Connect with us

Mitra Hijau

Capai Perbankan Berkelanjutan, Bank Bumi Arta Tanam 500 Mangrove di PIK

Published

on

bank bumi arta tanam mangrove di PIK

Bank Bumi Arta (BBA) merupakan merupakan perseroan terbatas terbuka yang bergerak di bidang jasa keuangan perbankan di Indonesia. Didirikan pada tahun 1967 bernama Bank Bumi Arta Indonesia dengan Kantor Pusat Operasional di Jalan Tiang Bendera III No. 24 Jakarta Barat.

Pada tahun 1976, Bank Bumi Arta mendapat izin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk menggabungkan usahanya dengan Bank Duta Nusantara yang bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan, manajemen bank, dan memperluas jaringan bisnis operasional. 

Bank Bumi Arta  meningkat statusnya menjadi Bank Devisa sejak tahun 1991 yang melayani transaksi devisa di Kantor Pusat Operasional Jalan Roa Malaka Selatan. Hingga saat ini, jaringan bank koresponden internasional bank ini mencakup sekitar 130 bank di seluruh dunia.

Berdasar izin Menteri Kehakiman Republik Indonesia pada tahun 1992, Bank Bumi Arta Indonesia berganti nama menjadi Bank Bumi Arta untuk memudahkan pengenalan Bank Bumi Arta. Mulai 1 Juni 2006, bank ini melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) dengan mencatatkan saham di Bursa Efek Jakarta sebesar 9,10%, sehingga sejak saat itu bank ini menjadi Perseroan Terbuka.

Aksi Nyata Bank Bumi Arta untuk Kelestarian Alam

Bank Bumi Arta melakukan aksi penghijauan di PIK
Penanaman 500 mangrove oleh Bank Bumi Arta di Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara (Dokumentasi: LindungiHutan).

Sebagai bank yang memiliki tanggung jawab dan komitmen sosial terhadap masyarakat, Bank Bumi Arta senantiasa melakukan kegiatan sosial dan lingkungan yang dilakukan setiap tahunnya. Misalnya mengadakan kegiatan donor darah di Jakarta, memberi sumbangan bahan makanan untuk korban banjir di Subang, memberikan bantuan dana untuk pengadaan lampu hemat energi di Medan.

Sejalan dengan nilai sustainability perusahaan, pada tahun ini Bank Bumi Arta melakukan CSR penanaman pohon bersama LindungiHutan guna melindungi dan melestarikan lingkungan. Upaya penanaman pohon ini dilakukan di wilayah Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk, Kota Jakarta Utara.

BBA, menginisiasi sebuah kampanye penghijauan bertajuk “Aksi Nyata BBA untuk Kelestarian Alam” dan berhasil menanam 500 bibit mangrove di PIK pada 19 Desember 2023 bersama Kelompok Tani Hutan Flora Mangrove yang dipimpin oleh Ujang Kustiawan.

Aksi tersebut telah menjadi bukti nyata keterlibatan Bank Bumi Arta dalam upaya konservasi hutan dan patut kita apresiasi bersama. LindungiHutan berharap, BBA dapat menjadi contoh bagi entitas bank/perusahaan lain untuk melakukan aksi nyata dalam melestarikan alam Indonesia.

Baca juga: Berikan Aksi Cinta Untuk Bumi, Rebellion Rose Tanam 1.010 Mangrove di Demak

Apa yang Terjadi di Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk?

Karyawan bank bumi arta terlibat dalam agenda penanaman
Rekan-rekan Bank Bumi Arta terlibat dalam upaya penghijauan (Dokumentasi: LindungiHutan).

Selain terkenal dengan komplek perumahan elit di sekitar Jakarta Utara, PIK ternyata memiliki kawasan ekowisata mangrove yang bermanfaat untuk lingkungan dan masyarakat. Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk berperan besar dalam upaya pencegahan abrasi, banjir rob, penyerap karbon hingga pengatur iklim lokal.

Selain itu, kawasan tersebut juga dimanfaatkan sebagai tempat edukasi dan wisata bagi pengunjung. Di sana, terdapat populasi monyet ekor panjang dan beragam jenis tumbuhan mangrove yang mendiami Kawasan Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk.

Di tengah tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, Ekowisata Mangrove PIK telah mengalami beberapa permasalahan akibat dari konversi menjadi area pemukiman, pembangunan pusat bisnis dan rekreasi, hingga lapangan golf yang tidak memperhatikan kondisi mangrove itu sendiri.

Luasan mangrove yang berkurang berakibat sedimentasi dan abrasi terus mengalami peningkatan dan sejalan dengan penurunan kualitas tanah di kawasan ini.

Selain permasalahan-permasalahan tersebut, sampah menjadi salah satu kendala utama yang harus dihadapi hingga saat ini. Sampah-sampah terbawa oleh aliran sungai tertahan dan berakhir di area Hutan Mangrove PIK ini. Sehingga, tanaman mangrove yang baru saja ditanam mengalami kerusakan.

Baca juga: Blibli Tiket Action Tanam 4.000 Mangrove Hijaukan Pesisir Mangunharjo, Kota Semarang

Tanam Mangrove Selamatkan PIK dari Kerusakan Lingkungan

mitra petani penanaman mangrove bank bumi arta
Ujang Kustiawan mitra petani penanaman mangrove Bank Bumi Arta bersama LindungiHutan (Dokumentasi: LindungiHutam).

Salah satu cara yang dapat dilakukan bersama LindungiHutan dalam menyelamatkan kawasan PIK dengan melakukan upaya penanaman pohon seperti yang telah dilakukan oleh Bank Bumi Arta pada 19 Desember 2023 yang lalu. 

Melalui penanaman mangrove, luasan mangrove di area PIK dapat mengalami peningkatan sehingga ancaman kerusakan lingkungan dapat diminimalkan dampaknya.

LindungiHutan bersama dengan 506 mitra hijau telah menanam 786.000 pohon di 47 lokasi penghijauan, termasuk Hutan Mangrove Pantai Indah Kapuk Ini. Hal tersebut membuktikan komitmen LindungiHutan dalam melakukan upaya perlindungan dan pelestarian alam Indonesia.

Jangan ragu dan mari bergabung bersama LindungiHutan dalam melestarikan lingkungan untuk generasi yang akan datang dengan mengisi form di bawah ini.

Ana Salsabila adalah Junior SEO Content Writer di LindungiHutan yang berpengalaman dalam penulisan artikel tentang lingkungan dan kehutanan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rawat Bumi LindungiHutan