Connect with us

Hutanpedia

10+ Manfaat Pohon Pinus, Meningkatkan Performa Jantung sampai Cegah Longsor

Published

on

manfaat pohon pinus

Kawasan hutan Pinus saat ini menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak digandrungi masyarakat. Namun tahukah kamu, ada beragam manfaat pohon pinus yang mungkin jarang kita ketahui. Barang kali, selama ini kita hanya tahu jika pohon Pinus diambil getahnya saja.

Padahal, banyak bagian-bagian pohon Pinus yang dapat dimanfaatkan baik untuk kesehatan ataupun bahan baku industri. Mulai dari batang, kulit, daun, hingga bunga, masing-masing menyimpan manfaatnya tersendiri. Bukan hanya itu, pohon Pinus juga memberikan dampak baik bagi alam dan masyarakat sekitarnya.

Ciri-Ciri Morfologi Pohon Pinus

Banyak orang yang mungkin kesulitan membedakan antara pohon Pinus dengan cemara, sebab penampakannya memang mirip. Batang pohon Pinus mempunyai bentuk silinder yang kokoh dengan ukuran maksimal 40 meter, berbatang keras, tegak lurus, dan bagian bawahnya lebih besar.Selain itu, terdapat guratan dengan tekstur putaran yang teratur.

Bentuk daun Pinus mirip dengan Cemara, sebab keduanya sama-sama berbentuk jarum. Padahal, daun Pinus memiliki dua cabang sedangkan pohon cemara daunnya mengerucut. Perbedaaan lainnya yaitu, daun Cemara bergerigi di tepiannya, sedang pada Pinus daunnya berbentuk berkas halus.

Jika kita melihat pohon Pinus dari jauh, akan terlihat seperti membentuk kerucut atau segitiga limas yang menjulang ke atas.

Kalsifikasi (Taksonomi) Pinus

KingdomPlantae
DivisiSpermatophyta
SubdivisiConiferophyta
KelasPinopsida
OrdoPinales
FamiliPinaceae
GenusPinus
SpesiesPinus merkusii Jungh. et de Vriese
Tabel Taksonomi Pohon Pinus merkusii Jungh. et de Vriese

Manfaat Pohon Pinus

Selain getah dan kayunya kerap kali digunakan sebagai bahan baku industri, pohon yang sekilas mirip dengan Cemara ini juga menyimpan banyak manfaat lainnya. Berikut ini manfaat pohon Pinus untuk lingkungan dan masyarakat. Simak penjelasan berikut!

1. Mengandung Flavonoid dan Vitamin C

Manfaat pohon pinus salah satunya adalah menambah vitamin C.
Pohon Pinus mengandung Flavonoid dan vitamin C yang mana baik untuk tubuh.

Manfaat pohon Pinus yang pertama adalah mengandung Flavonoid dan Vitamin. Flavonoid adalah salah satu jenis antioksidan yang banyak ditemui di coklat. Antioksidan tersebut dapat menangkal radikal bebas dalam tubuh.  

Sedangkan vitamin C, berguna untuk mengurangi risiko penyakit kronis, membantu mengelola tekanan darah tinggi, meningkatkan kekebalan tubuh, serta membantu mencegah kekurangan zat besi. Mengutip dari laman ners.unair.ac.id, sebuah laporan dari The Encyclopedia of Folk Medicine menyatakan, orang-orang Amerika zaman dahulu menggunakan teh daun Pinus sebagai obat alami skorbut.

Studi dari Korea Selatan juga mengungkapkan, aktivitas antioksidan yang terkandung oleh teh daun Pinus mirip halnya dengan vitamin C

Pada tahun 1940-an, peneliti asal Prancis menemukan bahwa kulit pohon pinus dan daun jarumnya mengandung banyak vitamin C. Bukan hanya itu, mereka juga menemukan fakta jika pohon Pinus kaya akan antioksidan flavonoid dan bioflavonoid.

Senyawa tersebut dapat diekstrak menjadi Pycnogenol dan dipasarkan menjadi suplemen diet. Selain itu Pycnogenol juga bisa digunakan sebagai obat jet lag, meringankan peredarah darah, nyeri lutut, kram menstruasi, hingga obat yang mampu menguatkan memori bagi orang lanjut usia.

Baca juga: Pohon Pinus: Ciri-Ciri, Habitat, dan Manfaatnya (Update 2022)

2. Mengatasi Infeksi, Luka Kulit, dan Meredakan Peradangan

Manfaat pohon pinus mampu mengatasi Infeksi, luka kulit, dan juga meredakan peradangan.
Minyak astiri daun Pinus bila dioleskan ke kulit berfungsi sebagai antimikroba.

