Penggalang
Kampanye LindungiHutan di Kepulauan Seribu Rangkul Ratusan Donatur
Ratusan donatur berhasil mengumpulkan ribuan pohon mangrove untuk Kepulauan Seribu melalui kampanye online yang dihadirkan oleh platform LindungiHutan, dalam rangka mengurangi abrasi dan banjir rob yang kerap melanda kawasan tersebut.
Donatur diantaranya adalah Tristan dan Narrel yang mempercayakan penanaman mangrove kepada tim operasional LindungiHutan dan masyarakat setempat
Bagi Tristan, bekerja sama dengan LindungiHutan bukanlah hal baru. Ia mengaku sudah mengenal platform ini dan merasa senang bisa kembali berkontribusi dalam gerakan penghijauan yang dilaksanakan komunitas dan masyarakat yang membutuhkan

“Aku mengenal LindungiHutan sudah cukup lama dan akhirnya bisa berkolaborasi dan bekerja sama. Tiga tahun lalu, satu kantor rekanku sempat bikin campaign sama LindungiHutan, dari situ aku mulai lihat ada platform yang mengumpulkan donasi untuk menanam pohon di tempat-tempat yang membutuhkan,” tutur Tristan.

Narrel menambahkan bahwa inisiatif ini lahir dari keinginan mereka untuk melakukan sesuatu yang bisa berkelanjutan untuk lingkungan dan juga sosial

“Hanya dalam waktu 1 bulan, ternyata antusias dari rekanan online luar biasa dan banyak sekali yang berpartisipasi. Banyak juga yang berharap dapat berdonasi secara rutin untuk bumi yang lebih hijau” ungkapnya.
Baca juga: Cerita Kolaborasi Penanaman Mangrove Dus Duk Duk dengan LindungiHutan
Daftar Isi
Pulau Pari Kepulauan Seribu, Mengapa Mangrove Penting bagi Kawasan Pesisir
Penanaman bersama LindungiHutan menjadikan pengalaman yang sangat berkesan. Tidak hanya kegiatan penanaman, namun juga bertukar pikiran dengan masyarakat setempat mengenai kondisi Pulau Pari dalam menghadapi tantangan besar akibat perubahan iklim.
Bagaimana situasi penghijauan di Pulau Pari Kepulauan Seribu, Mengapa Menanam di Sana?
Pak Edy, salah satu warga Pulau Pari, menceritakan bagaimana perubahan iklim semakin nyata dirasakan oleh masyarakat setempat. Menurutnya, sepanjang Desember 2024, banjir rob melanda belasan kali, membawa dampak besar bagi kehidupan warga pesisir.
“Akhir-akhir ini sering datang banjir rob padahal dulu jarang sekali. Akhir tahun tepatnya bulan Desember 2024 hampir 12 kali kena banjir rob. Selain itu, banyak terumbu karang yang mati akibat panasnya matahari, dan hasil tangkapan ikan semakin berkurang,” jelas Pak Edi.
Melalui kampanye hasil perpanjangan tangan dari ratusan donatur, besar harapan kita agar semakin banyak yang tergugah melakukan gerakan penghijauan dengan pohon Mangrove, karena manfaat nyatanya yang dapat dirasakan hingga generasi-generasi yang akan datang
“Harapannya ini membawa keberkahan dan bisa menjadi sebuah rutinitas di tahun-tahun berikutnya. Apa yang kita lakukan hari ini bisa mengajak teman-teman lain ikut menanam mangrove. Hal yang baik ketika dilakukan banyak orang akan sangat impactful. Mangrove yang kita tanam hari ini adalah bekal untuk bumi yang lebih layak bagi anak dan cucu kita,” ujarnya.
Baca juga: Pengalaman Kolaborasi MUSAT Bersama LindungiHutan, Inisiasi Campaign Tanam Ratusan Mangrove

Edukasi Sosial
05/04/2025 at 18:50
Kegiatan penanaman mangrove di Pulau Pari oleh LindungiHutan ini sangat inspiratif! Saya sangat mengapresiasi upaya nyata dalam menjaga ekosistem pesisir dan melindungi Pulau Pari dari abrasi. Mangrove memiliki peran penting dalam menyerap karbon, menyediakan habitat bagi berbagai spesies, dan menahan gelombang. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli terhadap lingkungan. Bantu saya juga untuk memberikan Edukasi Sosial kepada masyarakat, Mungkin bisa menjadi referensi tambahan bagi para pembaca yang peduli sesama mengenai isu sosial yang beredar saat ini. Terima kasih sudah berbagi berita baik ini!