Connect with us

Hutanpedia

Tanaman Kapulaga: Rempah Kaya Manfaat Bagi Kesehatan (Update 2024)

Published

on

tanaman kapulaga adalah

Kapulaga memiliki banyak khasiat, khususnya bagi kesehatan manusia. Namun, tak terlalu banyak dari kita yang betul-betul mengenai manfaat kapulaga. Jadi, mari simak penjelasan lengkap tentang kapulaga, ciri-ciri morfologi, dan manfaatnya bagi manusia!

Apa itu Tanaman Kapulaga?

Kapulaga (Ammomum cardamomum) adalah tanaman rempah yang banyak ditanam masyarakat, karena bernilai ekonomi tinggi dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kapulaga ini sering digunakan oleh masyarakat sebagai obat dan rempah-rempah yang berasal dari kandungan minyak esensial tanaman ini. 

Di Indonesia sendiri terdapat dua jenis kapulaga yang dibudidayakan, yaitu Kapulaga Jawa  (Ammomum cardamomum) dan Kapulaga Seberang  (Elettaria cardamomum) yang berasal dari India. Kapulaga Jawa merupakan kapulaga asli yang berasal dari Indonesia, yang menjadi komoditas substitusi Kapulaga Seberang (Komala et al., 2022).

Kapulaga biasanya dimanfaatkan sebagai rempah dalam makanan maupun jamu tradisional, yang diyakini dapat memberikan manfaat melalui senyawa bioaktif yang terkandung dalam ekstrak kapulaga ini (Kusumawati et al., 2021). 

Para pelaku usaha tani banyak yang menjual pohon kapulaga, lantaran pohon ini memiliki beragam manfaat dan harga jual yang cukup tinggi. Sehingga, masyarakat memiliki potensi besar pada saat menjual tanaman kapulaga baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Kapulaga sendiri memiliki banyak nama di berbagai daerah, yaitu seperti kardamon (Aceh, Melayu), kardamunggu atau gardamunggu (Jakarta), Pelaga, Palago, atau Puwar (Sumatera Barat) dan Kapol sebrang, Kapol sabrang, Kapulaga (Sunda, Jawa). Dalam bahasa asing, kapulaga dinamakan cardamom (Inggris), krava (Thai), elaichi (India), pelaga (Malaysia) dan elakkaai (Tamil) (Hani et al., 2021).

Klasifikasi Pohon Kapulaga

Taksonomi Pohon Kapulaga (Ammomum cardamomum) sebagai berikut:

KingdomPlantae
DivisiMagnoliophyta
KelasLiliopsida
OrdoZingiberales
FamiliZingiberaceae
GenusAmomum
SpesiesA. cardamomum
Tabel klasifikasi kapulaga.

Seperti Apa Buah Kapulaga?

Buah kapulaga berbentuk bulat yang berwarna putih kemerah-merahan dan menyebar pada percabangan batang. Buahnya ini juga memiliki 3 ruang yang dipisahkan oleh selaput tipis seperti kertas dan tiap ruangnya terdapat 14 – 16 biji kecil. 

Sumber gambar

Biji kapulaga memiliki lipatan-lipatan pada bagian luarnya yang terlindungi dalam selaput tipis. Biji dari tanaman ini berwarna coklat atau hitam yang dapat mengeluarkan aroma harum yang khas. 

Batang tanaman kapulaga berbentuk semu dan terpisah, dengan diameter batang berkisar 2,5 cm. Batang tanaman ini juga  memiliki 20-30 rumpun batang yang tumbuh dari akar yang berada di bawah permukaan tanah. Tanaman ini berwarna hijau gelap dan dapat tumbuh tegak hingga mencapai ketinggian 3 meter. Batang kapulaga sendiri juga termasuk batang basah berpelepah daun, yang mana dapat membalut setiap batangnya. 

Daun dari tanaman kapulaga ini berwarna hijau tua yang merupakan daun tunggal dan memiliki bentuk lanset. Daun ini berbentuk runcing pada bagian pangkalnya, dengan panjang 25 – 35 cm dengan lebar daun mencapai 3 – 10 cm.

Baca Juga: Pohon Bidara: Pengertian, Ciri-Ciri, Manfaat, hingga Cara Mengolahnya (2022)

Apa Manfaat dari Buah Kapulaga?

Kapulaga merupakan jenis rempah yang memiliki banyak manfaat. Kapulaga dalam kuliner digunakan untuk memberi aroma harum dan menghilangkan bau tak sedap pada makanan, contohnya seperti pada daging sapi dan kambing.

Minyak dan ekstrak biji kapulaga juga memiliki khasiat penyembuhan yang telah digunakan sebagai pengobatan tradisional. Berikut beberapa manfaat kapulaga untuk kesehatan:

1. Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Kapulaga memiliki sifat antioksidan yang dapat menurunkan tekanan darah karena adanya efek diuretik.

2. Melindungi Tubuh dari Penyakit Kronis

Antioksidan pada kapulaga dipercaya mampu melindungi tubuh dari kerusakan dan menghentikan terjadinya peradangan.

3. Mengobati Masalah Infeksi

Buah kapulaga memiliki efek antibakteri yang bisa mengobati masalah infeksi. Efek dari ekstrak kapulaga dan minyak atsiri memiliki senyawa yang bisa melawan beberapa jenis bakteri.

4. Mengatasi Masalah Pencernaan

Kandungan minyak atsiri yang terdapat pada kapulaga mampu mengatasi masalah pencernaan, contohnya seperti sakit perut, mual, susah buang air besar, dan gangguan pencernaan lainnya.

5. Menjaga Kesehatan Mulut dan Gigi

Ekstrak dari biji kapulaga dapat membantu menjaga kesehatan mulut, seperti bau mulut, penyakit gusi, dan gigi berlubang. Hal tersebut lantaran kapulaga memiliki sifat antibakteri dan antioksidan.

Baca juga: Pohon Ara atau Tin: Klasifikasi, Pesebaran, Ciri-Ciri, dan Manfaatnya (2022)

Cara Menanam Kapulaga

Tanaman kapulaga merupakan komoditas yang harus dikembangkan, karena permintaan pasar cukup tinggi terhadap tanaman ini.

Dalam melakukan budidaya kapulaga, kita harus memahami syarat tumbuh dan mengerti bagaimana cara menanam kapulaga dengan baik, serta mempelajari bagaimana cara memeliharanya. Berikut cara budidaya tanaman kapulaga yang harus diketahui:

1. Kenali Syarat Tumbuh

Tanaman kapulaga dapat tumbuh subur di bawah naungan pohon-pohon kayu hutan, agar terlindungi. Tanaman ini biasanya tumbuh pada daerah dengan curah hujan 2000 – 4000 mm/tahun dan suhu antara 10 – 30 ºC dengan kelembaban 70%. Adapun, jenis tanah yang cocok untuk tanaman kapulaga adalah latosol, andosol, dan aluvial (Wijayanto dan Nurnnajah, 2012).

2. Pembibitan

Terdapat dua bibit dalam membudidayakan kapulaga, yaitu dari biji (generatif) dan stek (vegetatif).  Budidaya menggunakan bibit dari biji harus melalui tahap persemaian, di mana biji dibersihkan dari kulitnya dan disemai dalam media semai selama 10 bulan agar bisa ditanam.

Sementara, untuk bibit dari stek harus memiliki tanaman induk yang berumur 12 bulan lebih dan memilih 4 – 8 helai daun yang tingginya 80 – 100 cm dengan sedikit akar.

Penanaman

Kapulaga sangat peka terhadap kekeringan, jadi pada saat melakukan penanaman lebih baik ditanam pada awal musim hujan. Jarak tanam yang dibutuhkan adalah 2 x 1,5 cm dengan kedalaman tanam 3 – 5 cm.

Saat penanaman, benih kapulaga ditanam dengan posisi tegak dan tunas menghadap ke atas. Setiap lubang ditanami 1 – 2 benih dan setelah itu dipadatkan dengan tanah.

3. Pemeliharaan

Lakukan penyulaman pada usia 2 – 3 minggu setelah ditanam. Lahan tanam sebaiknya dibersihkan dari  gulma untuk upaya meminimalisir unsur hama dan penyakit. Berikan juga pupuk organik pada saat pembuatan lubang.

Lalu, perhatikan naungan tanaman kapulaga agar tetap rimbu dan matahari yang masuk hanya 30 – 70 %. Selain itu, lakukan penggemburan tanah untuk membuat tanah menjadi subur!

4. Pemanenan

Buah kapulaga bisa dipanen pada umur 2 bulan setelah penanaman. Adapun, ciri-ciri kapulaga yang sudah bisa dipanen yaitu seperti warna buah sudah merah keunguan, kulit buat sedikit keriput, dan buah sudah cukup keras.

Baca juga: Serba-serbi Tanaman Herbal, Ringan di Tanaman, Berat di Khasiat

Berapa Banyak Panen Kapulaga Tiap Bulan?

Setiap panen 2 bulan, petani kapulaga dapat memanen hingga 15 – 20 kg kapulaga.

Berapa lama kapulaga siap panen?

Kapulaga biasanya siap panen dalam rentang waktu 2 hingga 3 tahun setelah penanaman.

Berapa hasil panen kapulaga per hektare?

Secara umum, hasil panen kapulaga per hektare berkisar antara 500 hingga 800 kilogram, tetapi dapat lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada faktor-faktor tersebut.

Bagaimana cara panen kapulaga?

Cara panen kapulaga dilakukan dengan memotong tangkai atau batang yang mengandung kapsul kapulaga yang matang. Setelah dipanen, kapsul dapat dipisahkan dari tangkai dan kemudian dikeringkan sebelum digunakan sebagai rempah-rempah.

Mari Berkolaborasi Bersama untuk Membuat Dampak Kebaikan bagi Hutan dan Masyarakat Indonesia

LindungiHutan hadir memudahkan program hijau yang transparan dan bermanfaat secara berkelanjutan. Kami telah menanam +800 ribu di 45+ lokasi penanaman tersebar di Indonesia dipercaya 400+ mitra hijau dari UMKM, perusahaan, startup dan multinational coorporations sebagai rekan bisnis mereka.

Penulis: Rayhan Arief Ferdian

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *