Kampanye Alam "Bersama Reforestathon Sukawali, Kembalikan Alam Pesisir Tangerang Dari Abrasi" | LindungiHutan
Gambar Kampanye

Bersama Reforestathon Sukawali, Kembalikan Alam Pesisir Tangerang Dari Abrasi

Lindungi Hutan

Lindungi Hutan

2 pohon Terkumpul dari 100 pohon

2 Donatur

Batas Donasi: 22 June 2026
18 Hari lagi
Penanaman: 23 June 2026
19 Hari lagi
Donasi
Cerita
Pantau
Update
Kampanye dibuat 12 May 2026
Jangan biarkan donasi Anda berakhir tanpa jejak. Di Sukawali, pantau setiap pohon yang Anda tanam. Mari beraksi hari ini untuk masa depan pesisir Tangerang!

Apakah Pohon yang Anda Donasikan Benar-Benar Tumbuh? 

Pertanyaan ini sering muncul dalam benak para donatur. Di Reforestathon, kami menjawab keraguan tersebut dengan data dan konsistensi.

Pesisir Sukawali, Pakuhaji, membutuhkan sabuk hijau mangrove untuk menghadapi ancaman abrasi yang kian nyata. Namun, menanam saja tidak cukup; kita perlu merawat dan memantau.

Mengapa Memilih Berdonasi Pohon di Kampanye Alam Ini?

Reforestathon adalah aksi penghijauan terukur. LindungiHutan berkomitmen memberikan pengalaman donasi yang berbeda:

Akurasi Lokasi: Pohon Anda ditanam di titik kritis abrasi Sukawali dengan koordinat yang jelas.

Laporan Monitoring Berkala: Kami tidak menjanjikan keajaiban instan, tapi kami menjanjikan laporan jujur mengenai kondisi tanaman secara berkala kepada Anda.

Kolaborasi Lokal: Penanaman dilakukan langsung oleh masyarakat Pakuhaji, memberikan dampak ekonomi langsung bagi mereka yang menjaga pesisir.

Dukung upaya pemulihan ekosistem mangrove di Kabupaten Tangerang ini dengan cara yang cerdas dan transparan.



Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah
Rp 45,000/pohon.

Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten merupakan titik bermuaranya sungai Cisadane ke Laut Jawa. Daerah ini merupakan daerah pesisir dan memiliki beberapa pulau kecil hasil dari endapan sungai. Sejak dahulu Muara Cisadane ditumbuhi tanaman-tanaman pesisir, termasuk mangrove. Namun, beberapa orang mengubah daerah tersebut menjadi pertambakan. Hal ini menyebabkan rusaknya ekosistem mangrove dan menimbulkan abrasi. Selain itu, masyarakat berharap adanya upaya pemanfaatan lahan yang tertimbun sampah menjadi lahan yang produktif. Masyarakat terus melakukan upaya agar keberadaan mangrove ini terjaga.

Pada tahun 2022, LindungiHutan membantu masyarakat untuk melakukan penanaman pohon Mangrove di sana. Pohon mangrove bermanfaat menjaga daratan dari abrasi dengan pembentukan sedimen baru. Selain itu, hasil mangrove juga dapat dimanfaatkan untuk usaha olahan oleh masyarakat sekitar.
Selengkapnya...

Program Utama
Penanaman pohon mangrove untuk mencegah perluasan abrasi dan banjir rob.

Potensi Pengembangan Program
  • Ekowisata mangrove
  • Pusat pengendalian dan pemanfaatan sampah

Mengapa Harus Mendukung Program Ini?
Partisipasi program di lokasi ini turut mendukung Pembangunan Keberlanjutan (SDG's) 
dengan
  • Mencegah degradasi lahan akibat abrasi (SDG's 15)
  • Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga (SDG's 15)
  • Meningkatkan area tutupan hijau (SDG's 15)
  • Membantu pengurangan emisi karbon (SDG's 13)
  • Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar (SDG's 1)
  • Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar (SDG's 8)
Data pantau belum tersedia saat ini

Buka kembali setelah pelaksanaan penanaman

Data monitoring belum tersedia saat ini

Buka kembali setelah pelaksanaan penanaman

23 jam yang lalu
Avatar
Elisa sumiarti
1 Pohon
Aku jadi merasa lebih berguna Yuk terus hijaukan Indonesia
2 hari yang lalu
Avatar
Phie lian huat
1 Pohon
Aku jadi merasa lebih berguna Yuk terus hijaukan Indonesia
23 jam yang lalu
Avatar
Phie lian huat
2 Pohon
2
Aku jadi merasa lebih berguna Yuk terus hijaukan Indonesia

Hitung Emisi Karbon dengan Mudah dan Gratis

Melalui Imbangi, setiap pengguna dapat menghitung jejak karbon yang dihasilkan dan menyerapnya dengan langkah penghijauan bersama LindungiHutan

Hitung Jejak Karbon
Powered by ProofFactor - Social Proof Notifications