Connect with us

Mitra Hijau

Samsonite Indonesia Tanam 5000 Mangrove di Pantai Mangunharjo Semarang

Published

on

Samsonite Indonesia tanam pohon di Pantai Mangunharjo Semarang

LindungiHutan Insight

  • Samsonite Indonesia adalah brand koper global yang menghadirkan produk travel berkualitas sekaligus berkomitmen pada keberlanjutan lingkungan melalui berbagai inisiatif ESG
  • Samsonite Indonesia aktif menjalankan aksi lingkungan sejak 2021, seperti penggunaan bahan daur ulang, program trade-in koper, hingga kolaborasi penanaman pohon dengan LindungiHutan
  • Pada 2026, Samsonite Indonesia menanam 5.000 mangrove di Pantai Mangunharjo, Semarang bersama LindungiHutan untuk mengatasi abrasi, banjir rob, dan mendukung ekonomi masyarakat pesisir

Abrasi pesisir, banjir rob, menjadi ancaman nyata bagi warga di pesisir Pantai Mangunharjo, Semarang.

Menyadari kondisi ini, Samsonite Indonesia bersama LindungiHutan memulai langkah pemulihan dengan melakukan aksi penanaman 5.000 mangrove Rhizophora.

Aksi penanaman dilakukan melalui kampanye alam Samsonite Festive Gifting yang bertema Rebuilding Mangunharjo’s Coastline: When Corporate Commitment Meets Coastal Restoration, dengan tagline-nya satu lokasi, satu misi.

Aksi penanaman ini bertujuan menahan abrasi dan banjir rob, menjebak sedimen, meningkatkan nilai wisata, serta mendukung ekonomi nelayan lokal.

Bukan sekadar simbolis, kolaborasi ini menjadi upaya nyata dalam menjaga garis pantai sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan dan masyarakat pesisir Pantai Mangunharjo, Semarang.

Abrasi Pesisir Pantai Mangunharjo Semarang: Akankah Terus Menghantui Warga Mangunharjo?

Pantai Mangunharjo yang terletak di Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Jawa Tengah, terkenal dengan ombaknya yang landai sehingga banyak dimanfaatkan untuk kegiatan wisata.

Namun, lambat laun, pantai ini tidak cukup aman lagi digunakan sebagai tempat wisata karena garis pantai yang semakin memendek akibat dari abrasi karena kerusakan hutan mangrove di pesisir pantai.

Faktor utama kerusakan hutan mangrove di pesisir Pantai Mangunharjo, Semarang, akibat dari alih fungsi lahan untuk industri, yaitu pembukaan tambak udang. Masyarakat diberikan modal untuk membuka tambak udang yang diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir.

Alih-alih memberikan keuntungan jangka panjang, pengalihan fungsi hutan mangrove justru mendatangkan musibah bagi masyarakat pesisir Pantai Mangunharjo.

Kerusakan hutan mangrove menyebabkan abrasi akibat dari hantaman ombak tinggi, yang berefek pada mundurnya jarak garis pantai serta banjir rob yang merendam pemukiman juga infrastruktur seperti jalan hingga jembatan di pesisir pantai.

Banjir rob tidak hanya merendam pemukiman warga, tetapi juga merendam tambak udang yang mengakibatkan hasil produksi udang menurun.

Diketahui, hutan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, sebagai habitat berbagai spesies flora dan fauna, serta dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat pesisir.

Hutan mangrove memiliki akar yang kuat dan padat sehingga mampu menahan gelombang laut yang bisa menyebabkan abrasi.

Abrasi pesisir, banjir rob, merupakan alasan dibalik aksi penanaman Mangunharjo oleh Samsonite Indonesia bersama LindungiHutan.

Bertajuk satu lokasi, satu misi, Samsonite Indonesia memulihkan pesisir Pantai Mangunharjo, Semarang melalui penanaman 5000 mangrove.

Samsonite Indonesia: Melalui Produk Koper, Juga Bisa Berdampak ke Lingkungan

Samsonite Indonesia adalah cabang resmi di Indonesia dari produsen koper (luggage) paling inovatif di seluruh dunia. Samsonite didirikan oleh seseorang dengan kebangsaan Amerika bernama Jesse Shwayder, tahun 1910.

Selain memproduksi koper, Samsonite juga unggul dalam memproduksi beragam produk travelling lainnya seperti backpacks, bags, hingga accessories travel.

Dalam memproduksi produknya, brand global ini menggunakan bahan baku yang berkualitas serta desain yang apik sehingga aman dan pas untuk dibawa travelling kemana saja.

Samsonite Indonesia, melalui produk koper, juga bisa berdampak ke lingkungan. Sudah banyak aksi lingkungan yang dilakukan dari tahun 2021 hingga tahun 2026 ini.

1. Peluncuran Koper Magnum Eco: Koper dari Bahan Daur Ulang (2021)

Pada tahun 2021 bulan Oktober, dilansir dari infobrand.id, Samsonite Indonesia meluncurkan koper Magnum ECO yang diproduksi dari bahan daur ulang (recyclex). Koper ini termasuk ringan, tahan lama, dan aman untuk digunakan.

Menggunakan teknologi recyclex, koper Magnum Eco memiliki ukuran 75/28, yang diproduksi dari limbah plastik daur ulang.  Bagian luar menggunakan bahan polypropylene dan bagian dalam menggunakan limbah botol.

2. Program Penanaman Pohon X Yayasan WWF Indonesia: Rehabilitasi Hulu Ciliwung (2021)

Dilansir dari infobrand.id dan wwf.id, pada tahun 2021, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Samsonite Indonesia berkolaborasi bersama Yayasan WWF Indonesia, melakukan program penanaman pohon untuk merehabilitasi hulu Ciliwung.

Program penanaman tersebut bernama NEWtrees. Samsonite Indonesia mendukung program NEWtree dengan menanam 2000 pohon di Hulu Ciliwung untuk mengurangi risiko bencana banjir.

3. Program Luggage Trade-in & Signig Blue X Yayasan WWF Indonesia X PlusTik (2022)

Dilansir dari investor.id, pada tahun 2022, Samsonite Indonesia meluncurkan program Luggage Trade-in atau program penukaran koper lama sebagai aksi melestarikan lingkungan. Program ini berkolaborasi bersama Yayasan WWF Indonesia dan PlusTik

Para konsumen dapat menukarkan koper lama dalam kondisi apapun untuk memperoleh diskon sebesar 40% dalam setiap pembelian koper Samsonite di beberapa seri.

Dari program tersebut, Samsonite Indonesia akan mendonasikan Rp100.000 dari setiap penjualan di program tersebut kepada Yayasan WWF Indonesia melalui program Signing Blue (program perlindungan sumber daya alam).

Program Luggage Trade-in, bertujuan untuk memperkuat strategi Samsonite Indonesia dalam penerapan prinsip ESG (Environmental, social, governance) yang berkontribusi dalam mengurangi dampak lingkungan.

Koper-koper lama dari hasil penukaran di program Luggage Trade-in, didaur ulang dengan berkolaborasi bersama PlusTik. PlusTik mendaur ulang koper lama tersebut menjadi produk non-single yaitu paving block untuk dipasang sebagai perlindungan mangrove di Taman Wisata Mangrove PIK.

4. Program Samsonite Luggage Trade-in Recycle Park X WERGUD X Plus Jakarta (2023-2024)

Dilansir dari antaranews.id dan marketeers.com, pada tahun 2023-2024, Samsonite Indonesia kembali meluncurkan programLuggage Trade-in berkolaborasi bersama WERGUD dan Plus Jakarta.

Program Luggage Trade-in kedua ini, Samsonite Indonesia mengumpulkan koper lama dari berbagai merek dan berbagai kondisi untuk kemudian dijadikan sebagai fasilitas umum setelah di daur ulang.

Para konsumen dapat menukarkan koper lama dalam kondisi apapun untuk memperoleh diskon sebesar 40% dalam setiap pembelian koper Samsonite di beberapa seri.

Proses daur ulang dilakukan oleh WERGUD, sebuah biro kreatif produk daur ulang ternama di Jakarta yang berfokus pada upcycle atau daur ulang.

Adapun Plus Jakarta memainkan peranan penting dalam memfasilitasi pertukaran informasi, ide, dan kolaborasi.

Diketahui, koper-koper lama tersebut didaur ulang untuk kemudian dijadikan sebagai fasilitas umum untuk menghidupkan kembali taman kota di Taman Hang Tuah Jakarta, yang kemudian diberi nama Samsonite Recycle Park.

Baca juga: Minimalist Moms Indonesia Gelar Aksi Hijau di Pantai Mangunharjo Semarang

5. Kampanye Trees Planting Samsonite X LindungiHutan (2024)

Pada tahun 2024, Samsonite Indonesia bersama LindungiHutan telah melaksanakan aksi penanaman 5.000 mangrove jenis Rhizophora di Pantai Mangunharjo, Semarang.

Samsonite Indonesia menanam 5000 mangrove

Pantai Mangunharjo, Semarang, menjadi lokasi aksi lingkungan Samsonite Indonesia bersama LindungiHutan dalam menghadapi ancaman abrasi yang terus menggerus garis pantai.

Melalui penanaman mangrove Rhizophora, Samsonite Indonesia berkontribusi dalam menahan sedimen, membantu pembentukan daratan baru, sekaligus menjaga keindahan kawasan pesisir.

6. Kampanye Samsonite Festive Gifting X LindungiHutan (2026)

Di tahun 2026 ini, Samsonite Indonesia Kembali melakukan aksi lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Aksi lingkungan ini, berfokus pada aksi penanaman pohon mangrove di pesisir pantai guna mengurangi ancaman abrasi.

Samsonite Indonesia lindungihutan

Aksi penanaman dilakukan melalui kampanye alam Samsonite Festive Gifting kolaborasi bersama LindungiHutan yang bertema Rebuilding Mangunharjo’s Coastline: When Corporate Commitment Meets Coastal Restoration.

Bertajuk satu lokasi, satu misi, Samsonite Indonesia memulihkan pesisir Pantai Mangunharjo, Semarang melalui penanaman 5000 mangrove.

Samsonite Indonesia Mengambil Langkah Nyata untuk Pantai MangunHarjo melalui Kampanye “Samsonite Festive Gifting”

Kampanye Samsonite Festive Gifting merupakan kampanye alam yang dilakukan Samsonite Indonesia berkolaborasi bersama LindungiHutan.

Bertema Rebuilding Mangunharjo’s Coastline: When Corporate Commitment Meets Coastal Restoration, serta bertajuk satu lokasi, satu misi, memulihkan pesisir Semarang.

Abrasi pesisir, banjir rob, menjadi ancaman nyata bagi warga di pesisir Pantai Mangunharjo, Semarang, yang kemudian menjadi alasan dibalik Kampanye Samsonite Festive Gifting.

Bukan sekadar simbolis, kolaborasi ini menjadi upaya nyata dalam menjaga garis pantai sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan dan masyarakat pesisir Pantai Mangunharjo, Semarang.

Penanaman di lakukan di Pantai Mangunharjo, Semarang, pada tanggal 27 Januari 2026, dengan melibatkan 16 peserta dari mitra petani lokal Pak Sururi.

Adapun jenis tanaman yang ditanam yaitu mangrove Rhizophora, sebanyak 5000 batang, berusia 5 bulan dengan tinggi rata-rata 52 cm dan diameter 0.5 cam.

Mangrove Rhizophora dipilih dalam aksi penanaman ini karena dikenal memiliki karakteristik ekologis yang kuat untuk wilayah pesisir yang rentan abrasi.

Dampak nyata yang diberikan dari Kampanye Samsonite Festive Gifting yaitu, 450 m² area pesisir dipulihkan, proyeksi serapan karbon 5 tahun kedepan sebanyak 2.706,8 kg CO₂eq, dan meningkatkan 23% pendapatan petani.

Samsonite Indonesia pantai mangunharjo semarang

Selain itu, kampanye Samsonite Festive Gifting juga berkontribusi pada beberapa pencapaian SDGs yang membuktikan bahwa satu lokasi bisa membawa banyak dampak, diantaranya yaitu:

  • Mencegah degradasi lahan akibat abrasi (SDGs 15)
  • Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga (SDGs 15)
  • Meningkatkan area tutupan hijau (SDGs 15)
  • Membantu pengurangan emisi karbon (SDGs 13)
  • Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar (SDGs 1)
  • Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar (SDGs 8)

Baca juga: Cleanova Tanam 508 Mangrove di Pantai Mangunharjo Semarang

Kolaborasi Samsonite Indonesia & LindungiHutan Melalui CollaboraTree untuk Pesisir yang Lebih Kuat

Aksi kampanye alam Samsonite Indonesia berkolaborasi bersama LindungiHutan melalui program CollaboraTree, merupakan salah satu contoh aksi nyata yang bisa ditiru, sebagai bagian dari restorasi pesisir untuk pesisir yang lebih kuat.

Sekali lagi, penanaman ini bukan sekadar simbolis, tetapi kolaborasi untuk menjadi upaya nyata dalam menjaga garis pantai sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan dan masyarakat pesisir Pantai Mangunharjo, Semarang.

Pencapaian penanaman mangrove hasil kolaborasi bersama LindungiHutan di Pantai Mangunharjo, Semarang, hingga saat ini, telah menanam 109,271 pohon di 885 m2 area, melalui 188 kampanye alam, dengan karbon terserap sebanyak 31,958 kg CO₂eq.

Adapun pencapaian keseluruhan, LindungiHutan telah menanam lebih dari 1,2 juta pohon di 40+ lokasi bersama 600+ brand dan perusahaan di seluruh Indonesia.

LindungiHutan Menanam Lebih dari 1.2 JUTA Pohon di 30+ Lokasi Penanaman Bersama 600+ Brand dan Perusahaan

Apa yang Kami Lakukan?
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *