Connect with us

Hutanpedia

Pohon Keruing : Penghasil Kayu Bangunan Yang Berkualitas (2022)

Published

on

Apa itu pohon keruing?

Pohon Keruing adalah jenis pohon yang memiliki diameter besar dan berukuran tinggi. Pohon keruing biasanya dimanfaatkan oleh manusia untuk bahan baku pertukangan dan konstruksi bangunan, karena memiliki kayu kualitas tinggi yang baik digunakan.

Akan tetapi, saat ini jenis pohon keruing cukup mengkhawatirkan. Sebab, kayu dari pohon keruing terlalu banyak dimanfaatkan oleh manusia, yang mana membuat pohon ini menjadi terancam punah. Padahal, masih banyak manfaat lain pohon keruing yang belum diketahui secara umum. 

Oleh karena itu, artikel ini akan membahas mengenai apa itu pohon keruing, manfaat pohon keruing, dan apa kegunaan kayu dari pohon keruing. So, Simak penjelasan di bawah ini ya!!!

Apa itu Pohon Keruing?

Gambar pohon keruing.
Pohon keruing jika dilihat dari dekat.

Pohon Keruing (Dipterocarpus spp.) adalah salah satu tanaman penghasil kayu yang mempunyai nilai ekonomi dan kualitas cukup tinggi. Lantaran, pohon keruing dapat menghasilkan jenis kayu bangunan yang berkualitas tinggi dan sering dimanfaatkan untuk keperluan pembangunan konstruksi serta furniture rumah.

Secara geografis, persebaran pohon keruing (Dipterocarpus) berada di beberapa wilayah Asia Tenggara, antara lain China, Sri Lanka, Burma, Thailand, Indonesia, dan wilayah Malesiana. 

Pohon yang memiliki sekitar 70 spesies ini 38 di antaranya tersebar di Indonesia, di mana sebagian besar tumbuh di hutan primer pulau Kalimantan dan Sumatera (Susilowati et al., 2021).

Secara ekologis, pohon keruing sering dijumpai berkelompok di tanah endapan tepi sungai dan punggung-punggung bukit yang ketinggiannya 1.000-1.500 m dpl. Selain itu, pohon keruing memiliki kayu yang keras dan bisa mencapai ketinggian melebihi 60 meter (Adurachman, 2012).

Baca juga: Kenalan dengan Cengkeh, Rempah Asli Primadona Nusantara (2022)

Klasifikasi Taksonomi Pohon Keruing

Taksonomi Pohon Keruing (Dipterocarpus) sebagai berikut:

KingdomPlantae
DivisiMagnoliphyta
KelasMagnoliopsida
OrdoMalvales
FamiliDipterocarpaceae
GenusDipterocarpus
Tabel taksonomi pohon keruing

Ciri-Ciri Morfologi Pohon Keruing

Pohon keruing merupakan pohon besar yang memiliki tinggi 40-65 meter dan batang pohon ini berdiameter lebih dari 150-260 cm. Batangnya berwarna abu-abu keputihan lurus berbentuk bulat gilig dan memiliki ranting berbulu yang mengeluarkan resin apabila melukai batang dan rantingnya.

Daun pohon keruing menyirip lurus, berseling tunggal, bergelombang, dan memiliki urat-urat daun sekunder. Daun keruing juga memiliki ukuran yang sangat bervariasi yang berkisar 13-20 cm dan urat daunnya sebanyak 28-50 pasang yang terlihat dari sisi bawah daun. 

Bunga pohon ini bersifat tunggal yang berada dalam tandan pendek bercabang dan memiliki 5 helai kelopak bunga yang membentuk dua sayap besar. 

Selain itu terdapat juga buah pada pohon keruing, biasa disebut buah geluk yang berukuran besar dan terbungkus oleh kelopak (Heriyanto dan Bismark, 2014).

Apa Itu Kayu Keruing?

Kayu keruing merupakan kayu yang berasal dari pohon keruing, dan merupakan salah satu jenis kayu komersial yang telah digunakan secara luas oleh industri pengolahan kayu. 

Karena kayu keruing memiliki kualitas yang baik dan biasanya digunakan sebagai papan sambung pada kegiatan konstruksi maupun furniture rumah (Malik dan Santoso, 2011).

