Connect with us

Mitra Hijau

Program CSR Galeri 24 Tanam 1.000 Mangrove di Dusun Tangkolak Karawang

Published

on

galeri 24 tanam 1000 mangrove

Galeri 24 merupakan anak perusahaan dari PT Pegadaian (Persero) dengan fokus usaha yang bergerak di bidang retail emas dan perhiasan. Beberapa produk/layanan yang dihadirkan oleh Galeri 24 antara lain perhiasan, emas batangan, dan emas hadiah.

Dalam menjalankan praktik dan proses bisnisnya, Pegadaian Galeri 24 senantiasa berkomitmen untuk memprioritaskan perlindungan dan pelestarian lingkungan serta memberikan manfaat kepada masyarakat.

Sudah menjadi komitmen yang terwujud dalam kebijakan dan nilai Galeri 24 untuk turut serta mengendalikan dampak lingkungan secara signifikan yang terkait dengan kegiatannya.

Galeri 24 Sukses Tanam 1000 Mangrove Melalui Kampanye Alam Bertajuk “Save Nature”

galeri 24 tanam 1000 mangrove
Galeri 24 sukses tanam 1000 mangrove di Dusun Tangkolak dibantu oleh mitra petani. (Dok: Business Development/LindungiHutan).

Komitmen Pegadaian Galeri 24 dalam mewujudkan lingkungan yang lestari diwujudkan dalam aksi penghijauan. Bersama LindungiHutan, Galeri 24 menginisiasi kampanye alam bertajuk “Save Nature” sebagai bentuk kontribusi nyata pelestarian alam.

Melalui kampanye alam tersebut, 1000  mangrove Rhizophora sukses ditanam di Dusun Tangkolak, Kabupaten Karawang pada tanggal 16 Maret 2023. Penanaman berlangsung dengan lancar dan dibantu oleh Dayanto dan Slamet.

Apa yang dilakukan oleh Galeri 24 untuk turut serta #BersamaMenghijaukanIndonesia sudah semestinya kita apresiasi bersama.

Pegadaian Galeri 24 tak lupa akan peran dan tanggung jawabnya untuk bersama-sama ikut menjaga dan melestarikan bumi. Harapannya, inisiasi kampanye alam ini dapat memberikan manfaat baik bagi lingkungan dan juga masyarakat setempat.

Terlebih, kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam perlu ditanamkan dan dipraktikkan oleh banyak orang serta berbagai pihak. Kami percaya, makin banyak ‘tangan’ yang terlibat maka semakin banyak pula mereka yang turut menjaga.

Mengenal Kondisi Kerusakan Hutan Mangrove di Dusun Tangkolak, Sukakerta, Cilamaya Wetan, Karawang

Pemilihan Dusun Tangkolak sebagai lokasi penanaman tentu bukan tanpa pertimbangan, mengingat terdapat beberapa persoalan lingkungan yang melingkupinya.

Kabupaten Karawang terletak di Pantai Utara Jawa dengan panjang pantai yaitu 76,43 Km dan luas pesisir mencapai 1.168 Km2 (lebih dari ⅔ dari luas wilayah seluruhnya). Kondisi tersebut tentu menyimpan potensi sumber daya alam yang cukup besar. Potensi yang dimaksud juga berada di Dusun Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan. Dengan pesisir yang terhampar luas menyimpan potensi hutan mangrove sebagai objek wisata maupun kawasan penghijauan.

Sayangnya, tahun 2020 lalu gelombang besar sempat menerjang Pesisir Tangkolak. Akibatnya, destinasi wisata pantai mangrove yang ada hancur. Sepanjang 1,2 Km garis pantai rusak berat. Kurang lebih 5 Ha lahan mangrove tenggelam. Walhasil, lebih dari 100 ribu pohon mangrove hancur. Mirisnya kondisi abrasi yang menerjang Dusun Tangkolak membuat Yanto dan Slamet tergerak untuk menanam mangrove. Keduanya bersama-sama melakukan aksi penghijauan dari mulai pembibitan, penanaman, hingga perawatan kawasan mangrove. Aksinya dilakukan demi mencegah abrasi yang terjadi.

Yanto sendiri telah menanam mangrove sejak tahun 1990-an. Sementara itu, Slamet yang merupakan seorang dosen mendampingi Yanto selama aktivitasnya memperbaiki ekosistem mangrove di Dusun Tangkolak. Keduanya kemudian bersama-sama menggerakkan warga sekitar lainnya untuk mulai peduli dengan keadaan lingkungan dengan menanam mangrove.

Tentu, aksi Dayanto dan Slamet Abadi perlu kita dukung bersama. Kamu juga bisa berkontribusi melalui donasi pohon dan penggalangan Kampanye Alam bersama LindungiHutan.

Berkaca kepada kondisi lingkungan di daerah Dusun Tangkolak, LindungiHutan bersama Pegadaian Galeri 24 mengambil inisiasi penanaman 1000 pohon mangrove sebagai langkah konservasi dan restorasi lingkungan.

Selain dari sisi ekologi, partisipasi penanaman pohon ini juga telah mendukung poin-poin program Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan:

  • Mencegah degradasi lahan akibat abrasi (SDG’s 15)
  • Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga (SDG’s 15)
  • Meningkatkan area tutupan hijau (SDG’s 15)
  • Membantu pengurangan emisi karbon (SDG’s 13)
  • Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar (SDG’s 1)
  • Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar (SDG’s 8)

Baca juga: U-Report Indonesia Tanam 400+ Mangrove di Pesisir Trimulyo, Kota Semarang

Potensi Mangrove (Rhizophora Mucronata) Untuk Kelestarian Lingkungan

lokasi dusun tangkolak karawang
Kondisi lokasi penanaman Dusun Tangkolak Kabypaten Karawang. (Dok: Business Development/LindungiHutan).

Rhizophora mucronata merupakan tanaman bakau yang paling sering ditemukan di ekosistem mangrove Indonesia. Berdasarkan hasil penilaian kesesuaian lahan, Rhizophora mucronata sangat cocok untuk ditanam di lokasi ini. Pohon ini memiliki ciri-ciri:

Daun berkulit dengan bentuk elips melebar hingga bulat memanjang dan ujungnya meruncing. Ukuran daun berkisar antara 11-23 cm x 5-13 cm. Gagang daun berwarna hijau dengan panjang 2,5-5,5 cm.

Buah berbentuk lonjong/panjang seperti telur, berukuran 5-7 cm, dan berwarna hijau kecoklatan. Kulit buah seringkali kasar di bagian pangkal. Buah tersebut memiliki biji tunggal (monokotil).

Batang dapat mencapai tinggi 27 m dengan diameter hingga 70 cm. Kulit kayunya berwarna coklat gelap hingga hitam. Akar berbentuk tunjang.

Akar ini tumbuh dari percabangan bagian bawah sehingga muncul di udara.

Bunga menempel pada gagang, berkelompok 4-8 buah. Dauh mahkota setiap bunga berjumlah 4, berwarna putih, dan berambut. Kelopak bunga berwarna kuning pucat dan berjumlah 4 helai.

Adapun, manfaat ekologi dari Rhizophora mucronata antara lain:

  • Menghasilkan O2 dan menyerap emisi CO2
  • Akarnya memperkuat struktur tanah di daerah pesisir sehingga mencegah penurunan muka tanah dan eros
  • Memecah ombak, mengurangi abrasi, dan mengurangi dampak tsunami
  • Buahnya menjadi sumber makanan bagi hewan mangrove seperti monyet, bekantan, kepiting bakau, dan burung
  • Formasi pohon menjadi habitat tempat berlindung hewan air seperti kepiting bakau, udang, burung, dan ikan

Sementara itu, potensi manfaat ekonominya seperti:

  • Kayu digunakan untuk kayu bakar dan mebel,
  • Tanin dari kayu dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami,
  • Daun dapat diolah menjadi keripik,
  • Memperbaiki ekosistem tambak udang dan ikan dengan menghasilkan fitoplankton dan zooplankton.

Program CSR Bersama LindungiHutan, Wujudkan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dengan Mudah

Bersama LindungiHutan aksi penghijauan kini makin mudah, transparan, dan berkelanjutan dari mana saja. Semua orang bisa mengambil peran nyata untuk hutan Indonesia sekarang juga! LindungiHutan hadir menjunjung tinggi nilai mudah, transparan, berkelanjutan, fleksibel, dan inklusif dalam upaya menghijaukan Indonesia dengan menanam pohon di berbagai daerah.

Bagi perusahaan yang ingin turut serta berkontribusi dalam upaya menghijaukan Indonesia bisa dengan mengikuti program Impact CSR. Impact CSR adalah program tanggung jawab sosial perusahaan di bidang lingkungan dan sosial yang bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi ekologi, ekonomi, dan sosial masyarakat sekitar hutan dan mitra penggerak LindungiHutan.

Baca juga: 338 Pohon dari TISOO untuk Pesisir Kota Semarang

Berikut 3 alasan mengapa perusahaan mesti menjalin kerja sama dengan LindungiHutan!

1. LindungiHutan telah menjalin kemitraan dengan 30+ kelompok tani hutan dan masyarakat lokal untuk memastikan kegiatan penghijauan berjalan secara lancar dan berdampak sosial.

2. Kami juga telah dipercaya 350+ brand dan perusahaan dari berbagai bidang usaha untuk membantu menjalankan program CSR berdampak sosial dan lingkungan di berbagai daerah.

3. Nilai yang kami junjung tinggi yaitu mudah, transparan, berkelanjutan, inklusif, dan fleksibel dalam menjalankan berbagai aktivitas operasional, program, dan implementasi pelaksanaan Impact CSR.

Ingin seperti Galeri 24 dalam menjalankan program CSR bersama LindungiHutan? Klik tombol di bawah ini!

Mari Berkolaborasi dengan LindungiHutan Membuat Dampak Baik Bagi Hutan dan Lingkungan

LindungiHutan adalah startup penggalangan dana yang bergerak di bidang konservasi dan lingkungan. Kami berhasil menanam lebih dari 600.000 pohon dan menjalin kerja sama dengan 400+ mitra hijau.

Ana Salsabila adalah Junior SEO Content Writer di LindungiHutan yang berpengalaman dalam penulisan artikel tentang lingkungan dan kehutanan.

Sedekah Pohon LindungiHutan