Hutanpedia
Penghijauan Adalah: Pengertian, Manfaat, dan Contoh Kegiatannya
Sebagai upaya pelestarian lingkungan, ada banyak cara maupun langkah yang bisa kita lakukan guna menjaga agar kondisi bumi kita tetap hijau dan layak dihuni. Salah satu cara tersebut adalah dengan melakukan penghijauan. Bisa dibilang upaya pelestarian lingkungan ini cukup sederhana, sehingga semua orang sangat mungkin untuk melakukannya.
Memangnya, apa yang dimaksud dengan penghijaun? Lalu, apa saja contoh kegiatan penghijauan yang bisa kita lakukan? Jika sudah melakukannya, apa manfaatnya? Temukan jawaban pertanyaan tersebut dalam artikel berikut!
Daftar Isi
Apa yang Dimaksud dengan Penghijauan?
Sebagaimana namanya, penghijauan adalah kegiatan atau aktivitas pemulihan, pemeliharaan, serta peningkatan kembali kondisi lahan supaya dapat bermanfaat secara optimal sesuai dengan fungsinya.
Peningkatan kondisi lahan tersebut dapat dilakukan salah satunya dengan menanam pohon. Hal tersebut umum dilakukan sebagai respon terhadap kondisi lingkungan yang memburuk, sehingga perlu dilakukan penanaman guna ‘menghijaukan’ kembali.
Berikut pengertian penghijauan menurut berbagai ahli dan sumber:
Manan (1976)
Suatu usaha menanami lahan-lahan kritis, baik segi hidrologis, fisik, teknis, maupun sosial ekonomi, dengan jenis tanaman tahunan atau rerumputan, serta pembuatan-pembuatan bangunan pencegah erosi tanah di areal yang tidak termasuk areal hutan negara.
Nazaruddin (1994)
Usaha penataan lingkungan dengan menggunakan tanaman sebagai materi pokoknya. Dari tanaman tersebut dapat diambil banyak manfaat sehingga penghijauan kota dapat diartikan sebagai suatu usaha dalam menanggulangi berbagai penurunan kualitas lingkungan.
Kelvin (2008)
Penghijauan adalah salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis lingkungan. Dalam arti luas kegiatan ini mencakup segala daya untuk memulihkan, memelihara, dan, meningkatkan kondisi lahan agar dapat berproduksi dan berfungsi secara optimal, baik sebagai pengatur tata air atau pelindung lingkungan.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Tahun 2021
Kegiatan untuk memulihkan dan meningkatkan daya dukung lahan di luar kawasan hutan untuk mengembalikan fungsi lahan. Sedangkan penghijauan lingkungan adalah penanaman pohon di luar kawasan hutan untuk meningkatkan kualitas lingkungan pada areal fasilitas sosial/umum, ruang terbuka hijau, jalur hijau, permukiman, dan taman.
Baca juga: 10+ Manfaat Menanam Pohon untuk Lingkungan dan Manusia

Apa Saja Contoh Kegiatan Penghijauan
Ada banyak cara dan bentuk penghijauan yang bisa kita lakukan secara mudah dan sederhana.
Cara-cara tersebut bahkan bisa kita terapkan di halaman rumah, taman kota, dan lingkungan sekitar kita. Alhasil, dari lingkungan terdekat pun kita tetap bisa melakukannya. Lantas, apa yang bisa kita lakukan?
1. Membuat Kampanye Alam dan Ikut Berdonasi di LindungiHutan
Saat ini, kita semua bisa dengan mudah ikut berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. Melalui website LindungiHutan, siapapun bisa membuat kampanye alamnya sendiri dan mengajak orang lain ikut membantu penghijauan di berbagai daerah di Indonesia.
Selain itu, kita juga bisa ikut dalam donasi pohon dengan harga yang terjangkau pada halaman kampanye alam yang sedang berlangsung.
2. Menanam Tanaman di Pot
Contoh kegiatan penghijauan satu ini mungkin salah satu yang paling mudah untuk dilakukan semua orang. Sebab, tempat tumbuh tanaman yang fleksibel adalah pot karena tidak akan banyak memakan tempat dan lebih praktis.
Selain itu pot juga biasanya berukuran kecil, sehingga setiap sudut atau tempat yang kosong bisa diisi dengan tanaman. Guna memilih tanaman penghijauan dalam pot gunakan kriteria berikut ini:
- Hindari penggunaan tanaman penghijauan yang berbahaya bagi manusia, apalagi jika tanaman diletakkan di jalan umum.
- Tanaman pot yang diletakkan di jalan umum ada baiknya bila yang berbunga dan daunnya indah sehingga sedap dipandang mata.
- Jika pot tanaman akan diletakkan di dalam rumah, kantor, atau tempat yang relatif aman maka bisa memilih tanaman yang mahal atau eksklusif.
3. Membuat Taman
Fungsi taman dalam sebuah lingkungan selain sebagai tempat beristirahat juga bisa berfungsi sebagai penghasil oksigen. Jadi, keberadaaan taman bukan hanya untuk pelengkap estetik sebuah lingkungan saja, melainkan juga memiliki fungsi ekologis. Dengan adanya taman, lingkungan pun akan terasa segar dan membuat betah penghuni sekitar.
4. Taman Vertikal untuk Rumah
Nah, kalau kondisi rumah tidak memungkinkan untuk dibuat taman karena lahan yang sempit, sebagai alternatifnya bisa dengan membuat taman vertikal. Taman vertikal atau taman tegak adalah tanaman dan elemen taman yang disusun sedemikian rupa pada bidang tegak lurus atau mendekati tegak lurus sebagai taman.
Tanaman disusun dalam media tanam tertentu secara permanen sehingga tanaman bisa hidup dan tumbuh secara optimal dalam jangka waktu yang cukup lama pada bidang vertikal. Konsep taman vertikal cocok diterapkan di tempat yang terbatas di mana bentuk taman seperti umumnya tidak bisa dibuat.
5. Menanam Pohon Pelindung
Keberadaan pohon pelindung di halaman rumah akan membuat lingkungan terasa sejuk, rindang, sekaligus indah. Selain itu, beberapa pohon pelindung misalkan pohon angsana juga efektif sebagai penyerap karbon yang artinya kondisi udara lingkunganmu akan menjadi segar dan akan mendapat pasokan oksigen melimpah.
Apa Saja Manfaat Penghijauan?
Upaya penghijauan yang dilakukan tentu memiliki banyak manfaat bagi lingkungan ataupun manusia. Manfaat tersebut antara lain sebagai berikut:
1. Manfaat Estetika
Manfaat estetika atau keindahan dapat diperoleh dari tanaman-tanaman yang sengaja ditata sehingga tampak menonjol keindahannya. Warna hijau dan aneka bentuk dedaunan serta bentuk tajuk berpadu menjadi suatu pemandangan yang menyejukkan.
2. Manfaat Orologis
Manfaat penghijauan satu ini penting guna mengurangi tingkat kerusakan, tanah, terutama longsor, dan menyangga kestabilan tanah. Pepohonan yang tumbuh di atas tanah akan mengurangi erosi. Perpaduan antara tanah dan tanaman merupakan kesatuan yang saling memberi manfaat.
3. Manfaat Hidrologis
Daerah hijau akan menjadi sangat penting sebagai daerah persediaan air karena struktur akar tanaman mampu menyerap kelebihan air apabila turun hujan sehingga tidak mengalir dengan sia-sia tetapi dapat diserap oleh tanah. Hal ini dapat mendukung daur alami air tanah sehingga dapat menguntungkan kehidupan manusia.
4. Manfaat Klimatologis
Iklim yang sehat dan normal penting untuk keselarasan hidup manusia. Keberadaan tanaman dapat menunjang faktor-faktor iklim tersebut. Efek rumah kaca akan dikurangi oleh banyaknya tanaman dalam suatu daerah. Bahkan adanya tanaman akan menambah kesejukan maupun kenyamanan lingkungan.
5. Manfaat protektif
Pohon dapat menjadi pelindung dari teriknya sinar matahari di siang hari sehingga manusia memperoleh keteduhan dari teriknya sinar matahari. Pohon juga dapat menjadi pelindung dari terpaan angin kencang dan peredam suara kebisingan.
Itulah penjelasan mengenai penghijauan mulai dari pengertian, bentuk, hingga manfaatnya.
Harapannya, akan tumbuh kesadaran kolektif mengenai pentingnya keberadaan pohon yang mana akan membuat bumi kita makin hijau dan sehat selalu!
Baca juga: 10+ Manfaat Reboisasi dan Penghgijauan untuk Manusia dan Alam
LindungiHutan Menanam Lebih Dari 800 RIBU Pohon di 50 Lokasi Penanaman Bersama 500+ Brand dan Perusahaaan
FAQ
Apa saja kegiatan penghijauan?
Penanaman pohon, reforestasi, penghijauan lahan kritis, pembuatan taman kota, rehabilitasi hutan mangrove, pemeliharaan dan perawatan pohon, serta edukasi dan kampanye lingkungan
Apa saja contoh tanaman penghijauan?
Pohon mahoni, trembesi, ketapang, akasia, sengon, karet, mangrove, cemara, jati, dan angsana.
Apa manfaat dari kegiatan penghijauan?
Bermanfaat untuk meningkatkan kualitas udara, mengurangi erosi tanah, menjaga ekosistem, dan mengurangi risiko banjir.
