata pencaharian karena tambak dan wilayah pesisir ikut hilang diterjang laut.


Kondisi ini bukan tanpa sebab. Penurunan muka tanah (land subsidence) di pesisir utara Pulau Jawa yang diperkirakan mencapai 1-2 cm per tahun, ditambah abrasi dan banjir rob, membuat wilayah pesisir semakin rentan terhadap tenggelamnya daratan. Para peneliti juga telah mengingatkan bahwa tanpa upaya serius, sebagian kawasan pesisir utara Jawa akan menghadapi ancaman yang semakin besar di masa mendatang.


Ironisnya, benteng alami yang seharusnya melindungi pesisir justru ikut rusak.


Data Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Demak menunjukkan bahwa sekitar 8% ekosistem mangrove di Demak berada dalam kondisi rusak, sementara luasan mangrove telah mengalami penurunan sekitar 8-10% sejak tahun 1980 akibat alih fungsi lahan, penebangan, dan pencemaran lingkungan. Dampaknya, sekitar 640 hektare tambak yang menjadi sumber penghasilan masyarakat ikut hilang akibat abrasi.


Padahal, mangrove bukan sekadar pohon yang tumbuh di tepi pantai.

Mangrove memiliki sistem akar yang kuat untuk menahan gelombang, menangkap sedimen, mengurangi abrasi, memperlambat intrusi air laut, serta menjadi habitat bagi berbagai biota pesisir. Kehadirannya menjadi benteng alami yang melindungi daratan sekaligus menjaga kehidupan masyarakat pesisir.


Karena itulah, kami mengajak Sahabat Peduli ikut ambil bagian dalam gerakan menanam Mangrove Rhizophora di kawasan pesisir Demak.


Setiap bibit yang ditanam bukan hanya menghadirkan sebatang pohon, tetapi juga menjadi harapan baru bagi warga agar kampung mereka tidak semakin hilang ditelan laut. Sedikit demi sedikit, mangrove akan tumbuh menjadi pelindung pesisir, memperbaiki ekosistem, menjaga habitat laut, sekaligus mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.


Semoga setiap pohon yang tumbuh menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, memberikan manfaat bagi manusia, menjadi tempat hidup berbagai makhluk ciptaan Allah, dan menjadi ikhtiar nyata menjaga bumi yang telah Allah titipkan kepada kita.


Yuk tanam harapan hari ini! Sedekahkan bibit Mangrove Rhizophora dan jadilah bagian dari upaya menyelamatkan pesisir Demak untuk masa depan yang lebih hijau dan lestari.



Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah
Rp 25,000/pohon.

Dalam 10-20 tahun terakhir, pengikisan daratan oleh air laut terus terjadi di Desa Bedono, Demak, Jawa Tengah. Hingga saat ini 200 rumah penduduk tenggelam akibat abrasi tersebut. Warga terpaksa kehilangan mata pencaharian sebagai nelayan dan merelokasi tempat tinggalnya.

Namun, keluarga Mak Jah memutuskan untuk tetap tinggal di Desa Bedono dan melakukan penanaman untuk memulihkan lingkungan. Pada tahun 2017, LindungiHutan hadir untuk mendukung semangat Mak Jah dalam menanam pohon. Pohon mangrove terus ditanam untuk menghijaukan kembali Desa Bedono dan mencegah abrasi meluas.
Selengkapnya...

Program Utama
Penanaman pohon mangrove untuk mencegah perluasan abrasi dan banjir rob.

Potensi Pengembangan Program
  • Rumah pembibitan
  • Pengolahan hasil mangrove
  • Ekowisata mangrove

Mengapa Harus Mendukung Program Ini?
Partisipasi program di lokasi ini turut mendukung Pembangunan Keberlanjutan (SDG's) 
dengan
  • Mencegah degradasi lahan akibat abrasi (SDG's 15)
  • Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga (SDG's 15)
  • Meningkatkan area tutupan hijau (SDG's 15)
  • Membantu pengurangan emisi karbon (SDG's 13)
  • Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar (SDG's 1)
  • Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar (SDG's 8)
Data pantau belum tersedia saat ini

Buka kembali setelah pelaksanaan penanaman

Data monitoring belum tersedia saat ini

Buka kembali setelah pelaksanaan penanaman

Belum ada dukungan dari Sahabat Alam

Belum ada dukungan dari Sahabat Alam

Hitung Emisi Karbon dengan Mudah dan Gratis

Melalui Imbangi, setiap pengguna dapat menghitung jejak karbon yang dihasilkan dan menyerapnya dengan langkah penghijauan bersama LindungiHutan

Hitung Jejak Karbon
Powered by ProofFactor - Social Proof Notifications