Connect with us

Wilayah

Pantai Hubat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan: Pantai yang Indah dan Kawasan Hutan Bakau yang Menghampar

Published

on

Lokasi penanaman LindungiHutan di Pantai Hubat, Sinjai, Sulawesi Selatan.

Pantai Hubat terletak di Desa Sinjai, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Tempat ini terkenal lantaran dekat dengan kawasan wisata religi dan memiliki pantai berpasir yang indah. Sinjai sendiri menjadi salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan yang berjuluk Bumi Panrita karena dikenal sebagai kabupaten yang bernuansa religius.

Jika, berkunjung ke Kabupaten Sinjai rasa-rasanya sayang apabila melewatkan berbagai tempat wisatanya. Salah satu tempat wisata tersebut adalah wisata pantai hutan bakau (hubat) yang terletak 15 km dari pusat Kota Sinjai.

Pantai Hubat menyimpan bentang alam yang indah dan cocok dijadikan sebagai tempat liburan maupun edukasi bagi keluarga, komunitas, hingga mahasiswa. Deretan pohon kelapa dan hutan bakau yang mengampar membuat siapa pun yang berada di sana betah berlama-lama.

Salah satu spot yang juga menarik untuk dikunjungi yaitu hutan bakau di sekitar Pantai Hubat. Pengunjung bisa melibat banyak sekali pohon bakau yang dirawat oleh penduduk sekitar pantai. Apalagi, hutan bakau ini dilengkapi dengan sarana jembatan warna-warni, sehingga cocok untuk dijadikan tempat berfoto.

Berbicara soal Hutan Bakau Takkalala, namanya memang belum sebeken tempat wisata lain. Barangkali wisatawan juga belum terlalu familiar dengan nama tersebut. Namun soal pemandangan, dijamin tak kalah indah dengan hutan mangrove yang ada di daerah lain.

Di kawasan wisata ini, pengunjung akan dimanjakan dengan hamparan hutan bakau dan birunya air laut. Pengunjung juga bisa melihat gugusan pulau-pulau yang berada di wilayah Kecamatan Pulau Sembilan. Perlu diketahui, Desa Wisata Pantai Hubat Sanjai sedang dalam tahap pembangunan beberapa fasilitas pendukung. Dengan demikian, pengunjung akan merasa lebih nyaman menikmati pemandangan alam di tempat ini.

Baca juga: Pantai Lowita, Pinrang, Sulawesi Selatan: Pantai yang Indah hingg Rumah bagi Penyu dan Dugong

Dukung Pantai Hubat, Kabupaten Sinjai Sebagai Pusat Penelitian Mangrove!

LindungiHutan mulai tahun 2022 berupaya dalam melakukan penanaman mangrove di Pantai Hubat. Hal ini dilakukan guna mengurangi dampak abrasi dan pergeseran garis pantai. Selain itu, kawasan mangrove Hubat juga terus dikembangkan sebagai pusat penelitian mangrove di Sulawesi Selatan.

Dalam praktiknya, masyarakat menyambut baik upaya melestarikan hutan mangrove di Pantai Hubat. Melansir dari laman sinjai.info, dalam rangka Hari Mangrove sedunia, ratusan relawan menanam mangrove di Pantai Hubat, Desa Sinjai, Kabupaten Sinjai 26 Juli 2021. Dengan adanya kegiatan tersebut masyarakat bisa turut berpartisipasi langsung dalam menjaga dan melestarikan hutan mangrove yang ada di Sulawesi Selatan.

Lokasi penanaman Pantai Hubat, Sinjai dilihat dari satelit.
Lokasi penanaman di Pantai Hubat, Kabupaten Sinjai, jika dilihat dari satelit.

Pemerintah dalam hal Kodim 1424 Sinjai juga melakukan penanaman 1.000 mangrove di Pantai Hubat. Total, sekitar 1.000 pohon mangrove ditanam dengan luas area sekitar 5 hektare di bibir pantai Hubat, Desa Sinjai.

Dengan diadakannya penghijauan, diharapkan akan mengurangi terjadinya abrasi. Sebab, pantai akan berkurang keindahannya apabila pantai tidak dirawat dengan baik. Penting untuk senantiasa menjaga kelestarian ekosistem yang ada sehingga kita bisa mewariskannya kepada anak cucu nanti.

Pantai Hubat sendiri menyimpan biodiversitas yang beragam seperti Rhizophora apiculata, Avicennia alba, Rhysophora mucronata, Aecgicera sconilatum, Avicennia marina.

Adapun, partisipasi program di Pantai Hubat, Kabupaten Sinjai ini turut mendukung Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan:

  • Mencegah degradasi lahan akibat abrasi (SDGs 15)
  • Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga (SDGs 15)
  • Meningkatkan area tutupan hijau (SDGs 15)
  • Membantu pengurangan emisi karbon (SDGs 13)
  • Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar (SDGs 1)
  • Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar (SDGs8)

Baca juga: Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya (2022)

Semoga, masyarakat, pemerintah, maupun pihak-pihak terkait bisa bersama-sama menjaga kelestarian alam Pantai Hubat. Kami mengajak masyarakat luas bersama-sama untuk menghijaukan Pantai Hubat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Muhamad Iqbal adalah SEO content writer di LindungiHutan dengan fokus pada tulisan-tulisan lingkungan, kehutanan dan sosial.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *