Powered by ProofFactor - Social Proof Notifications

Mengenal Pohon Kamper, Sang Primadona yang Terlupakan (2022)

Pohon kamper adalah jenis tumbuhan berkayu besar penghasil minyak dan kristal yang digunakan sebagai aromaterapi, pengharum, antibiotik, hingga pengobatan topikal  untuk nyeri.
Mengenal pohon kamper lebih dekat.

Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kamper? Penghilang bau atau pengawet mayat? Oh iya, pohon kamper termasuk rempah asli dari Indonesia loh! Penasaran kan sama pohon yang satu ini? Nah, artikel berikut akan membahas lengkap ciri-ciri, klasifikasi, hingga manfaat dan potensinya di bidang industri.

Selain dijuluki negara kepulauan, Indonesia juga dikenal sebagai negeri rempah-rempah. Saking berharga dan menjanjikannya rempah-rempah tersebut, ratusan tahun yang lalu komoditas ini menjadi buruan negara-negara barat.

Sementara itu, rempah tidak hanya sebatas bumbu-bumbu masakan atau sebagai pelengkap makanan saja. Ada kamper yang sering kita pakai untuk menghilangkan bau dan mengusir serangga di lemari pakaian atau kamar mandi di rumah kita.

Apa itu Pohon Kamper?

Pohon kamper atau biasa disebut dengan pohon barus.
Foto pohon kamper jika dilihat dari dekat.

Pohon kamper adalah jenis tumbuhan berkayu besar penghasil minyak dan kristal yang digunakan sebagai aromaterapi, pengharum, antibiotik, hingga pengobatan topikal  untuk nyeri. Berabad-abad silam, tumbuhan ini menjadi ikon perdagangan internasional yang mana ia begitu memikat orang eropa dan timur tengah untuk berdatangan ke Nusantara.

Pohon kamper sendiri berasal dari Indonesia tepatnya di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Karenanya, tumbuhan ini dikenal juga dengan kapur barus.  

Sedangkan, nama ilmiah dari pohon ini adalah dryobalanops camphora, yang unik, ia memiliki banyak sinonim nama. Nama tersebut, di antaranya yaitu Dryobalanops aromatica, dryobalanops sumatrensis, dryobalanops vriesii, dipterocarpus dryobalanops, shorea champhorifera, dipterocarpus teres, dryobalanops junghuhnii, dan pterigium teres.

Seperti Apa Ciri-cirinya?

Batang pohon kamper dengan tekstur terlihat.
Batang pohon kamper dengan warna cokelat.

Sebagai bagian dari famili dipterocarpaceae, ciri-ciri kayu kamper berukuran besar, di mana tingginya bisa mencapai hingga 62 m dengan diameter berukuran 100-150 cm. Permukaan batang berwarna cokelat, tapi semakin ke dalam warnanya berubah menjadi cokelat kemerahan. Batangnya memiliki bentuk fisik yang tegak, lurus, bulat, dan memiliki resin.

Daun dan bunga kamper.
Foto daun dan bunga pohon kamper.

Daunnya termasuk ke dalam golongan daun tunggal yang berseling dengan ukuran 4-6 cm x 2-4 cm. Di sisi ketiak daun terdapat stipula berukuran 7 mm, tepi daunnya rata dengan pertulangan daun menyirip rapat. Permukaan daun berwarna hijau yang mengkilap, dan jika daunya diremas akan menghasilkan aroma wangi nan kuat.

Memiliki bunga jenis biseksual yang berukuran 5 mm dengan putih sebagai warna utamanya. Letak bunga berada dalam malai yang pendek, dan memiliki 30 benang sari. Buahnya memiliki perawakan cukup besar, permukaannya mengkilap dengan perpaduan warna kuning merah keunguan, serta memiliki lima helai sayap yang sama panjang.

Klasifikasi Pohon Kamper

Taksonomi kapur barus dapat dilihat dalam tabel di bawah ini.

KingdomPlantae
SubkingdomTracheobionta
SuperdivisiSpermatophyta
DivisiMagnoliophyta
KelasMagnoliopsida
SubkelasDilleniidae
OrdoTheales
FamiliDipterocarpaceae
GenusDryobalanops
SpesiesDrvobalanops aromatica C.F. Gaertn
Tabel klasifikasi pohon kamper.

Apakah Pohon Kamper ada di Indonesia?

Sesuai julukannya, kapur barus secara alami tumbuh dan berasal dari Indonesia, tepatnya di Sumatera Utara, Kecamatan Barus. Selain pulau Sumatera, pohon ini tersebar di pulau Kalimantan, dan sebagian wilayah Malaysia. Dilansir dari tempo.co, berdasarkan IUCN red List of Threatened Species, status pohon kamper di Indonesia sudah terancam punah.

Sementara itu, kamper yang diperoleh di Indonesia berbeda dengan jenis kamper yang berasal dari Cina dengan nama latin Cinnamomum camphora. Kamper Cina (Cinnamomum camphora) berasal dari keluarga lauraceae, sedangkan kamper di Indonesia termasuk ke dalam keluarga dipterocarpaceae.

Sebagai keluarga dari dipterocarpaceae, kamper akan tumbuh maksimal bila ditanam di daerah tropis basah dengan curah hujan kurang dari 100 mm per tahun. Selain itu, pohon ini  bisa tumbuh dengan batas maksimal ketinggian sekitar 300 mdpl, di pegunungan yang bertekstur tanah berpasir atau di lereng-lereng bukit.

Baca juga: Mengenal Pohon Randu: Klasifikasi, Habitat, hingga Manfaat (2022)

Macam-Macam Manfaat Kamper

Sebagai penghasil kristal dan minyak yang memiliki nilai ekonomis tinggi, kamper juga memiliki banyak nilai guna tambahan. Namun sayangnya, di Indonesia informasi tentang manfaat dan potensi yang dimiliki kamper masih terbatas. 

