Mitra Hijau
OCBC Menguatkan Pesisir Tambakrejo Lewat 1001 Pohon Mangrove
OCBC Indonesia wujudkan aksi nyata keberlanjutan dengan menanam 1.001 pohon mangrove jenis Rhizophora di Tambakrejo, Semarang, pada 26 April 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye alam Internal’s OCBC Fundraising Program yang diselenggarakan melalui platform LindungiHutan.
Melalui kolaborasi ini, OCBC mempertegas perannya sebagai perusahaan yang proaktif dalam mendukung inisiatif lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat pesisir.
Daftar Isi
Mengapa OCBC Memilih Tambakrejo?
Tambakrejo, sebuah desa nelayan di Semarang Utara, setiap tahun menghadapi dampak serius dari abrasi dan banjir rob. Kerusakan ini tak hanya mengikis garis pantai, tapi juga mengancam penghidupan nelayan lokal.
Sejak 2016, LindungiHutan telah melakukan rehabilitasi pesisir melalui penanaman mangrove di wilayah ini.
Mangrove Rhizophora yang ditanam OCBC memiliki sistem akar kuat yang mampu:
- Menahan laju ombak dan mengendapkan lumpur
- Mengurangi potensi banjir rob
- Menjadi habitat bagi berbagai biota laut
- Meningkatkan tutupan hijau yang kritis di kawasan pesisir
Dampak Positif yang Terukur
Kegiatan yang diikuti oleh 20 peserta dan 33 kontributor ini menghasilkan dampak yang dapat diukur secara nyata:
| Parameter | Hasil |
| Jenis Pohon | Rhizophora |
| Jumlah Pohon | 1.001 batang |
| Tinggi Rata-rata | 65 cm |
| Diameter Rata-rata | 1 cm |
| Umur Pohon | 9 bulan |
| Area Tertanam | 250 meter persegi |
| Karbon Terserap | 68 Kg CO₂e |
| Peningkatan Pendapatan Petani | 23% |
Penanaman ini dipimpin oleh Aminul Ichsan selaku penanggung jawab lapangan, serta melibatkan mitra lokal Yazid yang konsisten berperan dalam rehabilitasi pesisir.
Sinergi OCBC dan LindungiHutan untuk SDG’s
Kampanye ini tidak hanya berhenti pada penanaman, tetapi juga membawa dampak sistemik yang beririsan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s), seperti:
- SDG 13: Aksi terhadap perubahan iklim – lewat penyerapan karbon
- SDG 15: Menjaga ekosistem daratan – mencegah abrasi & meningkatkan area hijau
- SDG 1 & 8: Mengurangi kemiskinan & menyediakan pekerjaan – lewat peningkatan pendapatan petani dan penyediaan jam kerja
- SDG 11: Menjadikan pemukiman inklusif dan tangguh
Lebih dari Sekadar Menanam
OCBC dan LindungiHutan melihat program ini sebagai langkah awal. Dampaknya berpotensi meluas melalui pengembangan inisiatif seperti:
- Rumah pembibitan mangrove lokal
- Tambak berkelanjutan berbasis ekosistem
- Usaha olahan hasil mangrove (kuliner, kerajinan, dll.)
- Ekowisata berbasis hutan mangrove
- Sistem penahan ombak terpadu
Bagi perusahaan yang ingin menjalankan strategi keberlanjutan yang terukur dan berdampak, LindungiHutan membuka kesempatan kolaborasi melalui program Collaboratree.
Inisiatif penanaman pohon ini dapat disesuaikan dengan nilai, lokasi, dan tujuan bisnis Anda.
Baca juga: Testimoni AsetKu: Kolaborasi Bersama LindungiHutan, Tanam 1.000 Mangrove di Pulau Pari
Ayo Bergabung dalam Gerakan Kolaborasi Hijau
OCBC Indonesia telah menunjukkan bahwa investasi hijau dapat berdampak ekologis, ekonomi, dan sosial secara bersamaan. Kini, saatnya perusahaan Anda turut ambil bagian.

1.001 pohon bukan hanya angka. Ini adalah simbol komitmen dan aksi nyata untuk masa depan yang lebih lestari.
📩 Konsultasikan kebutuhan CSR perusahaan Anda bersama tim LindungiHutan
🔗 Pelajari lebih lanjut tentang Collaboratree di LindungiHutan.com