Beberapa orang mempercayai jika minyak atsiri daun Pinus bila dioleskan di kulit bisa berfungsi sebagai antimikroba. Fungsi inilah yang kemudian dipercaya mampu mengatasi infeksi luka minor maupun luka berat. Akan tetapi, belum ada penelitian lebih lebih lanjut untuk membuktikannya. Oleh sebab itu, tetap konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mencobanya.

Minyak atsiri daun pinus juga dinilai memiliki efek anti radang guna meredakan gejala peradangan kulit, seperti jerawat, eksim, hingga rosacea. Senyawa anti radang pada minyak ini dianggap mampu meredakan nyeri otot. Namun, sayangnya masih sedikit pula penelitian yang bisa membuktikan manfaat daun pinus dalam minyak atsiri ini.

3. Manfaat Pohon Pinus untuk Kesehatan Kulit

Manfaat pohon pinus nyatanya juga baik untuk kulit dan mampu mencegah penuaan.
Kulit pohon Pinus juga bermanfaat dalam mengurangi tanda-tanda penuaan.

Manfaat pohon pinus ternyata bukan hanya untuk mengatasi infeksi, luka kulit, dan peradangan, tetapi juga bisa menjaga kesehatan kulit. Salah satunya yaitu mengurangi tanda-tanda penuaan. Ini dikarenakan ekstrak kulit pohon Pinus yang diberikan pada wanita menopause nampaknya memberikan manfaat baik dalam meningkatkan hidrasi, dan juga elastisitas kulit.

Nyatanya, ekstrak kulit pohon pinus dapat meningkatkan produksi Hyaluronic Acid, dan kolagen. Dua bahan tersebut kerap kali dijumpai dalam produk-produk perawatan kulit anti penuaan.

Lebih lanjut, senyawa Pycnogenol dalam kulit Pinus juga terbukti memberikan perlindungan dari sinar UVB. Sinar UVB berbahaya dan dapat mengurangi hiperpigmentasi dan meningkatkan fungsi penghalang kulit.

4. Cegah Hipertensi dan Gagal Jantung

Salah satu manfaat pohon pinus juga bisa untuk mencegah serangan jantung.
Senyawa fitokimia Pycnogenol yang terdapat di dalam kulit Pinus mampu meningkatkan performa jantung,.

Mungkin terdengar sedikit asing di telinga kita jika manfaat pohon Pinus salah satunya adalah dapat mencegah hipertensi dan gagal jantung. Faktanya Senyawa fitokimia Pycnogenol yang terdapat di dalam kulit Pinus mampu meningkatkan performa jantung, aliran darah, dan juga mencegah thrombosis. Trombosis sendiri adalah sumbatan di pembuluh darah dalam sistem kardiovaskuler.

Sementara itu, hipertensi adalah kondisi dimana otot jantung melemah dan peningkatan volume ruang jantung. Hal inilah yang menyebabkan gagal jantung karena jantung tidak bisa memasok oksigen ke dalam darah di seluruh tubuh.

Fungsi Pycnogenol dapat mencegah jantung “aus” selama hipertensi, dengan cara meningkatkan kuantitas kolagen di jaringan ikat jantung. Kolagen adalah protein pembangun sendi, gigi, otot, dan tulang.

Mengutip dari octdigest.id, riset Hiroshima University Graduate School of Biomedical Sciences, Jepang menunjukan setelah 2 minggu suplementasi dengan Pycnogenol, aliran darah meningkat 42%. Pada gilirannya, NO menyebabkan otot sekitar arteri rileks. Akibatnya, diameter pembuluh darah meningkat dan tekanan darah turun.

5. Redakan Nyeri Otot

Manfaat pohon pinus yang lainnya yaitu mampu meredakan nyeri otot, cukup dengan mengoleskan minyak kemudian memijatnya.
Ambil lima tetes minyak pinus kemudian pijat di bagian yang terasa nyeri.

Manfaat pohon Pinus selanjutnya yaitu mampu meredakan nyeri otot. Apabila kamu merasakan nyeri otot, minyak Pinus bisa kamu manfaatkan untuk mengobatinya. Caranya, ambil lima tetes minyak pinus menggunakan dua sendok sayur. Kemudian, pijat pada bagian tubuh yang terasa nyeri otot.

Namun, kamu perlu memperhatikan pilihan minyak pinus yang digunakan. Gunakan minyak pinus P. Pinaster, bukan Scotch pinus (P.sylvestris). Sebab, Scotch pinus dapat membuat kulit iritasi.

6. Memelihara Kesehatan Mata

Manfaat pohon pinus ternyata juga baik untuk kesehatan mata.
Kulit batang dan daun pohon Pinus memiliki kandungan vitamin A dan C yang mana baik untuk mata.

Selain mengandung vitamin C, pohon Pinus juga memiliki kandungan Vitamin A yang mana bila keduanya dikombinasikan dapat menyehatkan mata. Vitamin C dipercaya mampu memberikan perlindungan mata dari polutan, sedangkan vitamin A, berperan guna menjaga kesehatan kornea.

Dalam hal ini manfaat pohon pinus terletak pada kulit batang dan daun dari pohonnya. Hal ini dikarenakan adanya kandungan vitamin A dan C pada kulit batang dan daun pohon pinus. Pada umumnya, kulit dapat dikonsumsi secara langsung setelah dibersihkan terlebih dahulu, sementara daun pinus dapat dikonsumsi setelah direbus dan dijadikan minuman yang kaya akan vitamin.

7. Obat Herbal

Manfaat pohon pinus oleh masyarakat kerap dijadikan sebagai bahan pembuatan obat-obatan herbal.
Bagian getah pohon dan daun Pinus dapat dimanfaatkan sebagai obat-oabatan.

Bagian getah dan daun pohon Pinus juga bisa dimanfaatkan sebagai obat-obatan. Beberapa obat herbal memanfaatkan pohon pinus sebagai bahan bakunya. Obat herbal tersebut mampu mengobati berbagai macam jenis penyakit. Berikut manfaat pohon pinus jika digunakan sebagai obat herbal:

  • Obat maag dan rematik. Getah pinus bisa kita gunakan sebagai obat maag dan rematik. Cara mengonsumsinya yaitu, getah Pinus dicampur dengan air atau dikunyah seperti memakan permen karet.
  • Obat flu dan demam. Kandungan vitamin A dan C dalam daun Pinus lima kali lebih banyak ketimbang buah jeruk. Alhasil, efektif guna mengobati flu dan demam. Cara mengonsumsinya cukup mudah, kamu hanya perlu merebus daun Pinus kemudian meminum air hasil rebusannya.
  • Antiseptik: Kulit dalam batang pohon Pinus teksturnya agak lembut dan elastis sehingga bisa digunakan sebagai antiseptik. Cara menggunakannya dengan membalutkannya pada bagian yang terluka.

8. Bahan Baku Pembuatan Biopestisida

Masyarakat juga mengambil manfaat pohon pinus sebagai bahan pembuatan biopestisida.
Buah Pinus bisa disulap menjadi Biopestisida untuk mengusir hama pada tanaman .

Manfaat pohon Pinus ternyata tidak hanya sebagai obat-obatan, melainkan juga digunakan untuk bahan baku pembuatan biopestisida. Biopestisida dari buah Pinus ini terbukti ramah lingkungan, mudah dibuat, serta teruji ampuh membasmi hama. Prose pembuatannya juga simpel.

Kumpulkan buah Pinus kering sebanyak kurang lebih 40 buah. Selanjutnya, buah Pinus tersebut dimasukan ke dalam kaleng untuk kemudian dilakukan proses pembakaran dengan suhu stabil antara 300-500 derajat Celcius sehingga menghasilkan asap cair. Asap tersebut lantas dialirkan ke selang dalam kaleng pendingin yang sudah diisi air. Setelah itu, akan keluar cairan biopestisida dari buah Pinus. Cairan tersebut bisa langsung bisa digunakan untuk menyemprot hama.

9. Manfaat Pohon Pinus bagi Lingkungan dapat Mencegah Longsor

Manfaat pohon pinus bagi lingkungan yaitu akarnya yang dapat mencegah bencana longsor.
Akar pohon Pinus membuat tanah lebih stabil sehingga tidak rawan longsor.

Manfaat pohon Pinus juga terletak pada akarnya. Pinus secara genetis mempunyai perakaran tunggang yang dalam, sehingga akarnya mampu menembus lapisan yang kuat dan dalam.

Walaupun memang, distribusi atau kedalaman akar juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, tetapi sifat genetis Pinus tetap berpeluang tinggi dalam memperkuat tanah ataupun meningkatkan kekuatan tahanan geser tanah. Hal ini tentunya membuat tanah lebih stabil dan kemungkinan longsor dapat diminimalisir.

