Powered by ProofFactor - Social Proof Notifications

10+ Channel YouTube Edukatif yang Wajib Kamu Subscribe

Ingin tahu apa saja rekomendasi channel YouTube Edukatif yang perlu di subscribe? Supaya enggak penasaran yuk simak pembahasannya di artikel ini!
10 Channel YouTube edukatif yang wajib kamu zubscribe

YouTube menjadi salah satu platform yang paling diminati saat ini. Terbukti, dengan animo masyarakat yang tinggi membuat banyak channel YouTube terus bermunculan. Channel tersebut menghadirkan konten-konten yang beraneka ragam tentunya, mulai dari hiburan, gosip, hingga pendidikan. Maka dari itu, kita perlu menyaring konten-konten mana yang sekiranya memang berkualitas. Namun, jangan khawatir, masih banyak kok channel YouTube edukatif yang bisa kita tonton.

Pada pembahasan artikel kali ini, kita akan sama-sama mencari tahu channel mana saja yang memiliki konten berkualitas dan sayang untuk dilewatkan. Berikut 12 channel YouTube edukatif yang wajib kamu subscribe!

Daftar channel YouTube Edukatif yang perlu kamu subscribe
Infografis 10 channel YouTube edukatif asli Indonesia yang bisa kamu subscribe. Oleh: Muhamad Iqbal/LindungiHutan

1. Kok Bisa: Pembahasannya Dikemas dengan Menarik

Channel YouTube Edukatif pertama adalah Kok Bisa, sebuah platform media yang punya misi untuk mempromosikan konten edukasi dengan cara menarik serta menyenangkan. Awalnya, Kok Bisa diinisiasi oleh tiga mahasiswa semester akhir jurusan komunikasi yang berinisiatif membentuk sebuah kanal edukasi dengan target segmentasi remaja di internet

Adapun konsep video yang diusung berupa motion graphics atau animasi. Topik-topik yang dibahas pun menarik karena memang jarang dipertanyakan oleh masyarakat umum. Mulai dari sejarah hingga fisika, Einstein hingga Genghis Khan. Berbagai macam bidang ilmu pengetahuan tersedia di channel Kok Bisa. Apalagi, pembahasan dalam video sangat simpel sehingga mudah dipahami oleh pemirsa.

Saat ini, sudah ada 1,2 juta orang berlangganan di YouTube dan 102 juta orang menonton video Kok Bisa. Tentu, angka ini sangat sepadan dengan kualitas konten yang diberikan.

Baca juga: 10+ Sosok Peduli Hutan dan Lingkungan yang Jarang Muncul

2. Remotivi: Channel YouTube Edukatif yang Membahas tentang Media

Remotivi memiliki channel YouTube yang membahas mengenai media pertelevisian dan juga seputar kajian komunikasi. Melalui channel ini kamu akan mendapat banyak insight baru mengenai dunia media di Indonesia. Bukan cuma itu, channel ini juga akan mengajarkanmu cara menjadi masyarakat yang melek informasi.

 Remotivi adalah sebuah lembaga studi dan pemantauan media. Cakupan kerjanya meliputi penelitian, advokasi, dan penerbitan. Remotivi dibentuk pada tahun 2010 sebagai bentuk inisiatif warga yang merespon praktik industri media pasca-Orde Baru yang makin komersial dan mengabaikan tanggung jawab publiknya.

Kini, total subscriber Remotivi berjumlah 218.000 dengan jumlah videonya 159. Remotivi juga berhasil meraih penghargaan Tasrif Award dari Aliansi Jurnalis Independen pada Agustus 2014.

3. Zenius: Belajar Secara Konseptual

Channel YouTube edukatif berikutnya yaitu Zenius. Zenius memiliki kanal YouTube dengan topik pembahasan berupa ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan tersebut tentunya akan sangat berguna bagi para penonton apalagi bagi kamu yang masih duduk di bangku sekolah.

Mengapa demikian? Sebab, penyampaian materinya benar-benar mudah dipahami. Kamu akan belajar secara konseptual sehingga pemahaman yang didapat akan makin kuat.  Mengingat, Zenius merupakan  salah satu aplikasi pembelajaran online atau biasa disebut edutech. Tak heran bila konten YouTube yang diproduksi berkualitas.

Video yang ada di channel YouTube Zenius juga berbagai macam jenisnya, tidak terbatas pada ilmu pelajaran saja. Melainkan tersedia pula konten seperti tips belajar, persiapan masuk kampus, hingga video trivia yang akan menambah wawasanmu. Dengan 497 video yang ada, Zenius telah memiliki 283.000 subscriber.

4.  Satu Persen: Membahas Pengetahuan Seputar Psikologis

Buat kamu yang lagi galau atau ingin menambah pengetahuan tentang kesehatan mental boleh banget nonton video-video dari Satu Persen. Banyak pengetahuan seputar psikologi yang mungkin akan membuatmu menemukan jawaban dari permasalahan hidup.

Konten video yang disajikan oleh Satu Persen banyak ragamnya, mulai dari kesehatan mental, pendidikan, filsafat, dan juga self development.  Saat ini, Satu Persen telah menjelma menjadi sebuat Startup dengan berbagai layanan yang tersedia seperti webinar, mentoring, konseling, dan juga kelas online.

Makanya, buat kamu yang lagi cari channel YouTube edukatif, Satu Persen bisa jadi pilihan yang patut masuk daftar tontonanmu. Ada banyak playlist video yang bisa kamu tonton, seperti serba-serbi generasi Z, tentang pendewasaan diri, pertemanan, hingga membahas soal produktivitas.

5. Najwa Shihab: Selain Menghibur juga Tetap Insightfull

Channel YouTube edukatif satu ini langsung dibawakan oleh Najwa Shihab dengan membawa topik-topik politik, hukum, sosial, religi, dan isu-isu aktual. Topik tersebut dikemas melalui kemasan yang tidak hanya menghibur tetapi juga insightfull. Selain itu, pembawaan Najwa Shihab yang khas dan terkenal kritis membuat konten video yang dihadirkan makin menarik dan tentunya berkarakter.

Selain membahas topik politik, hukum, dan sebagainya, channel YouTube Najwa Shihab juga membuat video kolaborasi bersama ayahnya, Moh. Quraish Shihab yang juga tak kalah menarik untuk ditonton. Membicarakan tema-tema seputar agama dan aplikasinya dalam kehidupan.

Saat ini channel Najwa Shihab telah memiliki 8 juta subscriber dengan total jumlah videonya sebanyak 2.461.

6. Gita Wirjawan: Menghadirkan Narasumber yang Inspiratif

Gita Wirjawan adalah seorang pengusaha, investor, dan juga mantan Menteri Perdagangan periode 2011-2014  dan eks Kepala BKPM. Selain sukses sebagai pengusaha, kini Gita Wirjawan mulai aktif memproduksi untuk konten YouTube-nya dengan tajuk “Endgame”.

Mengusung konsep obrolan layaknya sebuah podcast, Gita Wirjawan mengundang banyak narasumber dengan berbagai pengalaman, pencapaian, serta kontribusi yang luar biasa untuk negara. Banyak kisah inspiratif serta informasi edukatif yang bisa kamu dapatkan lewat channel YouTube ini. Maka dari itu, sepertinya layak memasukan nama Gita Wirjawan ke dalam barisan tokoh di balik Channel Youtube edukatif di Indonesia.

Saat ini YouTube channel Gita Wirjawan telah memiliki 434.000 subscriber dengan 165 videonya, serta telah memasuki Endgame season 3.

Baca juga: 10+ Website Donasi Online Terpercaya & Galang Dana di Indonesia

7. Agung Hapsah: Rekomendasi Belajar soal Sinematografi

Channel YouTube edukatif berikutnya membahas tentang sinematografi, editing, dan juga proses pembuatan konten video, maka channel milik Agung Hapsah ini jadi salah satu yang recommended. Konten video yang ia buat memiliki beraneka ragam jenisnya. Mulai dari vlog, video esai, tutorial, film pendek, dan lain sebagainya. 

Mungkin konten-konten tersebut dapat dengan mudah ditemui di YouTube. Akan tetapi, kualitas dan juga visual yang dihadirkan oleh Agung Hapsah menjadikan channel YouTube-nya unik dan memiliki karakter tersendiri.

Agung Hapsah gemar membuat video sejak umurnya yang masih dini. Di usia 11 tahun, ia mulai membuat video menggunakan webcam. Berawal dari situlah kemampuan membuat videonya mulai terasah.

Kini, channel milik Agung Hapsah telah memiliki 2 juta lebih subscriber dengan total 62 video. Jadi, buat kamu yang tertarik dengan dunia sinematografi atau konten video, bisa langsung subscribe channelnya.

8. Gita Savitri Devi: Punya Segmen Populer “Beropini”

Gita Savitri Devi adalah warga Indonesia yang kini tinggal di Hamburg Jerman. Youtube channelnya kerap membagikan kegiatan seputar perkuliahan dan kehidupannya di Jerman. Sekilas nampak seperti video YouTube pada umumnya. Akan tetapi, konten yang disajikan oleh Gita lebih bernuansa edukatif dan realistis. Ia ingin membagikan realita mengenai kehidupan di luar negeri baik suka maupun dukanya.

YouTube Gita Savitri memiliki berbagai macam segmen. Salah satu yang popular ialah “Beropini”. Lewat segmen “Beropini”, Ia juga membahas banyak isu-isu sosial dan terkini yang mungkin jarang dibahas oleh pembuat konten lainnya di Indonesia. Alhasil, muncul sudut pandang baru serta dapat menambah wawasan bagi siapapun yang menonton.

