Penggalang
Kisah Kampanye Alam Naftalia untuk Hijaukan Indonesia
Di tengah hiruk-pikuk kota Tangerang Selatan, Naftalia memutuskan untuk mengambil langkah kecil yang bermakna besar bagi lingkungan. Ia memilih inisiatif donasi pohon untuk menghijaukan Indonesia
Pada bulan Maret 2025, kampanye alam Naftalia pertama dibuat di LindungiHutan, sebuah pengalaman baru yang membuatnya merasa senang, tenang, dan penuh harapan. Kampanye ini bernama “Menanam Kebaikan Bersama Wei Zhe Ming”.
Naftalia mengenal LindungiHutan melalui sebuah event komunitas. Rasa penasaran membawanya membuka website LindungiHutan lewat smartphone-nya.
Ternyata, membuat kampanye sangatlah mudah. Prosesnya sederhana, dan yang paling penting, sistem donasinya transparan.
“Tidak ada indikator penipuan bagi kami yang mengadakan kampanye,” ujarnya.
Daftar Isi
Mengapa LindungiHutan Menjadi Pilihan?
Bagi Naftalia, alasan utamanya memilih LindungiHutan adalah karena hanya platform ini yang ia ketahui. Namun, semakin mengenal lebih jauh, ia menyadari bahwa kemudahan akses, kejelasan informasi, dan nilai-nilai keberlanjutan yang dijunjung tinggi oleh LindungiHutan.
Nilai-nilai itu sejalan dengan keinginannya untuk ikut menjaga bumi. Informasi kampanye seperti deskripsi, lokasi, hingga tujuan sangat jelas dan informatif, membuatnya merasa yakin dan aman.
Melalui Kampanye Alam Naftalia, ia berharap semakin banyak orang terinspirasi untuk ikut serta.
Dari Berita ke Aksi: Kepedulian yang Tumbuh
Meski belum memiliki pengalaman pribadi yang sangat dekat dengan isu lingkungan, Naftalia mengaku hatinya tergerak saat melihat berita tentang kebakaran hutan, longsor, dan abrasi.
Fenomena ini, yang terus meningkat dari tahun ke tahun akibat deforestasi dan perubahan iklim, memantik kesadaran banyak orang, termasuk dirinya.
“Walau tak seberapa, semoga kampanye saya bisa membantu,” katanya dengan penuh ketulusan. Kampanye Alam Naftalia menjadi wujud kepeduliannya terhadap isu-isu tersebut.
Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Indonesia kehilangan sekitar 115 ribu hektare hutan setiap tahun. Itu setara dengan 200 lapangan sepak bola setiap harinya.
Selain itu, hutan juga berperan penting dalam menjaga kualitas air dan udara. Pepohonan membantu menyaring polusi, menjaga kelembapan tanah, dan menjadi habitat alami bagi berbagai spesies.
Kampanye alam ini secara tidak langsung ikut menjaga keberlanjutan fungsi-fungsi penting ini.
Proses dan Pengalaman Pertama yang Mengesankan
Hingga kini, Naftalia memang baru satu kali membuat kampanye dan belum pernah ikut dalam penanaman secara langsung. Namun semangatnya tak surut. Ia bahkan sudah mengunduh sertifikat campaigner sebagai bentuk kebanggaannya.
“Aku jadi merasa bangga karena bisa menjadi salah satu yang membuat kampanye ini,” tuturnya. Fitur ini menjadi salah satu yang paling ia sukai selama menjadi campaigner.
Kampanye alam Naftalia membuka jalan untuk kontribusi nyata, tanpa harus terjun langsung ke lokasi penanaman.
Baca Juga: Kampanye Alam Caca: Rayakan Ulang Tahun dengan Aksi Hijau Bermakna
Ajakannya untuk Teman dan Keluarga
Ketika ditanya apa yang akan ia katakan untuk mengajak orang lain berdonasi atau membuat kampanye, jawabannya penuh semangat:
“Coba pakai LindungiHutan deh. Udah gampang aksesnya, transparan juga donasinya, dan yang pasti murah meriah!” Kampanye Alam Naftalia menjadi contoh nyata bahwa membuat kampanye penghijauan di LindungiHutan itu mudah dan bisa dilakukan siapa saja.
Dengan nilai 8 dari 10 untuk kemudahan proses dan 7 dari 10 untuk kemungkinan merekomendasikan ke orang lain, Naftalia percaya LindungiHutan bisa terus berkembang dan menjangkau lebih banyak orang yang ingin membuat perubahan.
Ia juga berharap fitur yang mendukung kampanye bisa terus ditingkatkan, termasuk kemudahan berbagi tautan kampanye dan integrasi dengan media sosial.
Harapan untuk Masa Depan Hutan Indonesia
Naftalia menaruh harapan besar untuk masa depan hutan Indonesia. Ia ingin melihat hutan-hutan tetap asri dan menjadi sumber kehidupan bagi makhluk di sekitarnya.
Ia pun memberikan masukan yang membangun, agar pihak LindungiHutan bisa memberikan informasi lebih jelas mengenai jadwal penanaman setelah masa donasi ditutup, sehingga campaigner tidak perlu menerka-nerka.
Tahukah kamu? Hutan hujan tropis Indonesia merupakan salah satu paru-paru dunia yang membantu menyerap emisi karbon dalam jumlah besar dan menopang lebih dari 10% spesies flora dan fauna di dunia.
Naftalia adalah contoh nyata bahwa siapa pun bisa memulai perubahan. Dengan niat yang tulus dan langkah yang sederhana, kita semua bisa turut serta dalam upaya menjaga bumi ini tetap hijau.
Kampanye alam bukan hanya soal menanam pohon, tetapi juga menanam harapan untuk masa depan yang lebih lestari. Melalui kampanye ini, kita diajak untuk menjadikan ulang tahun atau momen berharga lainnya sebagai kontribusi nyata bagi lingkungan.
