Connect with us

Mitra Hijau

Berikan Aksi Cinta Untuk Bumi, Rebellion Rose Tanam 1.010 Mangrove di Demak

Published

on

Rebellion Rose tanam mangrove di Demak

Rebellion Rose merupakan band asal Yogyakarta yang terbentuk pada tahun 2008 yang beranggotakan 5 orang. Dikenal sebagai ikon perlawanan dalam dunia musik punk rock Indonesia, band ini memiliki jutaan fans di Indonesia.

Lebih dari 15 tahun bermusik, band ini senantiasa menghadirkan sederet lagu yang menyatakan dari hati dengan tema kebersamaan, suara-suara dari minoritas, hingga kondisi sosial politik di Indonesia. Karyanya tertuang indah dalam album seperti Partai Anarki dan For All Allies, Comrades and Enemies yang menjadi luapan perasaan dan suara bagi para pendengarnya.

Pada bulan Oktober 2023 Rebellion Rose kembali menghadirkan album bertajuk “Hanya Cinta Yang Dapat Tumbuh Disini”, menandai perjalanan baru Rebellion di tahun ini. Pada album tersebut menyampaikan pesan tentang cinta, persatuan, dan perjuangan yang dapat mengubah dunia.

Rebellion Rose meyakini bahwa musik dapat menyatukan dari berbagai latar belakang dan menjadi sumber inspirasi bagi penikmatnya.

Luncurkan Album Baru, Rebellion Rose Ikut Terlibat dalam Aksi Lingkungan Bersama LindungiHutan

Rebellion Rose tanam mangrove di Desa Bedono
Rebellion Rose bersama LindungiHutan tanam 1.010 mangrove di Desa Bedono. (Dokumentasi: LindungiHutan).

Wujud cinta, persatuan, dan perjuangan dalam album terbarunya, juga diwujudkan melalui aksi lingkungan yang diinisiasi oleh Rebellion rose Bersama LindungiHutan. Aksi tersebut dilakukan dengan tujuan menyelamatkan bumi dari kerusakan yang tengah terjadi saat ini.

Pada peluncuran album “Hanya Cinta Yang Dapat Tumbuh Disini”, Rebellion Rose berkomitmen mendonasikan sebagian keuntungannya dengan menanam mangrove bersama LindungiHutan. Rebellion Rose mengajak para penggemarnya untuk berdonasi pohon melalui pembelian Boxset album tersebut, dengan begitu pembeli album juga turut berkontribusi pada kelestarian bumi.

Melalui kampanye tersebut, Rebellion Rose berhasil mengumpulkan 1.010 bibit mangrove yang ditanam pada 22 Desember 2023 di Desa Bedono, Kabupaten Demak. Dengan melibatkan tim LindungiHutan di lapangan dan Ihwanudin sebagai mitra lokasi penanaman.

Besar harapan, melalui aksi ini dapat mendukung upaya berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat setempat dan menjadi inspirasi dari pegiat musik untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam dan lingkungan.

Baca juga: Blibli Tiket Action Tanam 4.000 Mangrove Hijaukan Pesisir Mangunharjo, Kota Semarang

Rebellion Rose Bantu Desa Bedono dari Kerusakan Lingkungan

Desa Bedono terletak di Kabupaten Demak pesisir utara Pulau Jawa ini mengalami penyempitan daratan dan perubahan lahan yang diakibatkan dari aktivitas manusia maupun alam. Luasan lahan perlahan berubah fungsi menjadi pemukiman dan tambak yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun, perlahan luasan hutan mangrove di wilayah pesisir mengalami penurunan dan bahkan banjir rob terparah di Pulau Jawa terjadi di desa ini.

Banjir rob yang melanda di Kecamatan Sayung dimana Desa Bedono Berada, disebabkan oleh lokasi desa ini yang menjorok ke laut dan memiliki topografi yang cenderung landari hingga datar.

Dalam 10-20 tahun terakhir, terus terjadi pengikisan daratan oleh air laut yang mengakibatkan 200 rumah penduduk ikut tenggelam dikarenakan abrasi dan banjir rob. Ratusan warga kehilangan mata pencaharian mereka, dan melakukan relokasi tempat tinggal sehingga meninggalkan Desa Bedono.

Namun, salah satu keluarga dari Mak Jah bersikukuh untuk tetap tinggal di Desa Bedono dan senantiasa melakukan aksi penanaman mangrove untuk memperbaiki kondisi di sana. Melalui penanaman 1.010 mangrove oleh Rebellion Rose ini menjadi upaya untuk menyelamatkan Desa Bedono dari kerusakan dan mengembalikan kelestarian desa tersebut seperti dahulu.

Baca juga: Logos Property Tanam 485 Bibit Mangrove di Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk

Tanam Mangrove Sekarang, Jaga Kelestarian Desa Bedono Bersama LindungiHutan

aksi penghijauan rebellion rose di bedono
Aksi penghijauan Rebellion Rose untuk pesisir Bedono. (Dokumentasi: LindungiHutan).

LindungiHutan bersama Mak Jah dan warga Desa Bedono berkomitmen untuk memperbaiki desa tersebut dari ancaman abrasi dan banjir rob dengan menanam pohon mangrove. LindungiHutan telah menanam 109.605 pohon mangrove dengan total kampanye sebanyak 204 dan menyerap 41.200 kg CO2eq.

Tentu dengan pencapaian tersebut LindungiHutan tidak akan berhenti untuk melakukan aksi hijau tersebut. LindungiHutan juga mengundang berbagai pihak untuk berkolaborasi bersama kami dalam penanaman ini. Dengan mengisi form di bawah ini, menjadi bukti bahwa aksi ini menjadi tanggung jawab bersama untuk melestarikan alam.

Baca juga: PT DCI Indonesia Tbk Tanam 1.000 Pohon Alpukat di Subang

Ana Salsabila adalah Junior SEO Content Writer di LindungiHutan yang berpengalaman dalam penulisan artikel tentang lingkungan dan kehutanan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan laporan tahun 2023 LindungiHutan

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Blog LindungiHutan will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.