Connect with us

Lingkungan

Yuk, Kenalan Lebih Dekat Dengan Sustainability Accounting!

Logo LindungiHutan

Published

on

Sustainability accounting adalah

Tahukah Anda? Kalau pergeseran paradigma dalam dunia bisnis telah terjadi? Isu keberlanjutan bukan lagi menjadi pilihan, melainkan sebuah keharusan. Perusahaan tidak hanya menekankan pada kinerja keuangan saja, tetapi juga kinerja keberlanjutan. 

Artikel ini akan mengupas tuntas konsep sustainability accounting, sebuah alat yang dapat membantu perusahaan mengukur dan melaporkan dampak bisnis terhadap lingkungan dan sosial, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang. Yuk, cari lebih lanjut pembahasannya di bawah!

Apakah Yang Dimaksud Sustainability Accounting?

Akuntansi berkelanjutan atau Sustainability Accounting adalah sistem yang digunakan untuk menilai kinerja non-keuangan suatu perusahaan atau organisasi. Sustainability accounting adalah proses yang melibatkan pengukuran, penghitungan, dan pelaporan dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi suatu organisasi berdasarkan informasi terkait keberlanjutan yang dikembangkan (LPC. 2023)

Singkatnya akuntansi keberlanjutan mencakup pengukuran kuantitatif terhadap dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi dari aktivitas, produk, dan layanan korporasi sesuai dengan Sustainability Accounting Standards Board (SASB) (LPC. 2023). Sustainability Accounting Standards Board sendiri adalah lembaga nirlaba yang berdedikasi dalam mengembangkan kerangka kerja pelaporan yang konsisten untuk isu-isu keberlanjutan (Bromberg, Michael. 2023)

Berdasarkan definisi tersebut, terdapat tiga dimensi utama berkelanjutan. Setiap dimensi berfokus pada subset yang berbeda, antara lain (Khairin. 2021):

📘 GRATIS! Panduan Lengkap Sustainable Finance & Green Taxonomy ♻️

Pahami peran keuangan berkelanjutan dalam membangun ekonomi hijau. Download ebook GRATIS sekarang!

Baca juga: Apa Itu ESG Investing? Bagaimana Cara Kerjanya?

Faktor LingkunganSosialKeuangan
1. Energi
2. Air
3. Gas-gas rumah kaca
4. Emisi
5. limbah non B3
6. Mendaur ulang
7. Pengemasan
1. Investasi komunitas
2. Kondisi kerja
3. HAM dan perdagangan
4. Kebijakan publik
5. Perbedaan keamanan
6. Anti korupsi

1.Akuntabilitas/transparansi
2. Tata kelola perusahaan
3. Nilai stakeholder
4. Performa ekonomi
5. Kinerja keuangan

Sustainability accounting adalah

Manfaat Sustainability Accounting Bagi Perusahaan Keuangan

Akuntansi berkelanjutan menyediakan alat yang ampuh bagi perusahaan untuk meningkatkan kinerja finansial mereka. Perusahaan yang berkomitmen pada keberlanjutan tidak hanya melihat keuntungan langsung tetapi juga nilai jangka panjang yang mempertimbangkan isu lingkungan dan sosial. 

Akuntansi berkelanjutan dapat digunakan untuk:

  • Mengumpulkan informasi tentang pengeluaran yang terkait dengan lingkungan dan sosial dan menghubungkannya dengan manfaat finansial
  • Menunjukkan bagaimana biaya eksternal lingkungan dan sosial dapat menurun seiring berjalannya waktu dengan komitmen terhadap keberlanjutan
  • Menyorot risiko sosial dan lingkungan yang berkaitan dengan kinerja keuangan dan manajemen risiko bantuan
  • Mendorong kemitraan antara pemangku kepentingan perusahaan

Baca juga: Apa Itu Impact Report? Berikut Solusi untuk Perusahaan Anda

Implementasi Sustainability Accounting

Dalam praktiknya, akuntansi berkelanjutan dilakukan melalui berbagai indikator yang disesuaikan dengan konteks dan tujuan perusahaan. Beberapa indikator yang umum digunakan antara lain:

  • Konsumsi Energi dan Air
  • Emisi Gas Rumah Kaca dan Polutan
  • Produksi Limbah dan Tingkat Daur Ulang
  • Dampak terhadap Keanekaragaman Hayati
  • Kepuasan Karyawan dan Masyarakat
  • Kepatuhan terhadap Peraturan Lingkungan dan Sosial

Selain indikator umum yang disebutkan, perusahaan juga bisa membuat indikator khusus yang disesuaikan dengan kondisi dan tujuan perusahaan. Namun, dengan catatan harus mengikuti standar pelaporan organisasi Sustainability Accounting Standards Board. 

Sebagai contoh di Indonesia, PT Garuda Indonesia telah mengimplementasikan akuntansi berkelanjutan secara komprehensif.  Mereka mengukur kinerja keberlanjutan dari berbagai aspek, mulai dari lingkungan (misal: konsumsi energi, emisi gas rumah kaca) hingga sosial (misal: keselamatan kerja, keberagaman) dan ekonomi (misal: profitabilitas, efisiensi).

Apa Itu SASB Standard?

Sustainability Accounting atau akuntansi berkelanjutan semakin penting dalam pelaporan bisnis, salah satunya dengan menggunakan SASB (Sustainability Accounting Standards Board).

SASB dirancang untuk membantu perusahaan mengidentifikasi dan mengungkap isu keberlanjutan yang paling relevan bagi investor di 77 industri, dengan pendekatan berbasis materialitas finansial yang membedakannya dari GRI yang lebih luas cakupannya.

SASB berfokus pada standar spesifik industri, memungkinkan perusahaan melaporkan dampak keberlanjutan yang langsung berpengaruh terhadap kinerja keuangan dan risiko bisnis. Misalnya, dalam sektor professional services, aspek data security menjadi perhatian utama, sementara workforce diversity lebih relevan untuk commercial services.

Framework SASB memiliki empat elemen utama:

  • Materialitas Finansial – Menyoroti isu ESG yang berdampak langsung pada keuangan perusahaan
  • Standar Khusus Industri – Memberikan 77 panduan spesifik sesuai sektor bisnis
  • Fokus Investor – Menyediakan informasi ESG yang penting bagi penyedia modal
  • Kompatibilitas Global – Dapat digunakan bersama dengan standar lain seperti GRI, dengan penekanan pada keterkaitan keberlanjutan dan finansial

Baca juga: Simak Cerita Kolaborasi BCA Syariah Bersama LindungiHutan, Bantu Wujudkan Komitmen Aspek Environment ESG Perusahaan

Perusahaan Anda juga bisa memulai inisiatif lingkungan dengan melakukan perhitungan emisi melalui kalkulator jejak karbon Imbangi. Bukan hanya menghitung, Anda juga bisa melakukan penanaman pohon untuk men-offset emisi tersebut.

LindungiHutan Menanam Lebih Dari 900 RIBU Pohon di 30+ Lokasi Penanaman Bersama 500+ Brand dan Perusahaan

Apa yang Kami Lakukan?
Hubungi Kami!