Detail Lokasi Penghijauan “Pantai Bahagia” | LindungiHutan

Pantai Bahagia

Kabupaten Bekasi

Nama Petani

Sonhaji

Harga Pohon

Rp. 35,000

Afiliasi

Kelompok Sadar Wisata Alipbata

Tipe Hutan

-

Tipe Ekosistem

Pesisir

68% Luasan lahan tertanam dari 2.95 ha

Total Kampanye

154

Orang Terlibat

5,137

Pohon Tertanam

117,902

Karbon Terserap

75961.71 Kg

Pantai Bahagia di Muara Gembong pernah dikenal sebagai kawasan tambak udang dan bandeng yang produktif hingga Kampung Beting dijuluki “Kampung Dolar”. Namun, abrasi yang berlangsung sejak awal 2000-an mengubah pesisir secara drastis. Pada 2013, tiga kampung di bagian terluar kawasan hilang dan sekitar 150 kepala keluarga harus berpindah ke wilayah yang lebih aman.

Masyarakat kemudian bergerak menanam mangrove, dan LindungiHutan berkolaborasi dengan Pokdarwis Alipbata melalui penanaman Rhizophora sp. Selain Rhizophora, tumbuh pula Avicennia marina dan Sonneratia alba yang dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan berbagai produk olahan.

Pemulihan Pantai Bahagia masih membutuhkan proses panjang, tetapi perubahan mulai dirasakan masyarakat. Mangrove yang kembali tumbuh membantu membentuk habitat bagi kerang, bibit udang, dan biota pesisir lainnya. Kawasan ini juga menjadi habitat penting bagi Lutung Jawa dan berbagai burung air, termasuk Bangau Bluwok. Dari sisi ekonomi, Kelompok Kebaya atau Kelompok Bahagia Berkarya telah mengembangkan beragam olahan mangrove dan hasil laut sebagai sumber pendapatan tambahan. Melalui penanaman yang terus berjalan dan keterlibatan masyarakat, pemulihan kawasan diharapkan semakin memperkuat perlindungan pesisir, biodiversitas, dan sumber penghidupan warga Kampung Beting.


Fokus Program
Penanaman mangrove dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Tujuan dan Dampak Program
• Mengurangi tekanan abrasi dan meningkatkan ketahanan pesisir (SDG 13)
• Memulihkan ekosistem mangrove dan habitat biodiversitas pesisir (SDG 14 & 15)
• Mendukung sumber penghidupan dan peluang ekonomi masyarakat lokal (SDG 1 & 8)

Peluang Pengembangan
• Pengembangan UMKM Kebaya
• Eco-eduwisata mangrove
• Fasilitas sanitasi dan pengelolaan sampah
• Penguatan pembibitan mangrove
• Konservasi Lutung Jawa dan burung air

Insight Lokasi

Update Tentang Lokasi

Monitoring 1 • 04 Nov 2026
Kampanye alam ini sesudah dilakukan monitoring mengalami kematian sebanyak 2 pohon dikarenakan gagal beradaptasi dengan lingkungan
99.6%
Survival Rate
500
Pohon Awal
0
Penanaman Ulang
2
Pohon Mati
0.5 cm
Diameter Pohon
498
Pohon Terakhir
53 cm
Tinggi Pohon
Gambar Monitoring

Dokumentasi Lokasi

Lokasi Terkait

Belum ada lokasi terkait

Galang dana untuk penanaman disini!

Powered by ProofFactor - Social Proof Notifications