Perkenalkan saya Januminro, koordinator Lembaga dan Relawan Jumpun Pambelom. Sejak tahun 1997, saya telah melakukan berbagai aktivitas pengelolaan lahan gambut terutama setelah peristiwa kebakaran terbesar pertama di Kalimantan Tengah. Saya bersama rekan-rekan dari Lembaga dan Relawan Jumpun Pambelom saat ini aktif mengelola Hutan Gambut Jumpun Pambelom di Kalimantan Tengah. Berbagai usaha kami kerahkan untuk memastikan hutan ini tetap terjaga dan terhindar dari kebakaran yang selalu mengincar hutan gambut.
Hutan Gambut Jumpun Pambelom merupakan sebuah hutan hak milik yang dikelola secara swadaya oleh saya dan lembaga relawan. Pada awalnya, hutan ini merupakan bagian dari sebuah perusahaan HPH yang beroperasi sejak tahun 1973 hingga 1993. Setelah tidak lagi aktif beroperasi, wilayah ini masuk dalam program Pertanian Lahan Gambut (PLG) Satu Juta Hektar. Sayangnya, program ini tidak berjalan dengan baik selepas kebakaran hutan di tahun 1997. Kawasan ini rusak parah karena hampir seluruhnya terbakar tanpa sisa-sisa kehidupan.
Tidak ada usaha berarti untuk mengembalikan kembali kondisi hutan lepas kebakaran saat itu. Melihat situasi yang tak kunjung membaik, saya berinisiatif untuk mengambil alih lahan-lahan yang terbakar untuk dikelola kembali. Lahan yang ada dibeli dari pemilik lahan sedikit demi sedikit. Mulai dari sana, lahan kembali ditanami dengan pepohonan. Pohon-pohon tumbuh seiring berjalannya waktu dan membentuk sebuah ekosistem baru di tanah Kalimantan Tengah.
Pada tahun 2015, kebakaran hutan besar kembali terjadi. Kawasan Hutan Gambut Jumpun Pambelom merupakan satu-satunya area hutan yang selamat dari kebakaran tersebut. Sistem pertahanan api yang telah dikembangkan bersama merupakan alasan mengapa Jumpun Pambelom bisa bertahan. Pada kawasan hutan ini, telah dibangun sumur-sumur bor dengan jarak 100-150 meter sebagai sumber air ketika muncul titik api. Ini dilakukan agar api dapat segera dipadamkan sebelum membesar dan membakar seluruh hutan. Selain itu, terdapat juga parit-parit di perbatasan area hutan untuk mencegah titik api menjalar ke area Hutan Gambut Jumpun Pambelom.
Saat ini, Hutan Gambut Jumpun Pambelom telah menjadi model bagi kawasan konservasi hutan lainnya. Tidak hanya itu, Hutan Gambut Jumpun Pambelom juga menjadi lokasi yang tepat untuk melakukan pendidikan lingkungan, edukasi pelestarian tanaman langka, hingga persemaian tanaman. Kawasan hutan ini terbuka bagi siapa saja yang ingin berkunjung dan mau mengenal alam secara lebih dekat.
Pengelolaan hutan gambut bukanlah kegiatan dengan jangka waktu yang singkat. Perlu komitmen tinggi untuk terus merawat hutan. Penanaman pohon juga harus terus dilakukan agar selalu ada tunas-tunas baru yang tumbuh untuk masa depan. Saya dan teman-teman dari Lembaga dan Relawan Jumpun Pambelom menyadari bahwa kami tidak bisa merawat hutan sendirian. Kami membutuhkan kontribusi kalian agar Hutan Gambut Jumpun Pambelom dapat terus hidup dan memberi kebaikan bagi masyarakat di sekitarnya. Maka dari itu, melalui kolaborasi bersama LindungiHutan kami mengajak kalian semua untuk turut berpartisipasi dalam merawat Hutan Gambut Jumpun Pambelom dengan berdonasi bibit pohon. Harapannya, satu pohon yang didonasikan dapat membantu keseluruhan ekosistem untuk terus bertahan dan terhindar dari kerusakan.
Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah Rp 120,000/pohon.
