Pendukung
Donasi Pohon Alicia, Sebuah Bentuk Cinta untuk Bumi
Donasi pohon Alicia di tengah hiruk pikuk Denpasar Barat menjadi benih harapan yang ia tanam dengan caranya sendiri.
Sejak 2015, perempuan bernama lengkap Alicia Viriya Novinta Dhini S ini telah berdonasi lebih dari lima kali melalui LindungiHutan, sebuah langkah sunyi namun penuh arti dalam menjaga bumi yang kian rapuh.
Daftar Isi
Menanam Tanggung Jawab Lewat Aksi Nyata
Motivasi awal donasi pohon Alicia adalah kesadaran akan pentingnya bertanggung jawab atas perilaku pribadi terhadap lingkungan. Ia menyadari bahwa menjaga bumi bukanlah tugas orang lain, tetapi kewajiban bersama, dimulai dari dirinya sendiri.
Sebagai seorang pendidik yang dekat dengan generasi muda, Alicia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi contoh.
Ia kerap mengaitkan topik lingkungan dalam pembelajaran, mendorong siswanya untuk turut ambil bagian dalam gerakan peduli bumi. Maka dari itu, donasi pohon Alicia bukan hanya tindakan pribadi, tapi juga bagian dari edukasi.
Berbekal semangat itu, Alicia menjatuhkan pilihan pada LindungiHutan. Akses informasi yang mudah dan transparansi platform membuat donasi pohon Alicia semakin mantap dilakukan secara berkala. “Safety and trust,” ujarnya singkat namun dalam.
Selain menjadi inspirasi bagi siswanya, Alicia juga aktif berbagi cerita pengalamannya berdonasi di media sosial. Ia percaya bahwa edukasi tak hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga lewat jejaring digital yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Setiap unggahan mengenai donasi pohon Alicia diharapkan bisa mengetuk hati lebih banyak orang untuk berbuat hal serupa. Ia juga memiliki perhatian yang cukup mendalam mengenai makna bahwa pohon ada untuk kehidupan.
Baca Juga: Donasi Pohon Devi Siswani, untuk Bumi yang Kian Sunyi
Pohon untuk Udara, Pohon untuk Hidup
Keterlibatannya dalam kampanye penanaman pohon di Bali semakin menguatkan semangatnya.
Donasi pohon Alicia bukan hanya sebuah transfer dana, tapi bentuk cinta pada kehidupan. Ketika melihat murid-muridnya ikut serta menjadi relawan dan bersuka cita di lapangan, Alicia tahu bahwa aksinya berdampak lebih luas dari yang ia kira.
Di Bali, Alicia juga sempat terlibat dalam kegiatan penanaman mangrove, yang memberikan kesadaran baru bahwa hutan bukan hanya deretan pepohonan di darat, melainkan juga ekosistem pesisir.
Jenis-jenis pohon ini memiliki peran besar dalam menjaga garis pantai dan mengurangi dampak bencana alam. Donasi pohon Alicia pun kini kerap difokuskan pada lokasi-lokasi strategis yang memberi dampak ekologis signifikan.
Menurut laporan Badan Pusat Statistik 2023, Indonesia kehilangan lebih dari 600.000 hektare hutan setiap tahun. Deforestasi ini tidak hanya mengancam keanekaragaman hayati, tetapi juga mempercepat perubahan iklim.
Di sisi lain, pohon memiliki peran vital dalam menyerap emisi karbon dan menghasilkan oksigen. Maka tak heran, donasi pohon Alicia menjadi bagian penting dalam kontribusi menghadapi krisis iklim.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications (2020) juga menyebutkan bahwa penanaman kembali hutan secara global dapat menyerap hingga 205 gigaton karbon, menjadikannya salah satu solusi paling efektif dalam mitigasi perubahan iklim.
Satu Klik untuk Sebuah Perubahan
“Tinggal pencet doang. Ga nyampe 5 menit. Lebih mahal kuota daripada bibit pohon,” begitu kata Alicia ketika mengajak teman-temannya ikut berdonasi.
Ia ingin menularkan kepedulian dengan cara yang ringan dan mudah. Baginya, setiap orang bisa ambil bagian menjaga alam, tak terkecuali lewat donasi pohon Alicia.
Dengan proses donasi yang mudah dan cepat, LindungiHutan memberi ruang bagi siapa pun untuk turut menjaga bumi.
Dalam waktu singkat, setiap kontribusi bisa mengubah arah masa depan. Tak heran, banyak orang mulai menyadari bahwa solusi tidak selalu besar, bahkan langkah kecil seperti donasi pohon Alicia pun sangat berarti.
Setiap kali berdonasi, donasi pohon Alicia menghadirkan kombinasi rasa lega, damai, dan tanggung jawab. Ia tahu, meski pohon itu tak langsung ia lihat tumbuh, ada kehidupan yang sedang dipupuk, baik untuk Bumi maupun dirinya sendiri.
Baca Juga: Kampanye LindungiHutan di Kepulauan Seribu Rangkul Ratusan Donatur
Harapan Akan Masa Depan yang Rimbun
Donasi pohon Alicia tidak berhenti di satu waktu. Ia terus berharap, meski mungkin ia tak melihat hasilnya kini, kontribusinya akan tetap hidup dalam jejak pepohonan yang tumbuh tinggi. “Usaha dulu dan terus lakukan. Bisa kembali rimbun atau tidak, yang penting kita turut berkontribusi atas upaya,” tuturnya.
Lewat langkah-langkah kecil seperti donasi pohon Alicia, masa depan Indonesia yang lebih hijau bukanlah sekadar impian. Ia percaya, jika satu orang bisa menanam satu pohon, maka jutaan orang bisa menanam hutan.
Semoga, gerakan kecil ini terus bergulir dan membesar, menjadi gerakan kolektif yang membawa perubahan nyata bagi bumi dan generasi mendatang.
Tanam Harapan, Donasi Pohon Mulai 20 Ribu di LindungiHutan
