LindungiHutan x .Feast: Membangun dan Mengancurkan
Dalam dunia yang semakin panas dan penuh ketidakpastian, suara perlawanan bukan lagi cukup hanya bergema dari panggung. Kini, suara juga harus tumbuh—menjadi akar, menjadi nafas, menjadi pohon. Maka dari itu, .Feast, band yang dikenal dengan liriknya yang tajam dan kritik sosial yang menggugah, memutuskan untuk tak hanya bersuara, tapi juga bertindak. Band .Feast tak hanya lantang bersuara soal keresahan sosial dan lingkungan lewat musik, tapi kini turun langsung lewat aksi nyata. Dalam konsernya di Surabaya, .Feast berkolaborasi dengan LindungiHutan untuk menggalang donasi penanaman 1.000 pohon mangrove di pesisir Semarang yang terancam abrasi dan banjir rob.
Lewat konser mereka di Surabaya, .Feast menggandeng LindungiHutan untuk menciptakan dampak nyata bagi lingkungan. Bukan sekadar tampil di atas panggung, mereka mengajak penonton dan penggemarnya untuk ikut serta dalam kampanye penanaman pohon mangrove di pesisir utara Jawa—wilayah yang terancam abrasi parah akibat krisis iklim dan aktivitas manusia.
Mengapa Mangrove dan Cemara Laut? Mangrove adalah garda depan ekosistem pesisir. Mereka bukan hanya pohon, tetapi juga benteng alam yang mampu menahan gelombang, menyerap emisi karbon, serta menyediakan habitat bagi banyak biota laut. Sayangnya, kawasan mangrove di Indonesia terus menyusut—terutama di kawasan urban dan industriseperti Kendal, Jawa Tengah. Mangrove bukan hanya penahan abrasi.
Ia adalah penyerap karbon paling efektif di planet ini. Sistem akar dan tanahnya mampu menyimpan karbon biru (blue carbon) hingga lima kali lebih banyak dari hutan tropis biasa. Di tengah krisis iklim, ekosistem ini adalah penjaga garis pantai dan harapan iklim kita.
Oleh karena itu, setiap pohon yang ditanam lewat kampanye ini bukan hanya simbol harapan, tetapi juga alat perjuangan nyata melawan krisis iklim. Setiap pohon yang kamu donasikan melalui kampanye ini akan: Menyerap emisi karbon Menahan abrasi & banjir Menjadi tempat tinggal biota laut Menyelamatkan penghidupan masyarakat pesisir.
Apa Itu Blue Carbon? Blue carbon adalah karbon yang diserap dan disimpan oleh ekosistem pesisir dan laut, seperti mangrove, padang lamun, dan rawa payau. Berbeda dari karbon hijau yang diserap oleh hutan daratan, blue carbon disimpan dalam jumlah besar di tanah basah pesisir selama ratusan hingga ribuan tahun. Mengapa Blue Carbon Penting? Mangrove bisa menyerap 4–5 kali lebih banyak CO₂ dibanding hutan darat per hektar Menyimpan karbon secara permanen di sedimen (tidak cepat dilepas kembali) Melindungi keanekaragaman hayati laut Menjaga garis pantai dari abrasi dan banjir rob Dengan menjaga ekosistem mangrove dan laut, kita bukan hanya menyelamatkan lingkungan, tetapi juga membantu melawan krisis iklim secara lebih efektif.
Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah
Rp 30,000/pohon.
Pertunjukan Membangun & Menghancurkan - Surabaya
Pantai Karang Malang berada di Desa Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Masyarakat umum masih belum mengetahui keindahan pantai ini walau dekat dengan beberapa tempat wisata seperti pantai Jungsemi dan Pulau Tiban. Sejak tahun 2009, abrasi melanda Pantai Karang Malang dan mengikis pesisir lebih dari 30 hektar bahkan sampai menenggelamkan rumah warga.
Di tahun 2017, LindungiHutan mulai berkontribusi untuk masyarakat sekitar dengan menanam pohon cemara laut. Cemara laut dapat mencegah abrasi pada pantai karena memiliki daya tahan yang sangat baik terhadap air laut dan guncangan angin kencang. Terjaganya keindahan pantai diharapkan menjadikan Pantai Karangmalang potensi wisata yang diminati masyarakat.
Program UtamaPenanaman cemara laut untuk mencegah perluasan abrasi.
Potensi Pengembangan ProgramEkowisata mangrove
Mengapa Harus Mendukung Program Ini?Partisipasi program di lokasi ini turut mendukung Pembangunan Keberlanjutan (SDG's)
dengan
- Mencegah degradasi lahan akibat abrasi (SDG's 15)
- Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga (SDG's 15)
- Meningkatkan area tutupan hijau (SDG's 15)
- Membantu pengurangan emisi karbon (SDG's 13)
- Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar (SDG's 1)
- Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar (SDG's 8)
Bagaimana Cara Berdonasi ??
1. Klik Tombol “DONASI SEKARANG”
2. Input nominal yang akan di donasikanπ
3. Pilih metode pembayaran transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI), Go-
Pay dan Doku Wallet
4. Konfirmasi melalui WhatsApp, Website atau E-mail
5. Selesai
Anda Juga dapat melakukan Gabung Aksi penanaman dengan melakukan pendaftaran di
Tombol “Gabung Aksi”, biaya ditanggung peserta.
Salam Lestari !!