Connect with us

Hutanpedia

7 Jenis Akar dan Fungsi Akar pada Tumbuhan (Update 2024)

Logo LindungiHutan - Green - Square - 1280 x 1280 pixels - PNG

Published

on

Jenis-jenis akar

Akar adalah bagian tumbuhan yang umumnya tertanam di dalam tanah untuk penguat dan pengisap air serta zat makanan. Jenis akar sangat beragam dan berhubungan dengan jenis tumbuhan. Setiap jenis akar memiliki tugas, fungsi, dan manfaatnya masing-masing.

Fungsi akar adalah sangat krusial bagi tumbuhan karena menjadi organ yang menyerap air dan zat hara dari tanah dan media tanam. Tanpa akar, tumbuhan akan sulit untuk hidup sebab tidak memperoleh nutrisi.

Artikel ini akan membahas jenis-jenis akar dan fungsi akar pada tanaman dan pohon.

Jenis-jenis Akar pada Tanaman

Pada awalnya, jenis akar umumnya ada 2 yaitu akar serabut dan tunggang. Tapi, seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, jenis dan sistem perakaran baru mulai ditemukan dengan berbagai keunikan masing-masing.

Berikut penjelasan lengkap jenis akar dan contohnya!

1. Akar Serabut

Jenis akar serabut memiliki bentuk seperti serabut. Ukuran pangkal dan ujung akar hampir sama besarnya. Pada bagian akar serabut, hanya terdapat rambut akar dan serabut akar. Semua bagian akar serabut berasal dari pangkal batang.

Jenis akar serabut pada umumnya dimiliki oleh tumbuhan monokotil. Namun, jenis akar serabut bisa dijumpai pada tumbuhan dikotil yang dikembangkan secara cangkok atau stek.

Fungsi utama akar serabut yaitu untuk memperkokoh berdirinya tumbuhan.

Contoh tumbuhan yang memiliki akar serabut adalah pohon kelapa, padi, pepaya, jagung, bawang, pohon pisang, tebu, salak, rumput teki, tanaman bambu dan sebagainya.

2. Akar Tunggang

Jenis akar tunggang mempunyai akar pokok atau akar besar. Akar pokok memiliki cabang-cabang yang kecil. Tidak hanya akar pokok dan cabang akar, tetapi akar tunggang memiliki bagian rambut akar dan tudung akar. Perbedaan ukuran akar pokok dan cabang akar terlihat jelas.

Jenis akar tunggang pada umumnya dimiliki oleh tumbuhan dikotil. Fungsi utama akar ini yaitu untuk menyimpan cadangan makanan.

Sistem perakaran ini dapat dibagi 2 jenis yaitu:

  • Akar tunggang sedikit atau tidak bercabang yaitu berwujud tombak, akar tunggang berwujud gasing dan akar tunggang berwujud benang.
  • Akar tunggang bercabang. Beberapa pohon yang mudah dijumpai, yang memiliki akar tunggang bercabang antara lain yaitu pohon beringin, pohon kapas, jambu biji, tanaman kangkung, dan sebagainya.

Contoh tumbuhan yang memiliki akar tunggang yaitu kacang hijau, wortel, kacang tanah, putri malu, asam jawa, pohon durian, mangga, jeruk, mahoni, belimbing, umbi-umbian, dan sebagainya.

3. Akar Gantung

Jenis akar gantung ini berasal dari batang tanaman yang tumbuh dan berkembang ke bawah, sehingga menggantung di udara. Akar gantung akan tumbuh panjang menuju ke tanah untuk mencari sumber air dan zat hara.

Fungsi dari akar gantung yaitu untuk menyerap uap air dan gas dari udara. Namun, ketika akar gantung tumbuh panjang ke bawah dan masuk ke dalam tanah fungsinya berubah. Bagian akar yang masuk ke dalam tanah memiliki fungsi menyerap air serta garam-garam mineral.

Contoh tumbuhan yang memiliki jenis akar gantung adalah pohon beringin, anggrek kalajengking dan curtain ivy.

4. Akar Tunjang

Akar tunjang tumbuh dan berkembang di atas permukaan tanah. Akar ini keluar dari batang pohon dan dahan paling bawah.

Contoh tumbuhan yang memiliki jenis akar tunjang adalah tanaman bakau dan mangrove.

Tumbuhan mangrove memiliki jenis akar yang banyak seperti akar tunjang, akar napas, akar lutut, akar papan, akar banir dan akar biasa.

Baca juga: 9 Dampak Kerusakan Hutan bagi Manusia

5. Akar Napas

Akar napas sebagian tumbuh tegak lurus ke atas berbentuk menyerupai pensil atau kerucut. Akar napas terbentuk dari perluasan akar yang tumbuh secara horizontal.

Bentuk akar ini memiliki banyak celah untuk jalan masuk udara berfungsi membantu pernapasan tumbuhan.

Contoh tanaman yang memiliki akar ini adalah pohon api-api yang termasuk kelompok tanaman mangrove yang dapat kita jumpai di kawasan pesisir.

6. Akar Pelekat

Jenis akar ini tumbuh di sepanjang batang tumbuhan dan berfungsi untuk menempel pada tembok atau tumbuhan lain. Akar pelekat terdapat pada tanaman yang tumbuh memanjat dan merambat.

Contoh tumbuhan yang memiliki akar pelekat adalah sirih dan lada.

7. Akar Semu

Akar semu merupakan suatu bagian (organ atau jaringan) yang terdapat pada tanaman, tetapi secara anatomi tidak dianggap sebagai akar meskipun berperan seperti akar.

Akar ini dapat melekat ke berbagai objek tertentu dengan menggunakan alatdan memiliki fungsi untuk melekat, menjangkar, serta menyerap garam mineral.

Baca juga: 10+ Tumbuhan Hutan Hujan Tropis Indonesia dan Ciri-cirinya

Fungsi-Fungsi Akar

Masing-masing akar mempunyai peran yang unik dan berbeda-beda. Akan tetapi, secara fungsi akar pada tumbuhan adalah:

1. Akar Berfungsi untuk Menopang Tumbuhan

Akar pada tumbuhan memiliki fungsi utama yaitu sebagai penopang dasar tanaman. Akar yang tumbuh dan berkembang di dalam tanah membantu tanaman tumbuh dengan tegak.

Selain itu, fungsi dasar akar adalah menahan tumbuhan agar tidak mudah rusak atau tumbang ketika tertiup angin kencang.

2. Menyerap Air dan Zat Hara dari Ekosistem

Akar akan menyerap air serta garam mineral atau zat hara dari dalam tanah. Air dan zat hara merupakan nutrisi yang akan membantu tumbuhan tumbuh dan berkembang.

3. Akar Menjadi Distributor Nutrisi pada Tumbuhan

Setelah menyerap air dan zat-zat yang ada di dalam tanah, akar akan menyalurkannya ke bagian-bagian tubuh lain pada tumbuhan.

4. Gudang Penyimpanan Cadangan Makanan

Selain sebagai penopang dan menyerap unsur-unsur yang ada di dalam tanah, akar juga memiliki fungsi sebagai gudang cadangan makanan.

Tumbuhan umbi-umbian seperti wortel, kentang dan singkong menyimpan cadangan makanan mereka di akar.

5. Alat Respirasi atau Pernapasan

Beberapa akar pada jenis tumbuhan memiliki fungsi sebagai respirasi. Contohnya pohon beringin yang memiliki akar gantung sebagai alat respirasi atau pernapasan. Tumbuhan bakau juga menjadikan akarnya sebagai alat respirasi.

6. Membantu Proses Fotosintesis agar Optimal

Akar sebagai media pendukung proses fotosintesis, dan akar juga memiliki klorofil yang dibutuhkan untuk proses fotosintesis. Akar yang memiliki kondisi baik akan menunjang proses fotosintesis pada tanaman secara optimal.

7. Alat Reproduksi

Tanaman juga berkembang biak seperti makhluk hidup lainnya melalui akar. Contohnya tanaman paku yang menggunakan akar atau tunas sebagai alat reproduksi.

Ringkasan

Setiap bagian organ pada tumbuhan, memiliki fungsinya masing-masing. Akar merupakan bagian organ dari tumbuhan. Akar adalah bagian tumbuhan yang umumnya tertanam di dalam tanah untuk penguat dan pengisap air serta zat makanan.

Akar memiliki beberapa jenis, yaitu jenis akar serabut, jenis akar tunggang, jenis akar gantung, jenis akar tunjang, jenis akar napas, jenis akar pelekat dan jenis akar semu.

Jenis-jenis akar tersebut memiliki fungsi yaitu sebagai memperkokoh berdirinya tumbuhan, sebagai tempat menyimpan cadangan makanan, sebagai menyerap uap air dan gas dari udara, sebagai penyalur makanan, untuk menyerap zat atau unsur yang terdapat di tanah dan membantu reproduksi.

Baca juga: 10+ Tumbuhan Endemik Asli Indonesia Lengkap

LindungiHutan Menanam Lebih Dari 800 RIBU Pohon di 50 Lokasi Penanaman Bersama dengan 500+ Brand dan Perusahaan

Penulis: Marchyta Putri Prabowo

Editor: M. Nana Siktiyana

Survey LindungiHutan