Detail Lokasi Penghijauan “Pesisir Tambakrejo” | LindungiHutan

Pesisir Tambakrejo

Kota Semarang

Nama Petani

Yazid

Harga Pohon

Rp. 25,000

Afiliasi

CAMAR

Tipe Hutan

-

Tipe Ekosistem

Pesisir

66% Luasan lahan tertanam dari 5.12 ha

Total Kampanye

305

Orang Terlibat

11,831

Pohon Tertanam

204,618

Karbon Terserap

116690.06 Kg

Tambakrejo (dikenal juga Tambak Lorok) merupakan kawasan pesisir di Semarang Utara yang selama bertahun-tahun menghadapi abrasi, banjir rob, dan penurunan muka tanah. Nama Tambak Lorok sendiri berasal dari kata nglorok yang berarti tanah yang merosot, sementara nama Tambakrejo mengingatkan pada masa ketika tambak masih produktif dan menopang kehidupan masyarakat. Tekanan tersebut menghilangkan sebagian daratan serta mengganggu permukiman, tambak, hingga kawasan pemakaman, sehingga perlindungan pesisir menjadi kebutuhan penting bagi warga yang mayoritas menggantungkan hidup pada laut dan tambak.

Tambakrejo memiliki arti khusus bagi LindungiHutan karena menjadi lokasi penanaman pertama sejak 2016. Bersama Kelompok CAMAR (Cinta Alam Mangrove Asri dan Rimbun), rehabilitasi dilakukan dengan penanaman Rhizophora sp., yang membantu menahan sedimen sekaligus menyediakan habitat bagi ikan, udang, dan kepiting. Perjalanan konservasi turut mengubah pandangan masyarakat yang dahulu sempat menganggap mangrove sebagai pengganggu tambak menjadi pelindung penting bagi kampung mereka.

Seiring penanaman terus berjalan, perubahan mulai dirasakan di area yang semakin rapat oleh mangrove, mulai dari berkurangnya air pasang yang masuk ke permukiman hingga terbukanya sumber penghidupan baru. Pembibitan mangrove, Mangrove Edupark, serta olahan mangrove dan hasil laut kini memberi ruang tambahan bagi masyarakat untuk terlibat dalam ekonomi berbasis konservasi. Sehingga, proses pemulihan akan terus digalakkan untuk menekan laju abrasi, penurunan muka tanah, hingga potensi rob.
Baca selengkapnya...


Fokus Program
Penanaman mangrove dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Tujuan dan Dampak Program
• Mengurangi tekanan abrasi dan banjir rob serta memperkuat ketahanan pesisir (SDG 13 & 15)
• Memulihkan ekosistem mangrove dan habitat biodiversitas pesisir (SDG 14 & 15)
• Mendukung sumber penghidupan dan peluang ekonomi masyarakat pesisir (SDG 1 & 8)

Peluang Pengembangan
• Pengelolaan sampah dan limbah pesisir
• Pengembangan Mangrove Edupark
• Penguatan pembibitan mangrove bersama Kelompok CAMAR
• Pengembangan UMKM olahan mangrove
• Edukasi dan monitoring biodiversitas

Insight Lokasi

Update Tentang Lokasi

Monitoring 0 • 31 Oct 2026
Monitoring pertama di hari penanaman berjalan dengan lancar
100%
Survival Rate
250
Pohon Awal
0
Penanaman Ulang
0
Pohon Mati
1 cm
Diameter Pohon
250
Pohon Terakhir
56 cm
Tinggi Pohon
Gambar Monitoring

Dokumentasi Lokasi

Lokasi Terkait

Belum ada lokasi terkait

Galang dana untuk penanaman disini!

Powered by ProofFactor - Social Proof Notifications