Connect with us

Hutanpedia

Ekowisata: Pengertian, Prinsip dan Contohnya

Published

on

pengertian ekowisata

Halo sobat alam! Pernahkah kalian mengunjungi sebuah tempat yang memiliki pesona alam yang cantik dan natural? Jika iya, apakah seperti pantai, hutan, atau gunung? 

Jika sobat pernah merasakan pengalaman berkunjung di salah satu tempat itu, maka kegiatan yang sobat lakukan dinamakan sebagai kegiatan ekowisata.

Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai seluk beluk ekowisata, mulai dari pengertian, tujuan, prinsip, hingga contohnya. Simak artikel ini sampai akhir ya!

Apa Itu Ekowisata dan Tujuannya?

apa iyu ekowisata dan tujuannya?
Apa makna dari ecotourism?

Ekowisata atau ecotourism merupakan bentuk wisata dimana menjadikan alam sebagai tujuan utama dalam rekreasi.

Pengertian lain menyebutkan bahwa ekowisata berarti suatu model wisata alam di daerah yang masih alami dengan tujuan untuk menikmati keindahan alamnya serta mendukung terhadap usaha konservasi dan meningkatkan pendapatan perekonomian masyarakat setempat.

Sebagian kegiatan ecotourism dapat dilakukan dengan berkunjung di suatu pedesaan yang memiliki pesona alam dan budaya yang masih terjaga kelestariannya.

Menurut Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia (2009), ekowisata memiliki banyak tujuan yang seluruhnya mengacu kepada aspek pendidikan, pemberdayaan, konservasi, dan perekonomian masyarakat lokal, antara lain:

  1. Memberikan pengalaman sekaligus pendidikan kepada wisatawan
  1. Memperkecil dampak negatif yang bisa merusak karakteristik lingkungan dan kebudayaan pada daerah yang dikunjungi
  2. Mengikutsertakan masyarakat dalam pengelolaan dan pelaksanaannya
  3. Memberikan keuntungan ekonomi bagi masyarakat lokal maupun penyelenggara wisata
  4. Menjadikan objek wisata yang terus bertahan dan berkelanjutan.

Apa 7 Prinsip Ekowisata?

7 prinsip ekowisata
7 prinsip ekowisata menekankan pada hubungan wisatawan dengan masyarakat lokal, apa saja?

Damanik dkk (2006) dalam bukunya yang berjudul “Perencanaan Ekowisata Dari Teori ke Aplikasi” menyatakan bahwa terdapat 7 prinsip ekowisata, meliputi:

  1. Mengurangi dampak negatif beberapa kerusakan atau pencemaran lingkungan dan budaya lokal akibat kegiatan wisata
  2. Membangun kesadaran serta penghargaan atas lingkungan dan budaya dengan tujuan wisata, baik pada diri wisatawan, masyarakat lokal, maupun pelaku wisata lainnya
  3. Menawarkan pengalaman-pengalaman positif bagi wisatawan maupun masyarakat lokal melalui kontak budaya yang lebih intensif dan kersamasama dalam pemeliharaan atau konservasi daerah tujuan objek wisata
  4. Memberikan keuntungan finansial secara langsung bagi keperluan konservasi melalui kontribusi atau pengeluaran ekstra wisatawan
  5. Memberikan keuntungan finansial serta pemberdayaan masyarakat lokal dengan menciptakan produk wisata yang mengedepankan nilai-nilai lokal
  6. Memberikan kepekaan terhadap situasi sosial, lingkungan, dan politik daerah tujuan wisata.
  7. Memberikan kebebasan kepada wisatawan dan masyarakat lokal tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta menaati peraturan yang berlaku di tempat tersebut.

Baca juga: Bunga Matahari: Morfologi, Jenis-Jenisnya, dan Cara Budidaya

5 Contoh Ekowisata di Indonesia

contoh ekowisata di indonesia
Pulau Komodo merupakan salah satu lokasi ekowisata di Indonesia

Banyak sekali jenis ekowisata di Indonesia, mulai dari pantai, gunung, hutan, mangrove dan tempat-tempat lainnya seperti taman nasional, balai konservasi, dan lain-lain. Berikut beberapa contoh objek ekowisata di Indonesia:

1. Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran

Gunung Api Purba Nglanggeran terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta.

Wisata ini mengusung konsep konservasi, pendidikan, dan geowisata. Komplek tebing karst yang menjulang tinggi sebagai daya tarik utama para wisatawan yang berkunjung di lokasi tersebut.

Pengurus Desa Wisata Nglanggeran dinilai berhasil dalam pembangunan ekonomi masyarakat Nglanggeran secara mapan dengan tetap melindungi keragaman bumi (geodiversity) serta melakukan konservasi lingkungan.

