Mitra Hijau
Testimoni AsetKu: Kolaborasi Bersama LindungiHutan, Tanam 1.000 Mangrove di Pulau Pari
Sebagai bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), AsetKu memperkenalkan kampanye bertema “A Year Older, A Forest Richer: AsetKu 1000 Mangrove Tree Planting”. Program ini dirancang untuk mengatasi permasalahan abrasi dan banjir rob yang berpotensi merugikan masyarakat serta ekosistem di wilayah pesisir Indonesia.
Pada 28 Oktober 2023, AsetKu mengimplementasikan penanaman 1.000 pohon mangrove di Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi strategis antara 55 karyawan AsetKu, tim LindungiHutan, dan Kelompok Forum Peduli Pulau Pari.
Inisiatif ini tidak hanya memperkuat ekosistem pantai, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan bagi lingkungan serta mendukung kesejahteraan masyarakat setempat.
Daftar Isi
Komitmen CSR Berdampak dan Berkelanjutan dari AsetKu
Sebagai perusahaan Fintech Peer-to-Peer Lending yang berbasis di Jakarta, AsetKu menunjukkan dedikasi nyata dalam pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahan (CSR). Setiap tahunnya, AsetKu secara konsisten menjalankan inisiatif CSR yang memungkinkan karyawannya terlibat langsung dalam aktivitas di lapangan.

Dalam memilih program CSR, AsetKu memiliki fokus pada proyek-proyek yang berkelanjutan dan memberikan dampak jangka panjang. Pendekatan ini memastikan bahwa kegiatan CSR tidak sekadar bersifat sementara, tetapi dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi lingkungan maupun komunitas yang menjadi targetnya.

Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan CSR, AsetKu juga memperoleh wawasan baru terkait kondisi sosial dan lingkungan, seperti memahami kerentanan wilayah pesisir Jakarta terhadap abrasi. Penemuan ini membuka peluang untuk berkontribusi lebih jauh dalam menciptakan solusi yang relevan dan berdampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Mengapa Memilih LindungiHutan?
Sejak tahun 2023, AsetKu menjalin kolaborasi bersama LindungiHutan. Kolaborasi hadir setelah berbagai pertimbangan dari pihak AsetKu, yang ingin memastikan bahwa setiap mitra yang dipilih mampu memberikan layanan terbaik dan memiliki visi yang sejalan dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan.
“Kita juga di Asetku lumayan picky sebenarnya, untuk memilih vendor lumayan selektif gitu ya dan dalam bentuk vendornya, kegiatannya, dalam melaksanakan program, kenapa selektif karena ada beberapa kriteria yang memang kita cari dalam kegiatan CSR” ujar Belina Ekandini, Brand and Marketing Manager AsetKu.
Pendekatan selektif AsetKu mencakup penilaian terhadap kapabilitas vendor serta relevansi kegiatan yang mereka tawarkan. Dalam hal ini, LindungiHutan berhasil memenuhi standar yang ditetapkan, terutama dalam mengintegrasikan program-program yang tidak hanya berdampak langsung tetapi juga berkelanjutan.
Kolaborasi AsetKu dengan LindungiHutan berawal dari kebutuhan untuk menemukan mitra yang dapat mendukung program penanaman pohon secara profesional. AsetKu menemukan bahwa LindungiHutan menawarkan program-program yang relevan dengan kebutuhan mereka.
“Waktu itu emang kepikiran untuk opsi kegiatan CSR-nya ya menanam pohon, nah di situ ketemulah sama LindungiHutan, di mana memang banyak sekali program-programnya kita tektokannya juga lumayan fast response, everything is a properly arranged, sampai kita akhirnya kerja sama lah gitu ya, waktu itu sih aku cari-cari di Google, terus aku kontak kan ya, terus aku lihat kreditnya, portofolionya, sudah bekerja sama dengan siapa aja? Proyeknya ada di mana aja dan sebagainya,” terang Belina.
Baca juga: Prosesnya Cepet, Cukup 2 Minggu! Pengalaman Kolaborasi National Label dengan LindungiHutan
Pengalaman di Lapangan Bersama LindungiHutan
Selama kegiatan di lapangan, AsetKu merasakan layanan yang sangat terorganisir dari tim LindungiHutan. Kami memang berkomitmen untuk mempersiapkan semua kebutuhan dengan baik, well prepared.

“Apalagi waktu di sana kita full dibantu sama tim LindungiHutan dari kedatangan sampai di sana, sampai acara selesai memang dibantu full sama tim LindungiHutan. Waktu itu kita janjian di Ancol. Nah, di sana kita sangat happy karena kita tuh kita juga ketemu dengan masyarakat-masyarakat di sana, jadi masyarakat-masyarakat di sana yang bantu kita untuk kaya menanamnya seperti apa kaya bantu gitulah, waktu itu Direktur kita turut hadir dan turut menanam bibit mangrove di bibir pantai” tambah Belina.

Kegiatan penanaman mangrove di Pulau Pari bukan hanya menjadi momen penting dalam kontribusi terhadap lingkungan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi tim AsetKu.

“Pengalamannya emang seru banget ya, jadi kita nyebur, namanya menanam di pinggir pantai itu kan harus nyebur nah di situ direktur aku, direktur utama, head-head itu semuanya ikutan nyebur di situ, dan dibantu sama orang lokal nih, terus juga pas sambil nanam juga airnya lama-lama makin pasang, seru juga ada yang menanam ada yang main air, seru banget,” cerita Belina.
Overall Nilai untuk LindungiHutan
“Sebenernya kan kalau bisa 10, ya 10, cuma kan there is always a improvement gitu ya, aku kasih 9,5,” tutur Belina.
Belina juga memberikan kesan lebih lanjut mengenai layanan yang diberikan oleh LindungiHutan selama kolaborasi/kerja sama berlangsung. Tentunya, kami ikut merasa senang apabila AsetKu merasa terbantu dengan kehadiran kami.
“Tapi overall, kegiatannya oke banget apalagi Mba-Mbanya juga fast response, baik-baik gitu ya, fasilitasnya oke banget, jadi kita waktu itu datang udah ngga pusing ngurusin banyak hal semua udah diurusin gitu lah tinggal jalan aja,” pungkas Belina.