Hutan Gambut “Jumpun Pambelom”, awalnya merupakan kawasan ex HPH yang beroperasi sejak tahun 1973 dan berakhir sekitar tahun 1993. Setelah tidak aktip lagi akibat masuk dalam lokasi Pengembangan Lahan Gambut 1 juta hektar dan adanya pengembangan wilayah dengan terbukanya akses jalan lintas Kalimantan, maka kawasan tersebut kemudian menjadi kawasan yang tidak terkelola dengan baik. Kawasan yg terlantar dan rusak berat kemudian dipelihara dengan melakukan perkayaan jenis, sehingga saat ini telah menjadi hutan sekunder dengan potensi jenis dan kerapatan yang cukup baik. Saat ini kawasan tersebut telah ditumbuhi dengan berbagai jenis pohon khas rawa gambut dengan ketinggian mencapai lebih dari 25 m dan diameter batang 50 cm. Saat ini Hutan Gambut Jumpun Pambelom telah menjadi model dan menjadi bagian lokasi Ruang Terbuka Hijau, Rest Area, Eco Wisata, Pendidikan Lingkungan, Pelestarian Aneka Tanaman Langka, Pos Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan, Demplot Penyuluhan Swadaya, Persemaian Tanaman, dan Perpustakaan. Pasca kebakaran tahun 2015, lokasi kelola bertambah dari sebelumnya 10 hektar menjadi 180 hektar. Kawasan tambahan tersebut diberi nama Hutan Gambut Tane Pambelom. Untuk pengelolaan kawasan fihak Lembaga dan komunitas mendapat mitra pendukung antara lain : Bank BNI, Bank Kalteng, Kementrian Lingkungan hidup dan Kehutanan, pemerintah Kota Palangka Raya, Yayasan Kehati, UNDP, dan ratusan pribadi baik dari dalam dan luar negeri yang mendukung dalam pengembangan infrastruktur kawasan, adopsi pohon serta penyediaan prasaran mobilitas. Saat ini Hutan Gambut Jumpun Pambelom telah menjadi model dan menjadi bagian lokasi Ruang Terbuka Hijau, Rest Area, Eco Wisata, Pendidikan Lingkungan, Pelestarian Aneka Tanaman Langka, Pos Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan, Demplot Penyuluhan Swadaya, Persemaian Tanaman, dan Perpustakaan.
Bagaimana Cara Berdonasi ?? 1. Klik Tombol “DONASI SEKARANG” 2. Input nominal yang akan di donasikanπ 3. Pilih metode pembayaran transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI), Go- Pay dan Doku Wallet 4. Konfirmasi melalui WhatsApp, Website atau E-mail 5. Selesai
Anda Juga dapat melakukan Gabung Aksi penanaman dengan melakukan pendaftaran di Tombol “Gabung Aksi”, biaya ditanggung peserta. Salam Lestari !!
Data sedang dimuat...
Grafik Karbon Terserap
Data sedang dimuat...
Monitoring
• 04 Jan 2022
Campaign telah dilaksanakan 04-01-2022
100%
Survival Rate
0
Pohon Awal
0
Penanaman Ulang
0
Pohon Mati
1 cm
Diameter Pohon
0
Pohon Terakhir
1 cm
Tinggi Pohon
Monitoring
• 10 Feb 2021
Update Kampanye Dimulai Nanti Pada Tanggal Pelaksanaan 31-12-2021
Jadilah bagian dari "Gabung Aksi" dan wujudkan kontribusi
nyata untuk pelestarian hutan dan lingkungan!
Gabung Aksi ini menyesuaikan jumlah minimal 1 dan maksimal ∞ peserta, dan juga tanggal pelaksanaan mungkin bisa berubah
sewaktu-waktu mengikuti kondisi lokasi wilayah pelaksanaan. Namun Sahabat Alam tidak perlu khawatir
karena kami akan memberitahukan updates nya sesegera mungkin melalui email dan whatsapp.
Ayo, terjun langsung dan tanam pohon bersama sahabat alam lainnya dalam kampanye ini untuk ciptakan
dampak positif lingkungan!
Ikut gabung aksi berbayar di kampanye
Lestarikan Hutan Gambut Jumpun Pambelom
Jadilah bagian dari "Gabung Aksi" dan wujudkan kontribusi
nyata untuk pelestarian hutan dan lingkungan!
Gabung Aksi ini menyesuaikan jumlah minimal 1 dan maksimal ∞ peserta, dan juga tanggal pelaksanaan mungkin bisa berubah
sewaktu-waktu mengikuti kondisi lokasi wilayah pelaksanaan. Namun Sahabat Alam tidak perlu khawatir
karena kami akan memberitahukan updates nya sesegera mungkin melalui email dan whatsapp.
Ayo, terjun langsung dan tanam pohon bersama sahabat alam lainnya dalam kampanye ini untuk ciptakan
dampak positif lingkungan!
Info monitoring pohon lebih lengkap, lihat update di bawah
Info terbaru terkait kampanye alam
Sematkan Kampanye Alam
Manfaatkan fitur 'Sematkan Kampanye Alam' untuk dengan mudah menyisipkan kampanye ke situs web
Kamu
secara langsung. Ini merupakan cara yang cepat, mudah, dan terjangkau untuk membagikan kampanye
kamu
kepada lebih banyak orang!
Bagikan Kampanye Ini
Bagikan lewat QR Code:
QR Code sedang diproses...
Gagal memuat QR Code kampanye. Silakan coba lagi
QR Code bisa diunduh dan digunakan kembali selama link kampanye tidak berubah. Jika link diubah,
kamu perlu buat ulang QR Code-nya