Selain “Beropini”, Gita Savitri juga mempunyai segmen berjudul “Tentang Jerman”. Di sana ia menceritakan pengalamannya menjadi mahasiswa di Jerman, baik itu masalah kuliah, kisaran biaya, rasisme, hingga pengalamannya berjilbab.Kini, channel YouTube edukatif ini memiliki 1 juta lebih subscriber dan 455 video. Well, untuk kamu yang penasaran dengan isi kontennya bisa langsung buka channel YouTube-nya.

9.  Ferry Irwandi: Membedah Berbagai Topik dengan Opini yang Menarik

Channel YouTube edukatif selanjutnya adalah Ferry Irwandi. Ia kerap menghadirkan video yang membedah berbagai topik dengan menyertakan opini serta perspektif yang menarik. Opini yang dihadirkan pun dilandasi dengan berbagai riset dan sumber terpercaya baik itu jurnal ataupun buku.

Meskipun konten yang dibuat melalui riset yang mendalam, tetapi proses penyampaiannya tetap sederhana sehingga mudah dipahami oleh penonton awam, sekalipun. Terbukti subscriber YouTube Ferry Irwandi kini telah mencapai 421.000.  Adapun, tema yang sering dibahas biasanya seputar ekonomi, sejarah, hingga filsafat.

Selain topik pembahasannya menarik, teknik editing yang digunakan juga mempunyai gaya tersendiri. Alhasil, keduanya menjadi kombinasi yang pas dalam menghasilkan konten berkualitas.

10. Rivaldo Santoso (Detektif Aldo): Membahas Berbagai Misteri Seru dari Seluruh Dunia

Untuk kamu yang suka dengan kasus-kasus ganjil atau teori konspirasi boleh banget ikuti channel YouTube satu ini. Rivaldi Santoso atau lebih dikenal sebagai Detektif Aldo adalah seorang Youtuber yang membahas berbagai misteri seru dari seluruh belahan dunia.

Topik yang diangkat seperti kasus-kasus kriminal, sejarah Indonesia, dan juga rekomendasi film. Walaupun terdengar berat dan membosankan, tetapi detektif Aldo menjelaskannya dengan santai dan sangat mudah dipahami. Alhasil penonton pun dapat memahami informasi yang disampaikan dengan baik. Selain itu, informasi yang disampaikan dalam video juga hasil dari riset mumpuni. Alhasil, selain seru dan menghibur juga bersifat edukatif.

Channel YouTube edukatif ini telah memiliki 892.000 subscriber dengan total videonya berjumlah 252.

11. Fellexandro Ruby: Berbagi Pengalamannya di Dunia Kerja

Channel YouTube edukatif milik Fellexandro Ruby ini berisikan berbagai pengalamannya di dunia pekerjaan. Sangat cocok buat kamu yang sedang memikirkan masa depan, pilihan karier, dan juga pekerjaan. Salah satu segmen yang banyak diminati adalah “DIBACAIN”. Dalam segmen tersebut ia akan menjelaskan secara rinci mengenai isi buku yang telah ia baca.

Fellexandro Ruby sendiri adalah seorang penulis. Ia menulis buku bestseller You Do You. Sebelum terkenal sebagai seorang pebisnis, dirinya sempat bekerja kantoran dan berpindah-pindah tempat. Jadi, buat kamu yang ingin mewujudkan passion tetapi masih ragu-ragu, channel YouTube satu ini cocok untuk kamu kunjungi.

12. Tobikin.com: Channel YouTube Edukatif tentang Tutorial

Terakhir, channel YouTube edukatif yang mesti kamu subscribe adalah Tobikin.com. Channel lokal ini menyajikan berbagai macam video tutorial dan Do it Yourself (SIY). Umumnya video tutorial tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Oleh sebab itu, konten video milik Tobikin.com sangatlah bermanfaat. Konten yang dimaksud contohnya seperti cara membuat masker sederhana, membuat mesin penghisap debu dari barang bekas, cara mengendarai mobil manual, dan lain sebagainya.

Channel YouTube Tobikin.com telah memiliki 131.000 subscriber dengan jumlah videonya sebanyak 369.

Itulah 12  Channel YouTube Edukatif yang wajib kamu subscribe. Mengingat, belajar kini dapat dilakukan dari mana saja, salah satunya melalui YouTube. Maka dari itu, pintar-pintarlah dalam memilih tayangan video. Jadi, selain mendapatkan hiburan kamu juga bisa dapat ilmu pengetahuannya!

Muhamad Iqbal
Muhamad Iqbal adalah SEO content writer di LindungiHutan dengan fokus pada tulisan-tulisan lingkungan, kehutanan dan sosial.