Adapun manfaat dari genus dryobalanops adalah sebagai berikut:

1. Sebagai Bahan Baku Obat Herbal

Hasil penelitian yang dilakukan oleh  Aswandi & Cut Rizlani Kholibrina (2014) menemukan bahwa senyawa aromatik yang terkandung pada biomassa daun memiliki kandungan minyak atsiri yang signifikan. Aroma minyak atsiri pada pohon kamper memiliki efek relaksasi serta potensial dalam menambah sistem kekebalan tubuh serta melancarkan sistem pernapasan.

Masih dalam penelitian yang sama, minyak kamper dapat digunakan sebagai antiinflamasi, menyembuhkan gatal-gatal akibat gigitan serangga, keseleo, iritasi, serta nyeri otot dan sendi. Selain itu, senyawa 1.8 cineole yang dikandungnya juga bermanfaat sebagai antivirus, antijamur, dan melancarkan aliran darah.

2. Sebagai Bahan Pewangi Alami

Penelitian yang dilakukan oleh Pusat Litbang Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan (2014), mencoba melakukan uji terhadap pemanfaatan minyak pohon kamper. Dengan menggunakan formula dari 25% minyak dryobalanops dengan etanol sebesar 75%, dan campuran bahan aditif odorant green tea, serta PG dan Minyak nilam 0,8%, menghasilkan formula parfum yang memiliki tingkat keharuman tinggi, juga aroma yang tajam.

3. Sebagai Bahan Kosmetika Alami

Kandungan senyawa antimikroba yang terkandung dalam minyak yang dihasilkan pohon kamper dapat digunakan sebagai pengganti zat-zat sintetik pada sabu antijerawat. Hal tersebut diungkapkan sebagaimana penelitian yang dilakukan oleh Pusat Litbang Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan pada tahun 2014 dengan judul Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Dryobalanops SP. Untuk Peningkatan Nilai Tambah.

4. Kapur Barus

Kapur barus dimanfaatkan oleh negara Mesir sebagai balsem untuk mengawetkan mayat. Selain dijadikan balsem, negara Timur Tengah menggunakan kapur barus untuk bahan baku dalam pembuatan obat-obatan dan pengharum.

Sedangkan di China, kapur barus dimanfaatkan sebagai penguat syahwat dan obat untuk radang mata.

5. Balsam sebagai Pengganti Kayu Putih

Orang-orang dahulu memanfaatkan balsam dari pohon kamper sebagai pengganti kayu putih untuk menghilangkan radang pada yang telah memerah, obat sakit gigi, hingga luka luar yang telah terinfeksi kuman (Prasetyo, 2013).

Selain potensi-potensi pemanfaatan di atas, pohon kamper juga menghasilkan kayu yang tak kalah nilai gunanya.

Apakah Kayu Kamper Bagus?

Kayu yang dihasilkan pohon kamper adalah jenis kayu berukuran besar dan cukup bagus apabila ingin dipergunakan sebagai bahan bangunan rumah. 

Melansir dari rumah.com, kualitas kayu kemper bisa disejajarkan dengan kayu jati, tetapi harganya lebih terjangkau. Dari segi ketahanan, kayu kamper tidak mudah ditumbuhi oleh jamur sehingga memperlambat proses pelapukan atau kerusakan. Selain itu, kayu jenis ini memiliki ketahanan yang tinggi di daerah-daerah yang lembab.

Di samping usia pakainya yang cukup lama, kayu kamper memiliki tampilan yang estetik dengan serat kayu yang halus dan warna alami kayunya yang cantik. Hal tersebut membuat orang lebih banyak yang memilih untuk tidak mengecat dan membiarkan warna asli dari kayunya.

Baca juga: Pohon Waru: Klasifikasi, Ciri-Ciri, dan Manfaat bagi Manusia (2022)

Harga Kayu Kamper

Untuk kisaran harga dari kayu kamper disesuaikan dengan stok dan kondisi pasar di setiap wilayah. Namun, saat ini harga kayu kamper cukup mahal dan tidak jauh berbeda dengan kayu jati. Karenanya disarankan untuk tidak membeli per batang, tapi baiknya per kubik agar harga lebih terjangkau. 

Melansir dari mirachinterior.id, harga untuk per kubik kayu kamper dengan ukuran 6 cm x 12 cm x 400 cm adalah Rp. 10.600.000.

Itulah, ulasan lengkap dari pohon kamper yang saat ini terancam punah. Karenanya, memperbanyak tanaman kamper sangat diperlukan. Salah satu cara yang efektif dan efisien adalah dengan cara stek.

Apa itu pohon kamper?

Pohon kamper adalah jenis tumbuhan berkayu besar penghasil minyak dan kristal yang digunakan sebagai aromaterapi, pengharum, antibiotik, hingga pengobatan topikal  untuk nyeri. Pohon jenis ini berasal dari Indonesia tepatnya di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Karenanya, tumbuhan ini dikenal juga dengan kapur barus.  

Apa saja manfaat kayu kamper?

Bahan baku obat herbal, bahan pewangi alami, bahan kosmetik alami, kapur barus, hingga balsam sebagai pengganti kayu putih.

Penulis: Mas Wanajih

Ambil Langkah Nyata dengan Menanam Pohon Bersama LindungiHutan HANYA 10 RIBU RUPIAH

LindungiHutan telah dieprcaya 40 ribu sahabat alam untuk menanam pohon dengan mudah, transparan, dan berkelanjutan. Kami menjalin kerja sama dengan puluhan petani bibit dan masyarakat sekitar hutan untuk memberikan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan.