Connect with us

Bisnis Lestari

Apa Itu Pengelolaan CSR? 8 Tips Mengelola CSR Perusahaan

Published

on

tips pengelolaan csr perusahaan

Secara global, istilah CSR mulai dikenal pada tahun 1970-an dan semakin populer sejak kehadiran buku karya John Elkington yang berjudul Cannibals With Forks: The Triple Bottom Line in 21st Century Business.

Dalam perkembangannya, program CSR perusahaan diciptakan untuk membantu kepentingan masyarakat serta menjaga lingkungan agar tetap lestari. Untuk itu, diperlukan pengelolaan CSR yang tepat, agar program CSR tepat sasaran dan efektif untuk masyarakat.

Lantas, bagaimana cara pengelolaan csr agar berjalan sesuai dengan tujuan yang diinginkan perusahaan dan tepat sasaran?

Apa itu Pengelolaan CSR?

pengelolaan csr adalah
Apa itu pengelolaan CSR?

Corporate Social Responsibility (CSR) adalah sebuah konsep bisnis yang menggabungkan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan ke dalam praktik bisnis perusahaan yang sedang dijalankan. Di dalam pengelolaan CSR, terdiri dari pengembangan, pengimplementasian program yang berkelanjutan, pengukuran, dan pelaporan dampak CSR kepada masyarakat dan lingkungan.

Pengelolaan CSR adalah proses strategis yang berkelanjutan, dimulai dengan identifikasi atau pemahaman tentang masalah sosial dan lingkungan yang relevan dengan bisnis perusahaan. Setelah identifikasi dilakukan, perusahaan dapat mengembangkan program CSR yang ditujukan untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan memperhatikan kebutuhan dan aspirasi masyarakat di lingkungan setempat.

Agar program CSR berjalan efektif, harusnya diintegrasikan ke dalam praktis bisnis perusahaan dan melibatkan stakeholder di dalamnya termasuk karyawan, investor, pemerintah, hingga masyarakat.

Menurut Ariana (2018), pengelolaan CSR yang berhasil dilakukan perusahaan apabila perusahaan tersebut menerapkan beberapa tahapan sebagai berikut:

1. Tahapan Perencanaan

Tiga langkah utama dalam perencanaan meliputi awareness building, CSR assessment, dan CSR manual building. Pada tahapan ini dilakukan proses menumbuhkan pentingnya kegiatan CSR perusahaan, pemetaan perhatian apa yang dibutuhkan masyarakat, hingga menggali referensi sebuah kelompok agar program CSR yang diciptakan berjalan dengan tepat.

2. Tahap Implementasi

Pada tahap ini meliputi sejumlah poin penting antara lain prngorganisasian sumber daya yang diperlukan, penempatan orang/karyawan sesuai dengan tugasnya, pengarahan terkait dengan tindakan yang harus dilakukan, pengawasan terhadap pelaksana kegiatan, pelaksanaan pekerjaan agar sesuai dengan rencana, dan penilaian dari sebuah pelaksanaan program yang sudah dijalankan.

3. Tahap Evaluasi

Tahap evaluasi ini menjadi proses penting setelah melakukan kegiatan CSR. Proses ini digunakan untuk mengukur sejauh mana dampak dari program CSR dan apakah sudah efektif dalam penerapannya.

4. Tahapan Pelaporan

Di dalam tahap ini, semua informasi dibagikan ke seluruh stakeholder perusahaan dengan tujuan keterbukaan informasi yang relevan mengenai perusahaan dan transparansi. Jadi, fungsi tahap ini adalah untuk kepentingan stakeholder dalam mengambil keputusan maupun hal lain yang dibutuhkan.

Baca juga: 3 Perusahaan BUMN Pernah Berkolaborasi CSR Dengan LindungiHutan

8 Tips Pengelolaan CSR Dapat Diterapkan di Perusahaan

tips pengelolaan csr
8 Tips pengelolaan CSR yang bisa diterapkan di perusahaan Anda.

Berikut adalah 8 tips untuk mengelola CSR (Corporate Social Responsibility) di perusahaan:

  • Menentukan prioritas CSR

Setiap perusahaan harus memilih program CSR yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan stakeholders, serta sesuai dengan visi dan misi perusahaan.

  • Melibatkan semua pihak

CSR bukanlah tanggung jawab satu divisi saja, melainkan tanggung jawab semua pihak dalam perusahaan. Oleh karena itu, melibatkan semua departemen dalam memilih, mengembangkan dan melaksanakan program CSR sangat penting. 

  • Berkomunikasi dengan stakeholders

Dalam memilih dan mengembangkan program CSR, perusahaan harus berkomunikasi dengan stakeholders untuk mengetahui kebutuhan dan harapan mereka. Selain itu, perusahaan harus transparan dalam melaporkan pelaksanaan program CSR agar stakeholders dapat menilai efektivitas program tersebut.

  • Memperhatikan dampak lingkungan

Program CSR harus memperhatikan dampak lingkungan, baik dampak langsung maupun tidak langsung, dan melakukan upaya untuk mengurangi dampak negatif tersebut.

  • Memperhatikan dampak sosial

Program CSR harus juga memperhatikan dampak sosial, seperti memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

  • Mengukur dampak CSR

Pengukuran dampak juga merupakan bagian penting dari pengelolaan CSR. Perusahaan harus memastikan bahwa program CSR yang dijalankan memberikan dampak positif yang signifikan pada masyarakat dan lingkungan. Secara teratur, perusahaan juga melaporkan hasil-hasil ini secara transparan dan akuntabel. 

Hal ini tidak hanya meningkatkan kredibilitas perusahaan dalam menjalankan program CSR, tetapi juga membantu memotivasi dan menginspirasi perusahaan-perusahaan lain untuk mengikuti jejak yang sama.

Pengukuran dampak program CSR secara berkala, baik dari segi kuantitatif maupun kualitatif, dan melakukan evaluasi untuk mengetahui efektivitas program CSR tersebut.

  • Membangun Kemitraan

Perusahaan dapat membangun kemitraan dengan pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat sekitar untuk mengembangkan program CSR yang lebih efektif dan berkelanjutan.

  • Berinovasi

Perusahaan harus selalu berinovasi dalam mengembangkan program CSR agar dapat lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan dan harapan stakeholders serta sesuai dengan perkembangan zaman.

Baca juga: Penanaman Mangrove, Ide Program CSR Lingkungan yang Berdampak

Kesimpulannya, pengelolaan CSR penting bagi perusahaan untuk memastikan bahwa program CSR konsisten dengan nilai dan tujuan perusahaan, serta memenuhi standar etika dan peraturan yang berlaku.

LindungiHutan Menanam Lebih Dari 800 RIBU Pohon di 45+ Lokasi Penanaman yang Tersebar di Indonesia

Ana Salsabila adalah Junior SEO Content Writer di LindungiHutan yang berpengalaman dalam penulisan artikel tentang lingkungan dan kehutanan.

Sedekah Pohon LindungiHutan