Ayo tanam kembali hutan kalimantan dan ambil peran dalam penghijauan!

Gambar: Data karhutla di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah Tahun 2026
Kita mungkin mengenal hutan Kalimantan lewat foto pepohonan yang rimbun dan orangutan yang hidup di dalamnya.
Tapi di sebagian wilayahnya, ada warga yang harus menanam kembali setelah kebakaran menghanguskan pohon-pohon yang mereka jaga.
Salah satunya di
Sungai Sintuk, Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Di sini, Pak Majri dan kelompok masyarakat pernah membeli lahan dengan uang bersama, lalu menanaminya dengan jelutung dan belangeran. Namun, kebakaran pada 2019 menghanguskan tanaman tersebut.
Bayangkan rasanya melihat pohon-pohon yang sudah diusahakan tumbuh, habis dilalap api. Setelah kebakaran itu, Pak Majri tetap melanjutkan penghijauan.
Kebakaran besar tahun itu menghanguskan sekitar
43 hektare lahan gambut di Sungai Sintuk. Api bahkan hampir mencapai permukiman warga.
Dan kebakaran masih menjadi persoalan hingga sekarang.Berdasarkan laporan BPBD, sepanjang
1 Januari–4 November 2026, tercatat
3.044,73 hektare lahan terbakar di Kabupaten Kotawaringin Barat, dengan
803 kegiatan penanganan karhutla. Dari luas tersebut,
1.519,06 hektare berada di Kecamatan Kumai, kecamatan tempat Sungai Sintuk berada.
Angka itu menunjukkan betapa luas lingkungan yang terdampak. Sementara untuk menumbuhkan kembali pepohonan, warga membutuhkan waktu, tenaga, dan dukungan yang terus berjalan.
Lewat RestoraTree, kita bisa ikut membantu mereka menanam lagi.
Foto: Mitra petani LindungiHutan membawa bibit pohon Nyantoh untuk restorasi kawasan hutan.
Bersama LindungiHutan dan masyarakat setempat, donasimu akan mendukung penghijauan di Sungai Sintuk, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Mulai dari Rp30.000, kamu bisa mendukung penanaman satu pohon nyatoh, jenis pohon yang digunakan dalam program pemulihan kawasan ini.
Seiring pertumbuhannya, pohon-pohon tersebut diharapkan membantu:
- Menghijaukan kembali lahan yang rusak, dengan menambah pepohonan yang kelak membentuk kerindangan.
- Memulihkan lingkungan tempat satwa hidup, di kawasan yang menjadi rumah bagi orangutan, bekantan, dan satwa lainnya.
- Menyerap karbon dari udara, selama pohon tumbuh dan berkembang.
Memang, satu bibit belum bisa menggantikan hutan yang hilang. Namun, bibit itu bisa mulai tumbuh karena ada kamu yang ikut membantu.
Kita mungkin tinggal jauh dari Kalimantan. Tetapi lewat satu pohon, kita bisa menemani usaha warga yang kembali menanam setelah kehilangan.
Yuk, donasikan Rp30.000 untuk satu pohon nyatoh. Klik “Donasi Sekarang” dan bantu Kalimantan hijau kembali bersama RestoraTree.Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalahRp 30,000/pohon.
Sungai Sintuk terletak di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Sungai ini merupakan rumah bagi banyak satwa liar seperti orang utan, bekantan, kancil, dan beruang. Sayangnya, ekosistem di sungai ini terdegradasi akibat pembabatan hutan, pertambangan, dan kebakaran.
Sejak tahun 2018, LindungiHutan bersama masyarakat melakukan kegiatan konservasi dengan penanaman pohon nyatoh. Program ini diharapkan dapat memperbaiki ekosistem yang terdegradasi. Ekosistem gambut yang kembali pulih akan berdampak positif pada kehidupan satwa dan ekonomi masyarakat.
Program Utama:Penanaman Pohon Nyatoh untuk merestorasi ekosistem gambut
Mengapa Harus Mendukung Program Ini?
Partisipasi program di lokasi ini turut mendukung Pembangunan Keberlanjutan (SDG's) dengan
- Mencegah degradasi lahan akibat abrasi(SDG's 15)
- Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga(SDG's 15)
- Meningkatkan area tutupan hijau(SDG's 15)
- Membantu pengurangan emisi karbon(SDG's 13)
- Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar(SDG's 1)
- Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar(SDG's 8)