Connect with us

Penggalang

Teman Sharing Beroda Rayakan Anniversary Pertama dengan Menanam 252 Pohon Mangrove di Desa Sukawali

Published

on

teman sharing beroda tanam mangrove di desa sukawali tangerang

Perayaan ulang tahun komunitas biasanya identik dengan gathering, kompetisi, atau sekadar kumpul bersama anggota. 

Namun, bagi Teman Sharing Beroda (TSB), momen anniversary pertama memiliki makna yang berbeda. Selain merayakan perjalanan komunitas yang terus bertumbuh, mereka juga ingin meninggalkan dampak positif yang bisa dirasakan oleh lingkungan dan masyarakat.

Keinginan tersebut diwujudkan melalui kampanye alam bertajuk One-derful Journey: Tumbuh Bersama, Hijaukan Bumi bersama LindungiHutan. Kampanye ini mengajak anggota komunitas, teman-teman terdekat, hingga masyarakat umum untuk ikut berkontribusi menanam pohon mangrove di Desa Sukawali, Kabupaten Tangerang.

Bagi TSB, ulang tahun pertama bukan hanya tentang merayakan pencapaian selama setahun terakhir, tetapi juga tentang menciptakan warisan kebaikan yang dapat terus tumbuh di masa depan.

Apa Itu Teman Sharing Beroda? 

Teman Sharing Beroda adalah komunitas belajar sepatu roda yang memberikan pelatihan bagi pemula dari nol. Dalam setiap kegiatan, keselamatan menjadi prioritas utama sehingga komunitas ini menerapkan sistem Leveling Skill Test untuk memastikan proses belajar berjalan aman, terarah, dan berkelanjutan.

Seiring berkembangnya komunitas, TSB tidak hanya ingin dikenal sebagai tempat belajar sepatu roda. Mereka juga ingin menjadi komunitas yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Aziz Saepul perwakilan dari teman sharing beroda

Semangat itulah yang kemudian melahirkan ide untuk membuat kampanye penghijauan dalam rangka merayakan anniversary pertama komunitas.

Berawal dari Rekomendasi Anggota Komunitas 

Perjalanan kolaborasi TSB dengan LindungiHutan bermula dari rekomendasi salah satu anggota komunitas. Aziz Saepul, PIC kampanye dari Teman Sharing Beroda, mengaku pertama kali mengetahui LindungiHutan dari member TSB.

teman sharing beroda lindungihutan desa sukawali

Setelah mencari tahu lebih lanjut mengenai program yang ditawarkan, ia merasa tertarik dan memutuskan untuk langsung berkolaborasi dengan LindungiHutan.

“Tahu dari anggota member, kemudian saya mencari tahu dan akhirnya tertarik. Tidak mencari partner lain dan langsung kolaborasi dengan LindungiHutan,” ujarnya.

Alasan utamanya sederhana, yaitu ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dan berkesan untuk perayaan ulang tahun komunitas.

“Alasannya karena ingin memberikan impact yang memorable di 1st anniversary Teman Sharing Beroda.”

Bagi Aziz dan anggota komunitas lainnya, anniversary pertama merupakan momen penting yang layak dirayakan dengan cara yang memiliki nilai lebih dari sekadar selebrasi.

Tiga Bulan Mengajak Kebaikan Bersama 

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, TSB mulai menggalang dukungan melalui kampanye penanaman pohon mangrove. Selama kurang lebih tiga bulan, mereka mengajak anggota komunitas dan masyarakat untuk ikut berdonasi pohon.

Ajakan tersebut mendapatkan respons yang positif. Sedikit demi sedikit, jumlah pohon yang terkumpul terus bertambah hingga akhirnya mencapai lebih dari 250 pohon mangrove.

teman sharing beroda penanaman pohon mangrove di desa sukawali

Dalam unggahannya di media sosial, Aziz mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan oleh anggota komunitas maupun para pendukung lainnya.

“Alhamdulillah setelah kurang lebih tiga bulan melakukan campaign ajakan menanam pohon mangrove bersama teman-teman di Teman Sharing Beroda, terkumpul 250 pohon mangrove yang siap ditanam,” tulisnya.

Keberhasilan mengumpulkan ratusan pohon ini menjadi bukti bahwa sebuah komunitas dapat menciptakan dampak yang lebih besar ketika bergerak bersama untuk tujuan yang baik.

Menanam Mangrove di Desa Sukawali Kabupaten Tangerang 

Puncak kegiatan dilaksanakan pada 23 Mei 2026 melalui aksi penanaman mangrove di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten.

Desa Sukawali merupakan kawasan pesisir yang menjadi titik bermuaranya Sungai Cisadane ke Laut Jawa. Wilayah ini memiliki beberapa pulau kecil hasil endapan sungai dan sejak dahulu ditumbuhi berbagai tanaman pesisir, termasuk mangrove.

Namun, sebagian kawasan mangrove mengalami perubahan fungsi menjadi area tambak. Kondisi tersebut menyebabkan berkurangnya tutupan mangrove dan meningkatkan risiko abrasi di kawasan pesisir.

Masyarakat setempat terus berupaya menjaga dan memulihkan ekosistem mangrove karena menyadari manfaatnya yang sangat penting bagi lingkungan maupun kehidupan ekonomi warga sekitar. 

