Connect with us

Emisi Karbon

Apa itu Kalkulator Jejak Karbon? Manfaat, Cara Kerja dan Tutorialnya (Update 2023)

Published

on

Mengenal kalkulator karbon dan kegunaannya.

Banyak aktivitas harian yang kita lakukan ternyata berdampak buruk bagi lingkungan. Sayangnya, kita juga sering lupa akan hal tersebut. Polusi kendaraan maupun pabrik, konsumsi listrik, dan berbagai aktivitas lainnya menghasilkan karbon yang memicu terjadinya pemanasan global.

Salah satu upaya guna menekan emisi karbon adalah dengan mengetahui jumlah yang dikeluarkan dan melakukan carbon offsetting sebagai upaya penggantiannya. Kalkulator jejak karbon adalah alat yang bisa digunakan untuk hal tersebut.

Nah, berikut penjelasan mengenai apa itu kalkulator jejak karbon dan bagaimana cara kerjannya!

Apa itu Kalkulator Jejak Karbon?

Kamu pernah ngebayangin enggak kalau karbon-karbon yang ada di bumi ternyata bisa dihitung loh! Dengan menggunakan kalkulator karbon, kamu bisa menghitung berapa jumlah karbon yang dihasilkan dari berbagai aktivitas yang dilakukan. Mulai dari penggunaan laptop dan gadget sampai kendaraan semua bisa dihitung besaran emisi karbonnya.

Well, kalau kamu masih penasaran dengan bentuk kalkulator karbon, jangan bayangin kaya kalkulator pada umumnya ya! Carbon calculator biasanya berbentuk software yang mana penggunanya hanya perlu memasukkan data jumlah konsumsi aktivitas yang dilakukan.

Misalkan nih, kamu mau ngitung jumlah emisi karbon dari pendingin ruangan atau AC. Nantinya, kamu hanya perlu memasukkan jumlah satuan dan lama penggunaannya dalam jam/hari. Nah, kalau udah keluar jumlah emisi karbon yang dihasilkan, kamu bisa tahu tuh berapa jumlah pohon yang harus kamu tanam guna menebusnya.

Pokoknya, cara pakainya gampang, kamu hanya perlu masukkin angka-angka sama datanya, dan yang paling penting langkah-langkahnya mudah dan cepat. Sat set sat set langsung bisa kehitung deh berapa emisi karbon yang kamu hasilkan. Harapannya kalkulator jejak karbon bisa menjadi salah satu cara untuk memupuk rasa tanggung jawab terhadap lingkungan atas dampak buruk yang dihasilkan.

Baca juga: Apa Itu Karbon: Pengertian, Contoh, Fungsi, dan Bahaya yang Harus Kamu Ketahui

Kalkulator jejak karbon.
Infografis kalkulator jejak karbon oleh LindungiHutan.

Manfaat Menggunakan Carbon Calculator?

Ngapain sih ngitungin jejak karbon? Buat apa juga orang enggak ngaruh ke kehidupan gue? Eitss, tunggu dulu, kata siapa enggak ngaruh? Suhu bumi yang makin panas, kutub es mencair, kebakaran hutan, kekeringan, memangnya itu semua dari mana? Ya jelas dari pemanasan global dong!

Sementara itu, pemanasan global disebabkan oleh gas efek rumah kaca yang kerap kali dihasilkan dari aktivitas sehari-hari. Makanya, kalkulator jejak karbon tuh penting buat menghitung berapa jejak karbon yang kita hasilkan. Tujuannya, biar kita sadar kalau beberapa aktivitas yang dilakukan ternyata lama-kelamaan bisa berdampak buruk bagi bumi.

Dengan kalkulator jejak karbon kita juga bisa melakukan skema carbon offset atau tebus karbon. Carbon offset adalah salah satu upaya yang kita lakukan untuk “mengganti” jejak karbon yang dihasilkan dengan “menyerapnya”. Setelah mengetahui berapa besaran jejak karbon yang dihasilkan, kita perlu menebusnya bukan?

Hanya saja, manusia tidak dapat menyerap jejak karbon. Oleh sebab itu, kita memanfaatkan kemampuan pohon dan organisme tertentu yang menggunakan karbon sebagai salah satu bahan fotosintesis.

At the end, aku, kamu, dan kita semua bisa sama-sama mengatasi krisis iklim dan mewujudkan bumi yang sehat kembali!

Cara Kerja Kalkulator Emisi Karbon

Umumnya, menghitung emisi menggunakan kalkulator jejak karbon membutuhkan dua data utama yaitu data aktivitas dan faktor emisi. Nantinya, data dari aktivitas tersebut akan dikalikan dengan faktor emisi setiap kategorinya. Cari tau yuk, apa sih faktor emisi itu?

Faktor emisi adalah suatu koefisien yang menunjukkan banyaknya emisi per unit aktivitas (Kementerian ESDM 2020). Faktor emisi juga dibagi menjadi menjadi 3 tingkat (tier) yaitu tier 1, tier 2, dan tier 3.

Faktor emisi tier 1 merupakan faktor emisi yang berlaku di semua negara dan sudah menjadi ketetapan internasional. Faktor emisi tier 2 merupakan faktor emisi dari sebuah negara yang spesifik. Sedangkan faktor emisi tier 3 merupakan faktor emisi dari sebuah pabrik di suatu negara.

Berdasarkan Peraturan Menteri yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup untuk menghitung emisi karbon mengacu pada pedoman inventarisasi GRK nasional yang telah disepakati secara internasional yaitu 2006 IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories Volume 2 for Energy yang dikeluarkan oleh Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC).

Baca juga: 10+ Cara Mudah Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Manfaat Tebus Karbon (Carbon Offset)

Tebus karbon atau carbon offset bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dan melalukan penyeimbangan atas emisi yang sudah dikeluarkan. Upaya ini digunakan untuk memperbaiki kondisi bumi yang kian parah efek dari perubahan iklim yang sedang terjadi.

Disamping itu, carbon offset memiliki manfaat antara lain:

  1. Mengurangi emisi rumah kaca
  2. Meningkatkan citra bagi perusahaan
  3. Menciptakan peluang pekerjaan yang baru
  4. Memberikan dampak baik bagi lingkungan
  5. Meningkatkan inovasi ramah lingkungan
  6. Meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi

Kenalan dengan Imbangi, Kalkulator Jejak Karbon besutan LindungiHutan

Gambar kalkulator jejak karbon.
Tampilan kategori perhitungan kalkulator jejak karbon Imbangi.

Kalau kamu mau menghitung besaran jejak karbon yang dihasilkan, LindungiHutan punya kalkulator jejak karbon namanya Imbangi. Imbangi adalah subdomain LindungiHutan yang berfokus pada perhitungan jejak karbon dari kegiatan atau aktivitas yang kamu lakukan.

Imbangi mengkalkulasi faktor emisi berbagai macam aktivitas (transportasi, peralatan listrik, bahan bakar) dan lama penggunaan/jarak tempuh serta frekuensi penggunaan.

Dengan menggunakan Imbangi, kamu juga bisa melakukan carbon offsetting sebagai upaya untuk menebus jumlah karbon yang dikeluarkan dengan cara menanam pohon. 

LindungiHutan menawarkan mekanisme carbon offset dengan menanam pohon di berbagai lokasi yang telah menjalin kerja sama dengan kami. Total telah terjalin kerja sama dengan mitra penghijauan di lebih dari 35 daerah se-Indonesia.

Kamu bisa ikut berdonasi pohon melalui kampanye alam yang ada dan melihat laporan penanamannya di media sosial kami maupun halaman campaign yang kamu pilih.

Baca juga: Apa Itu Carbon Offsetting? Berikut Pengertian dan Implementasinya! (2022)

Tutorial Menggunakan “Imbangi” Kalkulator Jejak Karbon dari LindungiHutan

Dalam menggunakan Imbangi untuk menghitung jejak karbon dari aktivitas harian kita, caranya sangat mudah. Kamu perlu mengisi beberapa data yang dibutuhkan untuk menghitung hasilnya. Kamu bisa menggunakan smartphone atau komputer untuk mengaksesnya.

Tutorial menggunakan Imbangi
Tutorial menggunakan kalkulator karbon Imbangi LindungiHutan.

Berikut cara menggunakan kalkulator karbon Imbangi:

  1. Buka alamat https://m.lindungihutan.com/imbangi.
  2. Klik “Hitung Jejak Karbon”
  3. Setelah itu, akan ditampilkan beberapa kategori perhitungan emisi, mulai dari kendaraan, peralatan listrik, bahan bakar industri, hingga penggunaan AC (pendingin ruangan). Nah, kamu bisa pilih/klik pada kategori yang diinginkan.
  4. Selanjutnya, kamu bisa isi seluruh data aktivitas yang diminta pada kolom-kolom yang tersedia. Kemudian, klik “Lanjut”.
  5. Hasil perhitungan jejak karbon akan muncul sesuai dengan data yang kamu isikan. Jika kamu ingin menebus emisi karbonnya, klik “Tebus Emisi Kabon” dan kamu bisa memilih dimana lokasi yang kamu inginkan.
  6. Langkah terakhir, kamu akan diarahkan pada proses pembayaran dan melakukan pembayaran berdasarkan nominal yang tertera pada layar.

Itulah penjelasan mengenai kalkulator jejak karbon dan hal-hal terkait dengannya. Untuk kamu yang penasaran ingin mencoba, bisa coba di sini! Setelah itu, jangan lupa share pengalamanmu ya biar makin banyak yang tahu!

FAQ

Apa itu kalkulator jejak karbon?

Kalkulator ini berfungsi untuk menghitung berapa jumlah karbon yang dihasilkan dari berbagai aktivitas yang dilakukan. Mulai dari penggunaan laptop dan gadget sampai kendaraan semua bisa dihitung besaran emisi karbonnya.

Bagaimana cara kerja carbon calculator?

Cara kerja kalkulator karbon membutuhkan data emisi dan faktor emisi sesuai dengan aktivitasnya. Dengan begitu, perhitungan jejak karbon yang didapatkan.

Apa manfaat kalkulator jejak karbon?

Dengan kalkulator jejak karbon bisa menghitung jumlah dari emisi karbon yang kita hasilkan. Selain itu, kita bisa lakukan carbon offset atau tebus karbon untuk mengganti emisi yang telah kita keluarkan.

Tahukah Kamu Jika Kita Bisa Menghitung Jejak Karbon?

Berbicara tentang pohon, kita juga bisa loh menghitung jejak karbon yang dikeluarkan selama kita menjalani aktivitas sehari-hari. LindungiHutan kini memiliki kalkulator jejak karbon bernama Imbangi. Nantinya, kamu bisa menghitung jejak karbon hasil kendaraan, listrik, ataupun pendingin ruangan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *