Powered by ProofFactor - Social Proof Notifications

Hutan Hujan Tropis: Pengertian, Ciri-ciri dan Manfaatnya

Walaupun kurang dari 2% dari luasan hutan dunia, hutan hujan tropis menjadi tempat tinggal dan habitat hampir 50% spesies yang dikenal. Lalu apa saja ciri dan manfaat hutan ini? Temukan penjelasannya pada pembahasan berikut
Pengertian hutan hujan tropis, ciri-ciri dan karakteristik, serta manfaat hutan hujan tropika bagi manusia.

Hutan hujan tropis adalah salah satu jenis hutan hujan yang terletak pada 23.5° lintang utara (LU) dan 23.5° lintang selatan (LS). Hutan ini terletak di garis ekuator sehingga memiliki temperatur yang hangat serta terpapar sinar matahari nyaris sepanjang tahun.

Hutan hujan tropis memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi.

Keadaan hutan hujan tropis termasuk kategori hutan dengan keadaan iklim yang selalu basah, tanah kering di daratan, dan selalu hijau.

Biasanya, lapis pertama hutan ini berisi pepohonan dengan tajuk tidak berurutan dengan sedikit susunan cabang. Lalu, lapis berikutnya adalah kanopi utama yang terdiri dari berbagai jenis pohon ramping dengan ketinggian berkisar 30-40 meter.

Walaupun hanya menutup sekitar 2% permukaan bumi, hutan hujan tropis memiliki hampir 50% spesies flora dan fauna yang ada di bumi.

Dengan ekosistem yang kompleks, hutan ini dapat membuat struktur yang unik dari bagian tanah hingga ke bagian paling atas dari pohon yang sangat tinggi.

Baca juga: 9 Dampak Kerusakan Hutan bagi Manusia dan Lingkungan

Orangutan bergelantungan di dahan pohon dan tinggal di hutan hujan tropis Indonesia.
Orangutan merupakan salah satu spesies endemik dan terancam punah yang tinggal di kawasan hutan hujan tropis Sumatra dan Kalimantan.

Ciri-ciri dan Karakteristik Hutan Hujan Tropis

Karakteristik dan ciri utama hutan hujan tropis adalah hutan jenis ini memiliki curah hujan tinggi dengan kisaran 200-225 mm per tahun. Terlebih lagi, sinar matahari senantiasa terus-menerus sepanjang tahun karena letak hutan hujan ini di kawasan tropis.

Selain itu, hutan hujan tropis dapat kita kenali dengan ciri-ciri berikut:

1. Hutan Hujan Tropis Mempunyai Kelembapan Udara yang Tinggi

Tingkat curah hujan tahunan yang tinggi membuat kondisi kelembapan udara di hutan ini relatif tinggi. Hujan yang melimpah di hutan hujan tropis tidak hanya sementara, sebagian air hujan ditampung oleh tanah dan akar tanaman.

Kondisi ini menimbulkan penguapan lantai hutan yang basah karena sinar matahari yang berlangsung sepanjang tahun.

Terlebih lagi, vegetasi yang rapat membuat uap air terperangkap di daun dan batang-batang pepohonan.

2. Mengandung Genangan Air

Ciri selanjutnya dari hutan hujan tropis yaitu genangan di lantai hutan. Saat musim hujan tiba, tanah akan menyerap air hujan dan membentuk genangan yang terdapat biota di dalamnya.

Fenomena tersebut dapat dengan mudah kita amati setelah hujan turun membasahi tanah di kawasan hutan hujan ini.

3. Hutan Hujan Tropis Memiliki Pohon yang Tinggi dan Lebat

Sinar matahari yang berlangsung sepanjang tahun, curah hujan yang relatif tinggi dan kelembapan udara yang optimal menjadikan hutan hujan di wilayah tropis tempat ideal untuk pepohonan bertumbuh. Tinggi pohon yang mendiami kawasan hutan tropika dapat mencapai 50 meter.

Selain itu, flora yang tumbuh di area hutan tersebut mempunyai tajuk-tajuk yang lebar dan luas. Kanopi yang lebat di hutan hujan sering menjadi tempat singgah dan bernaung burung-burung, primata dan hewan-hewan lain.

Baca juga: 9 Jenis Hutan di Indonesia Lengkap dengan Ciri-cirinya

4. Vegetasi Berlapis Menjadi Karakteristik Hutan Hujan Tropika

Ciri dan kekhasan hutan hujan tropis lainnya yaitu hutan ini memiliki vegetasi tanaman yang berlapis. Vegetasi di hutan hujan tropis memiliki beberapa tingkatan dari strata A hingga E.

Tingkat A terdiri atas pohon dengan ketinggian lebih dari 30 meter. Lalu strata B terdiri dari pohon-pohon yang mempunyai banyak cabang dan saling bersinggungan.

Pada tingkatan C di kawasan hutan hujan tropis tersusun atas pohon dengan ketinggian antara 4 hingga 20 meter dan memiliki banyak ranting yang membentuk tajuk pohon sangat rapat.

Di tingkatan D berisi beragam jenis tanaman herba, palem, dan paku-pakuan besar. Sedangkan tingkatan E berisi tanaman pendek yang berperan untuk penutup lantai hutan seperti lumut, jamur, dan jenis perdu.

5. Cepat Beregenerasi Terhadap Kerusakan yang Dialami

Keunikan dan ciri hutan hujan tropika yaitu memiliki kemampuan untuk “memperbaiki diri” terhadap beberapa jenis kerusakan di area hutan seperti pohon tumbang karena terjangan angin.

Saat pohon tumbang, tajuk akan terbuka dan sinar matahari dapat mencapai lantai dasar hutan. Kondisi seperti ini akan memengaruhi pertumbuhan berbagai semak, tunas, dan anak pohon.

Baca juga: Pengertian Penginderaan Jauh dan Manfaat Inderaja di Berbagai Bidang

Manfaat Hutan Hujan Tropika yang Jarang Kita Ketahui

Hutan hujan tropis mempunyai peranan yang signifikan bagi keberlangsungan hidup di bumi. Selain menghasilkan oksigen dan menyerap berbagai gas rumah kaca, hutan hujan tropika menjadi rumah bagi lebih dari setengah spesies di dunia.

Terlebih lagi, masih banyak manfaat hutan hujan tropis bagi kehidupan kita antara lain yaitu:

1. Menyuplai 25-30% Oksigen Dunia

Hutan hujan tropis mampu memproduksi oksigen sebanyak 25-30% dari perputaran oksigen dunia. Kondisi di hutan yang lebat dan vegetasi yang rapat dapat menghasilkan oksigen tinggi melalui fotosintesis dari berbagai jenis tumbuhan yang hidup di dalamnya.

2. Menyimpan Milyaran Ton Karbon

Karbon dioksida (CO2) merupakan salah satu gas rumah kaca yang berperan dalam pemanasan global dan perubahan iklim. Dalam proses fotosintesis, tanaman yang hidup di hutan selain menghasilkan oksigen juga menyerap karbon dioksida.

Hutan tropis diperkirakan mampu menyimpan 229-247 milyar ton emisi karbon.

3. Menjaga Kestabilan Iklim dan Pola Cuaca

Kerapatan dan kelembapan udara di hutan hujan tropis mampu menghambat perubahan iklim yang terus mengancam bumi. Kanopi yang lebat juga dapat mendinginkan area di sekitar hutan serta melindungi penguapan air tanah yang berlebihan karena sinar matahari terpantulkan dari daun-daun pohon.

4. Menjadi Habitat dan Tempat Tinggal Beragam Spesies

Meskipun luas hutan hujan tropis hanya sekitar 2% dari seluruh hutan dunia, tapi flora dan fauna yang tinggal dan menempati hutan ini mencapai setengah dari keseluruhan spesies dunia.

Selain kondisi kelembapan yang optimal, ketersediaan hujan dan sinar matahari sepanjang tahun mampu menjadikan hutan hujan tropika wilayah yang nyaman dan optimal untuk hidup.

5. Mencegah Banjir, Erosi dan Longsor

Fungsi dan peranan penting tumbuhan di hutan yaitu mampu menahan air hujan agar meresap ke dalam tanah. Apabila air hujan tidak mampu ditahan dan diserap, erosi tanah terus menerus dapat mengakibatkan lapisan berkurang.

Lalu, akar pepohonan yang kuat dapat menjaga stabilitas tanah dan pasokan air tanah agar tidak menjadi bencana berupa banjir dan longsor.

Baca juga: 5 Jenis Adaptasi Morfologi pada Tumbuhan untuk Menyesuaikan dengan Lingkungannya

FAQ

Apa itu Hutan Hujan Tropis?

Hutan hujan tropis adalah jenis hutan hujan yang berada di kawasan iklim tropis yaitu 23.5° lintang utara (LU) dan 23.5° lintang selatan (LS). Contoh hutan hujan tropis di Indonesia yaitu hutan-hutan pulau Kalimantan.

Apa Ciri-ciri Hutan Hujan Tropis?

Karakteristik penting hutan hujan tropis yaitu 1) memiliki curah hujan tinggi, 2) sinar matahari sepanjang tahun dan 3) vegetasi yang bertingkat-tingkat. Penjelasan lengkap terkait ciri-ciri hutan hujan tropika telah kita ulas di artikel ini.