Dengan adanya pesona alam yang langka, maka setiap harinya banyak wisatawan datang ke Gunung Api Nglanggeran. Di sekitar tempat wisata banyak penjual makanan maupun minuman.

2. Taman Nasional Gunung Merbabu

Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGM) merupakan wilayah hutan dan gunung Merbabu yang meliputi 3 kabupaten yaitu Kabupaten Boyolali, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

TNGM memiliki luas kawasan hutan lindung dan wisata alam seluas 5.725 hektare. Kawasan ini dapat dijadikan sebagai kegiatan konservasi alam dan budaya serta wisata pendakian menuju ke puncak.

Jalur pendakian Gunung Merbabu memiliki 5 jalur yaitu jalur Selo (Boyolali), Suwanting (Magelang), Wekas (Magelang), Cunthel (Semarang), dan Thekelan (Semarang).

Setiap jalur memiliki pesona alam yang berbeda-beda. Jalur Selo menjadi jalur favorit padi pendaki/wisatawan. Jalur ini memiliki pemandangan sabana hijau yang indah dan luas, serta dapat melihat langsung Gunung Merapi dari ketinggian.

3. Wisata Mangrove Surabaya

Surabaya yang termasuk kota metropolitan ternyata memiliki objek ekowisata loh, namanya Wisata Mangrove Surabaya.

Wisata Mangrove Surabaya berada di Jalan Raya Wonorejo Nomor 1, Kecamatan Rungkut, Surabaya Timur. Tempat ini dapat dijadikan sebagai tempat rekreasi dan edukasi bagi wisatawan.

Area Mangrove Surabaya yang berluaskan 200 hektare ini berfungsi untuk mencegah abrasi di daerah pesisir Surabaya Timur. Tempat ini memiliki berbagai fasilitas bagi pengunjung mulai dari jogging track, gazebo, jembatan, dan restoran. Bagi pengunjung yang ingin menelusuri kawasan wisata Mangrove Surabaya, kalian dapat menggunakan perahu.

Selain itu, wisata ini juga menyediakan paket edukasi pelestarian mangrove dari pihak pengelola. Paket tersebut meliputi penjelasan ekosistem mangrove dan membuat lubang serta menanam mangrove.

4. Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo berada di Nusa Tenggara Timur. Kawasan ini berbentuk kepulauan yang meliputi tiga pulau besar yaitu Pulau Rinca, Pulau Komodo, dan Pulau Padar.

Tempat ini menjadi habitat satwa endemik Komodo. Selain itu, kepulauan di Taman Nasional Komodo menjadi rumah bagi spesies hewan darat lain seperti ular, kadal, tikus Rinca, kuda, kerbau, babi hutan, rusa Timor dan lebih dari 40 spesies burung.

Tempat ini sering dikunjungi wisatawan untuk melihat hewan komodo, snorkeling, berkunjung ke pantai-pantai, dan masih banyak lagi.

Masyarakat lokal juga turut berpartisipasi dalam pengembangan kawasan wisata Kepulauan Komodo. Mereka lakukan dengan cara berjualan souvenir, makanan dan minuman di sekitar area wisata, membuat biro perjalanan paket wisata, hingga menjadi tour guide.

5. Raja Ampat, Papua Barat

Kawasan Raja Ampat meliputi gugusan kepulauan yang terletak di Kabupaten Raja Ampat, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat.

Kawasan raja ampat terkenal akan pemandangan pulau pulau kecil yang tertata indah. Selain itu, kawasan kepulauan Raja Ampat memiliki air laut yang jernih, biota laut dan terumbu karang yang beragam.

Baca juga: Pohon Kayu Manis, Kenali Habitat dan Budidayanya

Itulah penjelasan mengenai ekowisata beserta contohnya di Indonesia. Disana kita bisa menikmati pemandangan alam yang disuguhkan untuk sekadar melepas penat. Jika kalian berkunjung di tempat-tempat tersebut, sebaiknya ikut juga untuk menjaganya dengan tindakan yang paling mudah yaitu membuang sampah pada tempatnya. 

FAQ

Apa yang dimaksud dengan ekowisata?

Ekowisata adalah  model wisata alam di daerah yang masih alami dengan tujuan untuk menikmati keindahan alamnya serta mendukung terhadap usaha konservasi dan meningkatkan pendapatan perekonomian masyarakat setempat

Apa saja contoh ekowisata?

Ekowisata di Indonesia terdapat banyak jenis, seperti pantai, gunung, hutan, mangrove, taman nasional, balai konservasi, taman hutan raya, dan lain lain

Apa prinsip ekowisata?

Prinsip ekowisata meliputi aspek pendidikan bagi warga setempat dan wisatawan, pemberdayaan masyarakat, konservasi alam dan budaya, dan peningkatan perekonomian masyarakat lokal

Penulis: Adji Rizqy Sesarea Kautsar

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Unduh Annual Report LindungiHutan