Kayu keruing tersebar di wilayah hutan Kalimantan, dengan sifat kayu yang kuat, keras, dan mempunyai keawetan alami cukup tinggi. Kayu keruing berwarna coklat muda semu kelabu tua atau coklat kemerahan yang tergolong dalam kelas kuat I sampai II. Oleh karena itu, penggunaan kayu keruing sangat cocok dipakai untuk konstruksi bangunan seperti balok, tiang, papan, dan kerangka atap (Dewi, 2014).

Kayu ini juga cukup lentur walaupun memiliki tekstur yang kasar dengan arah serat lurus. Kayu keruing mempunyai permukaan yang agak licin dan juga sering kali lengket, serta mempunyai bau damar yang agak mencolok.

Mengingat kualitas kayunya yang unggulan, permintaan kayu keruing makin banyak di Indonesia, bahkan hingga dilakukan ekspor. Alhasil, membuat keberadaan pohon keruing terancam punah.

Manfaat Pohon Keruing

Setelah mengetahui apa itu pohon keruing, bagaimana ciri-ciri pohon keruing, dan apa itu kayu keruing? Selanjutnya kita akan membahas mengenai manfaat dari pohon keruing ini. Adapun beberapa manfaat dari pohon keruing, yaitu sebagai berikut:

1. Bahan Baku Konstruksi Bangunan

Kayu dari Genus Dipterocarpus umumnya merupakan penghasil kayu bangunan, baik pada konstruksi menengah maupun berat. Kayu keruing mempunyai struktur, warna, kekuatan dan keawetan yang baik. 

Jika kayu keruing telah diawetkan, maka kayu ini akan sangat cocok digunakan pada konstruksi berat di luar ruangan. Contohnya seperti tiang listrik, pilar, pagar, bantalan rel kereta api, pembuatan kapal, dan dermaga (Sari, 2014). 

2. Pembuatan Furniture Rumah

Kayu ini juga biasa digunakan untuk membuat furniture rumahan. Kayu keruing sering digunakan oleh industri pengolahan kayu untuk dijadikan furniture pada rumah, kantor, dan tempat wisata. 

Sebab, kayu ini memiliki sifat yang kuat dan tahan lama. Contoh pembuatan furniture dari kayu keruing, yaitu seperti lantai parket, plafon, dinding kayu, dan lainnya.

Baca juga: 9 Manfaat Rotan yang Belum Kamu Ketahui

3. Minyak Keruing

Pohon keruing menghasilkan minyak atau getah pada saat melukai pohon tersebut. Terdapat penelitian yang menyatakan bahwa minyak keruing sangat bermanfaat bagi masyarakat. Contoh manfaat minyak keruing, yaitu bisa digunakan untuk lampu penerang (obor), dempul pada kapal, pelapis untuk meningkatkan keawetan kayu terhadap air, parfum. 

Minyak keruing juga mengandung beberapa senyawa kimia yang dapat bermanfaat sebagai obat tradisional yang dapat mengobati diuretik, infeksi luka, antiliaria, gejala inflamasi dan asam urat (Wahyuni et al., 2020).

FAQ

Pohon keruing itu apa?

Pohon Keruing (Dipterocarpus spp.) adalah salah satu tanaman penghasil kayu yang mempunyai nilai ekonomi dan kualitas cukup tinggi.

Bagaimana kualitas kayu keruing?

Kayu keruing tersebar di wilayah hutan Kalimantan, dengan sifat kayu yang kuat, keras, dan mempunyai keawetan alami cukup tinggi. Kayu keruing berwarna coklat muda semu kelabu tua atau coklat kemerahan yang tergolong dalam kelas kuat I sampai II. Oleh karena itu, penggunaan kayu keruing sangat cocok dipakai untuk konstruksi bangunan seperti balok, tiang, papan, dan kerangka atap

Penulis: Rayhan Arif Ferdian

Hei! Bumi Butuh Bantuanmu! Sudahkah Kamu Menanam Pohon?

Lindungihutan adalah startup yang mempermudah individu, kelompok, bisnis, dan perusahaan terlibat langsung untuk menanam pohon dan memberikan dampak kebaikan bagi lingkungan dan masyarakat di bawah naungan LindungiHutan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Unduh Annual Report LindungiHutan