Kampanye Alam "GO GREEN - HELP CLEAN #BeatPlasticPollution" | LindungiHutan
Gambar Kampanye
Kampanye Selesai

GO GREEN - HELP CLEAN #BeatPlasticPollution

KUFPEC

KUFPEC

Lihat Partner

300 pohon terkumpul dari 300 pohon

1 Donatur

Batas Donasi: 03 July 2023
Kampanye Selesai
Penanaman: 26 June 2023
Selesai Ditanam
Unduh LPJ
Cerita
Pantau
Update
Kampanye dibuat 19 June 2023
300 Trees for Better Connection with Forest
Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company atau yang disingkat dengan sebutan “KUFPEC” adalah suatu perusahaan di bidang hulu yang bergerak dalam eksplorasi, pengembangan, dan produksi minyak mentah dan gas alam.

Pada tahun 2019, KUFPEC berhasil melakukan penanaman 100 bibit Mangrove di wilayah pesisir Jakarta yaitu Pantai Indah Kapuk (PIK). Melalui program “Protecting the Environment and Enhancing Biodiversity through Mangrove Planting” KUFPEC berkeinginan untuk melestarikan hutan, dan tujuan berikutnya adalah KUFPEC ingin melindungi keanekaragaman hayati yang ada didalamnya. Keberhasilan tersebut terus mendorong KUFPEC dalam melakukan konservasi lingkungan hayati. Pada tahun 2021 mendatang, KUFPEC akan kembali melakukan penanaman pohon Mangrove di PIK.

Dengan adanya konservasi Mangrove, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan dapat mencegah pesisir pantai dari abrasi gelombang laut yang pelan-pelan mengikis daratan di Indonesia. Penanaman Mangrove di pesisir Jakarta seperti PIK merupakan langkah pertahanan terhadap resiko bencana banjir di Jakarta. Program ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi KUFPEC dalam menjaga alam Indonesia yang telah memberikan banyak manfaat melalui kekayaan alamnya yang melimpah. Namun, upaya pelestarian ini tidak dapat dilakukan sendirian, KUFPEC tetap membutuhkan bantuan masyarakat luas untuk berdonasi pohon ataupun melakukan gabung aksi pada penanaman yang akan diselenggarakan pada tanggal 20 Desember 2021 di Pantai Indah Kapuk, Jakarta.

Pantai Indah Kapuk (PIK) merupakan wilayah yang menjadi benteng abrasi dan erosi (pengikisan tanah) di kawasan pantai Jakarta. Di PIK, terdapat kawasan wisata hutan Mangrove yang memiliki luas mencapai 99 hektar dan 40% lahan di kawasan hutan ini digunakan untuk konservasi hutan bakau yang asri dan alami. Namun begitu, Jakarta tetap menjadi daerah rawan banjir karena penyerapan air yang buruk dan naiknya permukaan air laut.
Untuk itu, LindungiHutan melalui kampanye alam akan melakukan penanaman pohon Mangrove Rhizophora yang dapat mengendapkan lumpur di akar-akar pohon bakau sehingga mencegah terjadinya intrusi air laut ke daratan. Selain itu, Mangrove Rhizophora memiliki akar yang dapat mempercepat penguraian limbah organik dan limbah kimia yang dapat mencemari laut. Penanaman Mangrove di wilayah ini merupakan langkah pertahanan terhadap resiko bencana banjir di Jakarta.

Biodiversitas
  • Monyet ekor panjang (Makaka fascicularis)
  • Burung air / burung rawa
  • Biawak
  • Ular
  • Ikan
  • Kepiting
  • Udang
  • Mangrove Rhizophora sp
  • Mahoni
  • Ketapang
  • Trembesi

Program Utama
Penanaman pohon mangrove untuk mencegah perluasan abrasi dan banjir rob.

Potensi Pengembangan Program
  • Ekowisata mangrove

Mengapa Harus Mendukung Program Ini?
Partisipasiprogramdi lokasi ini turut mendukungPembangunan Keberlanjutan (SDG's)
dengan
  • Mencegah degradasi lahan akibat abrasi(SDG's 15)
  • Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga(SDG's 15)
  • Meningkatkan area tutupan hijau(SDG's 15)
  • Membantu pengurangan emisi karbon(SDG's 13)
  • Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar(SDG's 1)
  • Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar(SDG's 8)
Data dan Emisi/Serapan Carbon dapat berubah sesuai data update dan usia pohon
19 Dec 2023
230071
Monitoring ke 2
290
Pohon Hidup
10
Pohon Mati
1cm
Diameter Pohon
97cm
Tinggi Pohon
96.67%
Perkembangan
Gambar Monitoring
7 bulan yang lalu
Avatar
KUFPEC
300 Pohon
7 bulan yang lalu
Avatar
KUFPEC
300 Pohon
300

Hitung Emisi Karbon dengan Mudah dan Gratis

Melalui Imbangi, setiap pengguna dapat menghitung jejak karbon yang dihasilkan dan menyerapnya dengan langkah penghijauan bersama LindungiHutan

Hitung Jejak Karbon