Bisnis Lestari
SASB Standards dan SASB Frameworks: Panduan Lengkap untuk Sustainability Report Perusahaan
Laporan keberlanjutan (sustainability report) menjadi elemen penting bagi perusahaan yang ingin menunjukkan komitmen terhadap praktik bisnis berkelanjutan. Perusahaan dapat menggunakan panduan dari Sustainability Accounting Standards Board atau SASB standards untuk mengidentifikasi risiko dan peluang keberlanjutan yang relevan dengan sektor bisnis mereka.
Mengapa SASB penting? Karena standar ini dirancang khusus untuk membantu perusahaan membuat laporan keberlanjutan yang tidak hanya relevan bagi pemangku kepentingan, tetapi juga memberikan nilai strategis bagi investor.
Bagi perusahaan yang ingin memulai atau menyempurnakan laporan keberlanjutannya, SASB menawarkan pendekatan yang terfokus dan strategis.
Mari kita pahami lebih dalam peran SASB dapat menjadi panduan utama untuk membangun keberlanjutan bisnis Anda.
Daftar Isi
- Apa itu SASB Standards dan SASB Frameworks?
- Komponen Utama dalam SASB Frameworks
- Perbedaan Antara GRI dan SASB Frameworks
- Impact Report LindungiHutan: Membantu Perusahaan Anda Melaporkan Inisiatif Berdampak dan Berkelanjutan
- LindungiHutan Menanam Lebih Dari 900 RIBU Pohon di 30+ Lokasi Penanaman Bersama 500+ Brand dan Perusahaan
Apa itu SASB Standards dan SASB Frameworks?
SASB (Sustainability Accounting Standards Board) adalah standar yang dirancang untuk membantu perusahaan mengidentifikasi dan menstandarisasi pengungkapan isu-isu keberlanjutan yang paling relevan bagi pengambilan keputusan investor di 77 industri. Pengukuran ini bersifat sektoral yang berbeda dengan GRI yang lebih menyeluruh.
SASB berfokus pada materialitas spesifik industri, sehingga memberikan panduan strategis yang terarah untuk perusahaan. Standar ini memungkinkan pelaporan yang relevan dengan kebutuhan investor dan pemangku kepentingan.
Fokus utama SASB adalah pada pendekatan berbasis data dan spesifikasi industri. Hal ini menjadikannya pilihan ideal untuk perusahaan yang ingin meningkatkan transparansi serta memahami risiko dan peluang keberlanjutan.
Dalam SASB standards keseluruhan sektor telah dikelompokkan seperti contoh untuk sektor professional services yang penting diperhatikan adalah data security, sementara workforce diversity dan engagement menjadi topik dalam comercial services.Â
🌟 Gratis! Panduan Praktis Implementasi ESG untuk Profesional B2B 📘
Optimalkan keberlanjutan bisnis Anda dengan strategi ESG yang relevan dan terarah. Download sekarang tanpa biaya!
Baca juga: Panduan Mudah Pelaksanaan CSR Lingkungan Perusahaan Anda
Komponen Utama dalam SASB Frameworks
Framework SASB mencakup beberapa elemen penting:
1. Fokus pada Materialitas Finansial
SASB menyoroti topik ESG yang berpotensi mempengaruhi kinerja finansial atau risiko perusahaan. Berbeda dari kerangka kerja lain, SASB mengaitkan keberlanjutan langsung dengan hasil finansial.
2. Standar Khusus Industri
SASB menyediakan 77 standar khusus yang disesuaikan dengan karakteristik setiap industri, memastikan panduan yang relevan. Sebaliknya, kerangka kerja lain cenderung menawarkan panduan umum lintas industri.
3. Perspektif Pengguna
Dirancang untuk memenuhi kebutuhan investor, SASB memberikan informasi penting untuk menilai risiko dan peluang ESG. Hal ini menjadikannya alat yang berfokus pada penyedia modal finansial.
4. Kompatibilitas dengan Kerangka Kerja Lain
SASB melengkapi kerangka global lain seperti GRI. Jika GRI menyoroti dampak sosial yang luas, SASB lebih menekankan materialitas finansial yang spesifik untuk setiap industri.
Baca juga: Jejak Langkah LindungiHutan untuk Keberlanjutan Bumi
Perbedaan Antara GRI dan SASB Frameworks
| Aspek | GRI Framework | SASB Framework |
| Pendekatan | Fokus pada dampak organisasi terhadap masyarakat dan lingkungan. | Fokus pada dampak keberlanjutan terhadap nilai perusahaan. |
| Konteks Materialitas | Menggunakan materialitas global. | Spesifik pada materialitas industri. |
| Audiens Utama | Pemangku kepentingan luas (masyarakat, LSM, pemerintah). | Investor dan pemangku kepentingan finansial. |
Impact Report LindungiHutan: Membantu Perusahaan Anda Melaporkan Inisiatif Berdampak dan Berkelanjutan
LindungiHutan menyediakan Impact Report yang dirancang untuk perusahaan yang menjalankan program CSR atau inisiatif keberlanjutan lainnya. Laporan ini mencakup data tentang laporan penanaman, pemetaan stakeholder, hingga pertingan SROI.
Dengan laporan ini, perusahaan dapat menunjukkan komitmen nyata terhadap keberlanjutan kepada pemangku kepentingan mereka.

Penerapan SASB standards dan SASB frameworks akan membantu perusahaan Anda membuat laporan keberlanjutan yang relevan, strategis, dan sesuai kebutuhan industri. Dengan dukungan seperti Impact Report dari LindungiHutan, perusahaan Anda dapat memperkuat komitmen terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan nilai perusahaan.
Baca juga: Apa Itu Impact Report? Berikut Solusi untuk Perusahaan Anda
