fb Kampanye Alam "Bondowoso #RawatBumi: Bantu Pelestarian Lereng Gunung Ijen" - LindungiHutan

Bondowoso #RawatBumi: Bantu Pelestarian Lereng Gunung Ijen

"Banjir bandang tahun 2004 lalu disini (lereng Gunung Ijen-red) membuat saya dan teman-teman mulai tersadar, lahan gundul ini harus segera direboisasi."

Dibuat: Sudarmaji | Jan 29, 2019

Lokasi: Bondowoso | Kota: Bondowoso


Lihat Update terbaru dari Kampanye Alam ini.
Perkenalkan saya Sudarmaji, saya penggiat lingkungan di Bondowoso. Meskipun saya asli Blitar, tetapi saya concern terhadap isu lingkungan di Bondowoso karena saya bekerja di sekitar lereng Gunung Ijen.

Gununug Ijen adalah sebuah gunung berapi aktif yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso. Gunung ini terkenal dengan kawahnya yang memunculkan blue fire, cahaya biru karena tingginya kadar belerang disana.

Fungsi lahan di kawasan Gunung Ijen dan sekitarnya memiliki jenis yang bervariasi. Jenis tutupan lahan yang dapat ditemui adalah berbagai jenis hutan, perkebunan, pertanian, savana, belukar, rawa, pemukiman, pertambangan dan tanah terbuka. Di kawasan Ijen pula terdapat perkebunan kopi yang cukup luas, dengan jenis kopi arabica "Blue Mountain" sebagai andalannya.



Foto: Tanaman kopi di Ijen

Tanaman kopi (Coffea sp) merupakan salah satu tanaman perkebunan yang dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada berbagai daerah dengan berbagai ketinggian tempat. Dalam budidayanya, tanaman kopi memerlukan tanaman pelindung untuk mengurangi intensitas matahari yang sampai di kanopi daun, karena tanaman ini tidak dapat tumbuh dengan baik apabila pada areal terbuka.

Di perkebunan-perkebunan kopi dan teh, Albizia alias Sengonkerap ditanam sebagai pohon naungan. Sengon disukai sebagai tanaman hias dan peneduh taman, kebun, dan tepi jalan. Pohon ini juga ditanam untuk melindungi lahan berlereng serta untuk memperbaiki tanah. Perakaran sengon juga bersifat mengikat nitrogen.



Foto: Sengon

Oleh karena itu,saya dan rekan-rekan bermasud untuk melakukan penanaman di lereng Gunung Ijen, sebagai langkah konservasi lahan disana yang dibeberapa tempat masih gundul. Apalagi pada tahun2004 yg lalu terjadi banjir besar di daerah Situbondo, akibat dari gundulnya hutan di lereng gunung Ijen ini. (Deandra)

Penanaman ini tergabung dalam "Gerakan Rawat Bumi" yang diinisiasi oleh LindungiHutan. Jadi, yuk ikut andil dengan mengikuti Gerakan Rawat Bumi atau juga bisa dengan cara berdonasi untuk penanaman dan parawatan pohon.

Besaran Donasi yang diperlukan untuk melakukan penanaman dan perawatan pohon adalah Rp 10.000/bibit.

Dengan Rincian :
  1. Biaya Bibit
  2. Biaya Tanam
  3. Biaya perawatan selama 1 Tahun (Update perkembangan pohon dapat dilihat di website ini)
  4. Update dilakukan selama 3 Bulan sekali
  5. Pengembangan Website Lindungi Hutan

Bagaimana Cara Berdonasi ??
  1. Klik Tombol Donasi
  2. Input Jumlah Pohon yang akan di donasikan
  3. Pilih Transaksi Pembayaran
  4. Konfirmasi
  5. Nama Anda Akan muncul di Halaman Donatur
  6. Selesai

Anda Juga dapat melakukan Gabung Aksi penanaman dengan melakukan pendaftaran di Tombol “Gabung Aksi”, biaya ditanggung peserta.

Salam Lestari !!

LindungiHutan juga akan melakukan monitoring disetiap kampanye alam, dan kamu sebagai donatur ataupun relawan dapat melihatnya di halaman ini.

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik pembuat kampanye alam dan tidak mewakili lindungihutan.com.

Kamu bisa melaporkan kepada lindungihutan.com jika kampanye alam yang dibuat mencurigakan atau keterangan yang tertera tidak mengandung kebenaran, dengan klik link berikut. Laporkan

Anonymous

5 Pohon

Alokasi dari kampanye kaosrawatbumi

Andrian Ibnu Faisal

5 Pohon

ALFAN FADLI

2 Pohon

Alokasi dari kampanye kaosrawatbumi

Kalau kau tak bisa mewariskan ilmu. Setidaknya anak cucumu merasakan bumi seperti yang kau tempati kini.

Anonymous

2 Pohon

Aksi nyata untuk Indonesia, ini baru keren

  • Anonymous

    5 Pohon

    Alokasi dari kampanye kaosrawatbumi

  • ALFAN FADLI

    2 Pohon

    Alokasi dari kampanye kaosrawatbumi

    Kalau kau tak bisa mewariskan ilmu. Setidaknya anak cucumu merasakan bumi seperti yang kau tempati kini.

  • Anonymous

    2 Pohon

    Aksi nyata untuk Indonesia, ini baru keren