Connect with us

Hutanpedia

Mengenal Pohon Randu: Klasifikasi, Habitat, hingga Manfaat (2022)

Published

on

Apa Itu Pohon Randu?

Tahu nggak kenapa pohon randu menjadi komoditas penting? Ternyata, hampir seluruh bagian pohon dari tanaman bernama ilmiah ceiba pentandra ini dapat dimanfaatkan, loh!. Bagaimana pemanfaatannya? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Apakah Pohon Randu itu?

Pohon randu dan kapas yang terlihat dari dekat.
Foto pohon randu dengan kapas yang terlihat dari dekat.

Pohon randu adalah tanaman yang berasal dari daerah tropik Benua Amerika, dan kemudian menyebar ke wilayah Afrika juga Asia. Selain Indonesia, negara Asia Tenggara yang menjadi habitat tanaman ini yaitu Filipina, Thailand, dan Malaysia. Famili dari malvaceae tersebut sangat terkenal dengan manfaat utamanya sebagai penghasil serat. Serat inilah yang digunakan untuk isian bantal dan kasur.

Tanaman yang juga dikenal dengan nama pohon kapuk ini pada masa lalu sangat mudah ditemui di sepanjang jalan. Bahkan pada masa kolonial Belanda, Indonesia menjadi eksportir kapuk terbesar yang memenuhi 85% kebutuhan dunia akan kapuk. Daerah yang banyak membudidayakan kapuk randu adalah pulau Jawa, sehingga dijuluki sebagai Kapas Jawa.

Ciri-ciri Tanaman Kapuk

Duri batang pohon randu.
Duri batang pohon randu.

Randu termasuk ke dalam golongan pohon besar dengan diameter batang mencapai 3 meter dan tinggi yang bisa tumbuh hingga 70 meter, serta memiliki batang berduri berbentuk kerucut. Perakarannya menyebar luas dengan pertumbuhan horizontal di permukaan tanah.

Daunnya tumbuh pada tangkai pohon yang membentuk pertulangan menjari. Pada tiap tangkainya terdiri oleh beberapa pokok daun dengan setiap pokok memiliki 5-9 helai. Panjang tiap helai bisa mencapai hingga 15 cm.

Bunganya tumbuh pada tangkai secara bergerombol dengan ukuran yang relatif kecil. Memiliki warna bunga yang putih atau merah muda. Sedangkan buahnya menyerupai kapsul yang mana  ujung pangkalnya meruncing.

Baca juga: Stek: Cara Vegetatif untuk Memperbanyak Tanaman (2022)

Klasifikasi Pohon Randu

KingdomPlantae
SubkingdomViridiplantae
SuperdivisiEmbryophyta
DivisiTracheophyta
SubdivisiSpermatophytina
KelasMagnoliopsida
SubkelasDilleniidae
OrdoMalvales
FamiliBombacaceae
GenusCeiba
SpesiesCeiba pentandra L.
Tabel klasifikasi pohon randu.

Apakah Pohon Randu Bisa Dimakan?

Meski termasuk ke dalam kategori tanaman pertanian non pangan, buah randu yang masih muda dapat dimakan. Umumnya masyarakat menjadikannya sebagai lalapan. Sementara untuk bijinya dapat dijadikan sebagai pakan hewan.

Habitat, Sebaran, dan Status Kelangkaan

Foto pohon randu.
Foto pucuk pohon randu, batangnya berduri dan terlihat kapuk yang sudah keluar dari buah.

Secara alami, pohon randu tumbuh di daerah iklim tropis tepatnya Amerika bagian selatan dan tengah. Tanaman kapuk tumbuh dengan baik di tanah berkontur datar yang sistem drainasenya bagus. Pada masa awal pertumbuhannya, kebutuhan akan air hujan sangat tinggi. Namun, saat pohonnya sudah berbuah dan berbunga, randu mampu hidup di daerah kering yang ketinggian maksimalnya 70 m.

Jenis Ceiba ini memiliki jangkauan sebaran yang luas sehingga populasinya sangat besar. Banyak dibudidayakan wilayah tropis Afrika dan Asia Tenggara, terutama Indonesia, Filipina, Thailand, dan Malaysia.

Saat artikel ini ditulis, status kelangkaan dari randu adalah least concern. Hal tersebut seperti yang dilansir dari IUCN Red List of Threatened Species pada Kamis, 17 November 2022. Least concern adalah status yang menunjukkan risiko rendah dari kepunahan.

Apa Manfaat Pohon Randu?

Setelah mengetahui apa itu pohon randu, ciri-ciri, hingga sebarannya, nyatanya jenis pohon ini menyimpan banyak manfaat. Berikut 5 manfaat pohon randu yang perlu kamu ketahui!

1. Kayu Kapuk untuk Bekisting Bangunan

Pemanfaatan kayu kapuk sebagai bekisting bangunan sangat sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Hal tersebut karena pada proses pengecoran rumah, papan kayu umumnya hanya digunakan untuk penahan saja dan sekali pakai. Alhasil, pada tahap tersebut, tidak perlu menggunakan kayu yang kualitasnya bagus. Di samping itu, harganya sangat terjangkau. Di e-commerce Shopee untuk satuan papan dijual dengan harga mulai Rp9.000-Rp11.000.

2. Daun Randu untuk Antiseptik

Hasil Penelitian yang dilakukan oleh Suaibatul dan Haryadi (2014) menyebutkan bahwa pada daun kapuk terdapat senyawa terpenoid, saponin, dan alkaloid steroid. Senyawa-senyawa tersebut memiliki efek terapi terhadap tubuh, sehingga dapat digunakan sebagai acuan awal dalam pengobatan.

Sementara itu, dalam penelitian berbeda, Maulina (2016) menemukan bahwa ekstrak air daun randu bisa digunakan untuk mematikan hama ulat api pada tanaman kelapa sawit.

3. Biji Kapuk sebagai Sumber Energi dan Pembuatan Briket

Ekstraksi antara etanol dan minyak biji kapuk dapat mengganti sumber minyak bumi, di mana ekstraksi tersebut menghasilkan sumber minyak nabati (Yuniwati, 2012).

Selain itu, hasil samping dari pengepresan biji kapuk yang diambil minyaknya, yang disebut bungkil biji kapuk, mengandung 20% serat kasar dan dapat digunakan sebagai campuran dalam pembuatan briket (Lestari & Tjahjani, 2015).

4. Serat Buah yang Memiliki Nilai Ekonomis Tinggi

Sebagai penghasil serat, pohon randu memiliki banyak manfaat untuk bidang industri. Misalnya digunakan untuk peredam suara dan isolator panas pada industri elektronik. Kapas yang dihasilkan oleh bijinya biasa digunakan untuk isian kasur, bantal, dan guling.

Bukan hanya itu, seratnya dapat digunakan pada industri tekstil yang biasanya dipakai dalam pembuatan pakaian pelindung. Serat tersebut juga dapat menjadi bahan dasar pembuatan matras.

5. Manfaat Ekologi

Selain dapat dijadikan pakan hewan dan bermanfaat secara ekonomis, randu, sebagaimana pohon lainnya, bisa diandalkan sebagai penahan tanah yang dapat mencegah erosi dan banjir serta menjadi penyangga bagi tanaman lada.

Baca juga: Tanaman Perdu: Ciri-Ciri, Manfaat, dan Jenis (2022)

Nah, itulah alasan mengapa pohon randu menjadi komoditas penting. Meski saat ini status kelangkaanya rendah risiko, tetapi di Indonesia sendiri populasi pohon randu berkurang drastis jika dibandingkan ketika masa kejayaan produksi kapuk. 

Pohon randu tidak dianggap lagi memiliki nilai ekonomis tinggi seiring dengan merosotnya kebutuhan dunia akan kapuk.

Padahal, yang lebih penting daripada nilai ekonomis tersebut tentunya adalah nilai ekologisnya. So, jangan menunggu langka dulu, ya, buat membudidayakan tanaman sambung nyawa ini!

Apa itu pohon randu?

Pohon randu adalah tanaman yang sangat terkenal dengan manfaat utamanya sebagai penghasil serat untuk isian bantal dan kasur. Berasal dari daerah tropik Benua Amerika.

Apa manfat pohon randu?

Kayu kapuk untuk bekisting bangunan , daunnnya untuk antiseptik, biji kapuk sebagai sumber energi pembuatan briket, serta dapat mencegah erosi tanah.

Penulis: Mas Wanajih

Tanam Pohon Bakau di Berbagai Daerah HANYA 10 Ribu Rupiah

LindungiHutan adalah startup untuk konservasi dan penghijauan kembali hutan Indonesia melalui reboisasi dan aforestasi. Kamu dapat berperan langsung dengan menanam pohon bakau, tanaman kayu, dan buah yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat mulai 10 ribu rupiah/pohon.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *