Kegiatan
4 Potret IndependenSea di Kepulauan Seribu dalam Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia 2025
Hari Kemerdekaan Indonesia 2025 tidak hanya identik dengan upacara dan perlombaan di darat. Di Kepulauan Seribu, IISMA Alumni Club memaknainya dengan aksi nyata melalui kegiatan IndependenSea: A Thousand Actions for Kepulauan Seribu.
Menggabungkan semangat Independence (kemerdekaan) dan Sea (laut), kegiatan ini mengajak peserta dari berbagai latar belakang untuk menjaga ekosistem laut. Fokus kegiatan adalah konservasi terumbu karang di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.
IndependenSea membawa isu keberlanjutan (SDGs), khususnya poin 13 (Perubahan Iklim), 14 (Ekosistem Laut), dan 17 (Kemitraan).
Melalui edukasi konservasi, penanaman, hingga pelepasan media rocklife terumbu karang, kegiatan ini menjadi cara kreatif merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia 2025.
LindungiHutan turut mengabarkan kisah positif ini agar menjangkau lebih banyak orang. Walau bukan penyelenggara, LindungiHutan percaya bahwa setiap aksi konservasi yang melibatkan masyarakat layak dibagikan untuk menginspirasi gerakan serupa.
Daftar Isi
4 Potret Kegiatan IndependenSea oleh IISMA Alumni Club di Hari Kemerdekaan Indonesia 2025
Berikut empat momen penting dari kegiatan IndependenSea pada 17 Agustus 2025 di Pulau Pramuka. Setiap kegiatan menjadi simbol kemerdekaan sekaligus pelestarian alam.
1. Sambutan dari Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Kepulauan Seribu
Setibanya di lokasi, IISMA Alumni Club disambut langsung oleh Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu, Ibu Sonti Pangaribuan. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi inisiatif para alumni atas penyelenggaraan acara ini.

Beliau juga berharap semangat menjaga lingkungan dan ekosistem dapat terus terjaga. Upaya ini bukan hanya untuk masyarakat, tetapi juga citra Indonesia di mata dunia.
2. Sosialisasi dan Edukasi Konservasi Laut
Kegiatan selanjutnya adalah sosialisasi dan edukasi konservasi laut yang dipandu oleh Smiling Coral Indonesia. Para alumni IISMA diajak memahami ekosistem terumbu karang dan kondisi terkini di Indonesia.

Materi yang dibahas meliputi apa itu terumbu karang, manfaat, siklus hidup, kondisi, potensi hingga dampak kerusakan terumbu karang. Penekanan utamanya adalah pentingnya pelestarian ekosistem laut bagi keberlanjutan bangsa.
3. Penanaman Terumbu Karang
Setelah sesi edukasi, para alumni IISMA menanam 35 baby corals pada media rocklife. Kegiatan ini dipandu langsung oleh tim Smiling Coral Indonesia.

Penanaman terumbu karang menjadi langkah nyata untuk memulihkan ekosistem laut. Aksi kecil ini diharapkan berdampak besar bagi kelestarian lingkungan.
Baca Juga: Menjaga Titipan Alam di Pulau Pramuka, Melihat dari Dekat Konservasi Coral dan Mangrove
4. Pelepasan Media Rocklife Terumbu Karang
Kegiatan terakhir adalah pelepasan media rocklife yang telah berisi 35 baby corals ke laut. Proses ini dilakukan bersama oleh IISMA Alumni Club.

Momen ini menjadi simbol bahwa Hari Kemerdekaan Indonesia 2025 juga berarti memulihkan ekosistem laut. Harapannya, media ini akan menciptakan habitat baru bagi ikan dan biota laut lainnya.
Melanjutkan Semangat Konservasi di Hari Kemerdekaan Indonesia 2025
IndependenSea membuktikan bahwa Hari Kemerdekaan Indonesia 2025 dapat dimaknai melalui aksi nyata untuk lingkungan. Dukungan hadir dari Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Abang None Kepulauan Seribu 2024.
Kolaborasi berbagai pihak, termasuk LindungiHutan, menunjukkan bahwa menjaga laut adalah tugas bersama. Sejalan dengan misi LindungiHutan, aksi ini menjadi inspirasi untuk melestarikan pesisir.
Sebagai informasi, Pulau Pramuka merupakan salah satu lokasi rekanan LindungiHutan yang bermitra dengan Smiling Coral Indonesia. Melalui program konservasi terumbu karang, masyarakat bisa ikut serta dalam upaya menjaga ekosistem laut Kepulauan Seribu.
Jika Anda ingin ikut berkontribusi, dukung program Sedekah Pohon Jakarta. Bersama-sama kita bisa menjaga garis pantai Jakarta dan wilayah Kepulauan Seribu tetap indah dan lestari.
