Pesisir Desa Kelapapati
Kabupaten Bengkalis
Nama Petani
Harga Pohon
Rp. 70,000
Afiliasi
Kelompok Paghet Seghagah
Tipe Hutan
Pesisir
Tipe Ekosistem
Pesisir
Ancaman utama Kelapapati hingga kini adalah abrasi, yang ketika pasang, air laut masuk ke daratan hingga rumah warga. Di tengah tekanan tersebut, Kelapapati justru menyimpan keanekaragaman mangrove yang tinggi, namun dalam kondisi terancam. LindungiHutan mulai berkolaborasi di lokasi ini pada 2026 dengan fokus pada Rhizophora mucronata dan Rhizophora stylosa, dua jenis yang sebelumnya sangat sulit ditemukan secara lokal dan kini sedang dikembangkan kembali.
Proses pemulihan mulai terlihat dari sedimentasi yang membuat sejumlah area semakin stabil dan kemunculan kembali berbagai biota. Mangrove menjadi habitat monyet, bangau, kuntul, kepiting, lokan, berbagai jenis ikan, hingga udang galah yang baru ditemukan setelah sekitar 14 tahun kelompok bergerak. Kawasan ini juga berkembang sebagai ruang belajar, riset, dan kegiatan ekonomi melalui Home Creative Paghet Seghagah, membuka peluang agar konservasi memberi manfaat ekologis sekaligus ekonomi bagi masyarakat.
Baca selengkapnya...
Fokus Program
Penanaman mangrove dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Tujuan dan Dampak Program
• Mengurangi tekanan abrasi dan meningkatkan ketahanan pesisir (SDG 13 & 15)
• Memulihkan keanekaragaman mangrove dan habitat biota pesisir (SDG 14 & 15)
• Mendukung penghidupan nelayan dan peluang ekonomi masyarakat (SDG 1 & 8)
Peluang Pengembangan
• Penguatan pembibitan mangrove
• Eco-eduwisata mangrove
• Pengembangan Home Creative Paghet Seghagah
Insight Lokasi
Peta Cerita
-
Update Tentang Lokasi