Selain berfungsi melindungi daratan dari abrasi, mangrove juga berpotensi mendukung pengembangan ekowisata dan pemanfaatan hasil hutan mangrove secara berkelanjutan.

Melihat kondisi tersebut, TSB memilih Desa Sukawali sebagai lokasi penanaman pohon anniversary mereka.

252 Pohon Mangrove untuk Pesisir yang Lebih Hijau 

Dalam kegiatan yang melibatkan 7 peserta tersebut, Teman Sharing Beroda bersama LindungiHutan berhasil menanam 252 batang Mangrove Rhizophora.

Mangrove Rhizophora merupakan salah satu jenis mangrove yang dikenal memiliki sistem perakaran kuat sehingga mampu membantu menahan abrasi dan membentuk sedimen baru di kawasan pesisir.

Selain manfaat ekologis, mangrove juga memiliki manfaat ekonomi dan sosial. Kayunya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, sementara keberadaan hutan mangrove dapat mendukung mata pencaharian masyarakat pesisir serta berkontribusi dalam penyerapan karbon.

Bagi TSB, pohon-pohon yang ditanam bukan sekadar simbol perayaan ulang tahun komunitas. Setiap pohon menjadi representasi harapan agar komunitas mereka dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi banyak orang.

Dalam salah satu unggahan media sosialnya, TSB menyampaikan harapan tersebut:

“Semoga Teman Sharing Beroda menjadi komunitas yang terus tumbuh layaknya pohon mangrove, memiliki akar yang kuat dan memiliki banyak manfaat untuk lingkungan dan bumi kita,” unggahnya.

Dampak yang Dihasilkan dari Kampanye TSB 

Meski berawal dari perayaan anniversary komunitas, dampak yang dihasilkan cukup signifikan.

Berdasarkan data kampanye, penanaman 252 pohon Mangrove Rhizophora ini diproyeksikan mampu menyerap sekitar 524 kgCO₂eq dalam kurun waktu lima tahun.

Selain itu, program ini juga memberikan berbagai manfaat lain, antara lain:

  • Menambah area hijau seluas 63 m².
  • Membantu meningkatkan pendapatan petani hingga 23%.
  • Melibatkan 17 orang yang berkontribusi dalam aksi penghijauan.
  • Mendukung perlindungan kawasan pesisir dari abrasi dan banjir rob.

Dampak tersebut menunjukkan bahwa perayaan sederhana yang dilakukan sebuah komunitas dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Pengalaman Bersama LindungiHutan 

Secara umum, Aziz memberikan penilaian positif terhadap pengalaman kolaborasi bersama LindungiHutan.

Menurutnya, tampilan platform mudah digunakan dan proses kampanye dapat dipantau dengan baik. Ia bahkan mengaku rutin memeriksa perkembangan kampanye setiap satu hingga dua hari sekali.

“UI/UX sudah bagus, mendapatkan sertifikat juga. Saya rutin cek campaign setiap satu sampai dua hari sekali.”

Selain itu, konsep yang menggabungkan penggalangan dana dan aksi penanaman langsung menjadi pengalaman baru yang menarik bagi komunitas.

Aziz juga mengapresiasi adanya edukasi yang diberikan sebelum kegiatan penanaman berlangsung. Menurutnya, peserta tidak hanya datang untuk menanam pohon, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai kondisi lingkungan dan pentingnya menjaga ekosistem mangrove.

Mengajak Komunitas Lain untuk Ikut Bergerak  

Berdasarkan pengalaman yang dirasakan selama kampanye berlangsung, Aziz berharap semakin banyak komunitas di Indonesia yang tergerak untuk melakukan aksi serupa.

Menurutnya, komunitas tidak hanya dapat menjadi tempat berkumpul dan menyalurkan hobi, tetapi juga dapat menjadi wadah untuk menciptakan perubahan positif bagi lingkungan.

“Harapannya komunitas lain juga dapat melakukan hal yang sama dengan TSB, tidak hanya membesarkan komunitas namun juga peduli terhadap lingkungan.”

penanaman pohon mangrove komunitas teman sharing beroda

Di akhir sesi evaluasi, Aziz memberikan skor 8,5 dari 10 untuk pengalaman kolaborasi bersama LindungiHutan dan berharap kerja sama seperti ini dapat terus berkembang di masa mendatang.

Tumbuh Bersama, Hijaukan Bumi 

Bagi Teman Sharing Beroda, anniversary pertama bukan hanya tentang merayakan usia komunitas yang bertambah. Momen ini menjadi pengingat bahwa setiap komunitas memiliki kesempatan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Melalui kampanye One-derful Journey: Tumbuh Bersama, Hijaukan Bumi, TSB berhasil mengubah semangat perayaan menjadi aksi nyata melalui penanaman 252 pohon mangrove di Desa Sukawali, Kabupaten Tangerang.

Lebih dari sekadar pohon yang ditanam, kampanye ini menjadi simbol perjalanan komunitas yang ingin terus bertumbuh, memiliki akar yang kuat, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Sebuah langkah sederhana yang membuktikan bahwa komunitas hobi pun dapat menjadi bagian dari solusi untuk menjaga bumi.

Ingin Mengikuti Jejak Langkah Komunitas Teman Sharing Beroda? Yuk, Buat Kampanye Alam di LindungiHutan!

Bagaimana Buat Kampanye Alam?

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *