Mari satukan tekad dan tindakan untuk menjaga kelestarian alam! Bergabunglah dalam kampanye "Hijaukan Bumi Kita Bersama" untuk melestarikan hutan melalui reboisasi. Bersama, kita pasti bisa menciptakan masa depan yang lebih hijau untuk generasi mendatang! 🌿💚 #HijaukanBumiKitaBersama #LindungiHutan #ReboisasiHutan
Kegiatan donasi mangrove ini sudah diinisiasi oleh Komunitas Penggiat Lingkungan Komite Sekolah Alam Bintaro sejak tahun 2025. Dana berasal dari donasi dropbox sampah anorganik yang disediakan komunitas. Tahun 2026 ini, kami ingin berkontribusi kembali melalui open campaign donasi bersama LindungiHutan.
Kegiatan open campaign mulai berlangsung dari 22 Juli 2026 sampai 22 September 2026. Bertepatan dengan Hari Mangrove Sedunia di bulan Juli. Penanaman mangrove dialokasikan untuk Desa Sukawali, Kab. Tangerang. Komunitas akan mencoba mensosialisasikan program open campaign ini kepada civitas dan orang tua murid Sekolah Alam Bintaro.
Mangrove dipilih karena memiliki banyak manfaat untuk lingkungan, diantaranya sebagai pelindung pantai, pencegah abrasi dan erosi, penyaring alami polutan, menjadi habitat satwa, penyerap gas karbondioksida hinga potensi ekowisata bagi penduduk sekitar. Donasi akan dikumpulkan selama periode program berlangsung, setelahnya donasi akan diamanahkan kepada LindungiHutan untuk teknis pelaksanaan serta pelaporan kegiatannya.
Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah
Rp 45,000/pohon.
Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten merupakan titik bermuaranya sungai Cisadane ke Laut Jawa. Daerah ini merupakan daerah pesisir dan memiliki beberapa pulau kecil hasil dari endapan sungai. Sejak dahulu Muara Cisadane ditumbuhi tanaman-tanaman pesisir, termasuk mangrove. Namun, beberapa orang mengubah daerah tersebut menjadi pertambakan. Hal ini menyebabkan rusaknya ekosistem mangrove dan menimbulkan abrasi. Selain itu, masyarakat berharap adanya upaya pemanfaatan lahan yang tertimbun sampah menjadi lahan yang produktif. Masyarakat terus melakukan upaya agar keberadaan mangrove ini terjaga.
Pada tahun 2022, LindungiHutan membantu masyarakat untuk melakukan penanaman pohon Mangrove di sana. Pohon mangrove bermanfaat menjaga daratan dari abrasi dengan pembentukan sedimen baru. Selain itu, hasil mangrove juga dapat dimanfaatkan untuk usaha olahan oleh masyarakat sekitar.
Selengkapnya...Program Utama
Penanaman pohon mangrove untuk mencegah perluasan abrasi dan banjir rob.
Potensi Pengembangan Program
- Ekowisata mangrove
- Pusat pengendalian dan pemanfaatan sampah
Mengapa Harus Mendukung Program Ini?
Partisipasiprogramdi lokasi ini turut mendukung
Pembangunan Keberlanjutan (SDG's)
dengan
- Mencegah degradasi lahan akibat abrasi(SDG's 15)
- Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga(SDG's 15)
- Meningkatkan area tutupan hijau(SDG's 15)
- Membantu pengurangan emisi karbon(SDG's 13)
- Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar(SDG's 1)
- Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar(SDG's 8)