Bukan hanya itu, Pinus sebagai pohon yang evergreen memiliki nilai evapotranspirasi yang besar dibandingkan jenis pohon lainnya. Hasil penelitian menunjukan jika nilai evapotranspirasi pinus sebesar 64,5% dari total curah hujan. Nilai tersebut amat baik bagi pengurangan tekanan air pori tanah yang dapat memicu longsoran.

Baca juga: Pohon Cendana Ciri-Ciri, Cara Menanam, dan Manfaatnya (2022)

10.  Pinus Cocok untuk Reboisasi

Manfaat pohon pinus untuk kelestarian lingkungan yaitu cocok bila dijadikan tanaman reboisasi.
Nyatanya , salah satu jens pohon Pinus ini banyak digunakan untuk reboisasi dan penghijauan.

Manfaat pohon Pinus berikutnya adalah pohonnya cocok untuk reboisasi. Apalagi, Pinus Merkusii Jungh et de Vriese menjadi jenis primadona (60%) untuk ditanam dalam Program Penyelamatan Hutan, Tanah, dan Air khususnya pada kegiatan reboisasi dan penghijauan oleh pemerintah lewat Kementerian Kehutanan sejak tahun 60-an.

Jenis ini dipilih sebab memiliki banyak faktor keunggulan antara lain, tersediannya benih cukup banyak, laju pertumbuhannya cepat, bahkan dapat menjadi jenis pionir dan dapat tumbuh pada lahan-lahan yang marginal.

Adanya reboisasi dan penghijauan, sukses membentuk tegakan Pinus yang banyak menambah devisa negara serta meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat baik di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa hingga sekarang.

11.  Hutan Pinus Cocok Dijadikan Tempat Wisata

Manfaat pohon pinus juga bisa dijadikan sebagai tempat rekreasi yang menarik.
Hutan Pinus bisa dijadikan alternatif pilihan tempat rekreasi.

Bentuk pohonnya yang tinggi menjulang, rimbunnya dedaunan, nampak seperti kanopi besar yang memayungi siapa saja di bawahnya. Terlebih jika berada di hutan Pinus, udara terasa sangat segar membuat banyak orang betah berlama-lama menghabiskan waktu di sana.

Belum lagi, jika kawasan hutan Pinus tersebut ditata sedemikian rupa, memiliki banyak spot foto yang instagramable, dan disediakan fasilitas lengkap, pastinya akan menarik banyak wisatawan.

Beberapa tempat wisata hutan Pinus yang bisa kamu kunjungi antara lain, Hutan Pinus Mangunan, Hutan Pinus Asri, Hutan Pinus Kragilan, Puncak Becici, Pinus Pengger, dan masih banyak lainnya,

12.  Memberikan Manfaat kepada Masyarakat Setempat

Eits, jangan salah, manfaat pohon pinus juga untuk masyarakat sekitar kok!
Kawasan perkebunan Pinus menyerap banyak tenaga kerja di sekitarnya.

Manfaat pohon Pinus juga dirasakan oleh masyarakat luas. Bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan Pinus bisa memperoleh manfaat ekonomi dari berbagai macam kegiatan pengelolaan yang ada. Mulai dari penanaman, pemeliharaan, penyadapan getah, pengangkutan getah, serta program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM).

Perum Perhutani pun dalam menjalankan kegiatan pengelolaannya menggunakan sistem padat karya. Tujuannya untuk menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Dengan demikian, tingkat kesejahteraan masyarakat sekitar bisa ikut meningkat.

13.  Manfaat Pohon Pinus bagi Kebutuhan Industri

Manfaat pohon pinus juga kerap dimanfaatkan unutk bahan baku industri.
Bagian dari pohon Pinus yang banyak dibutuhkan oleh industri adalah getahnya.

Salah satu bagian dari pohon Pinus yang banyak dibutuhkan oleh industri adalah getahnya. Getah Pinus yang disadap dapat diolah menjadi gondorukem dan terpentin sebagai bahan baku industri lanjutan.

Gondorukem digunakan untuk bahan baku dalam industri kertas, keramik, plastik, cat, batik, tinta cetak, politur, farmasi, dan kosmetik. Sementara terpentin, dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam industri kosmetik, minyak cat, campuran bahan pelarut, antiseptic, kamper, dan farmasi.

Tak hanya getahnya, kayu pohon Pinus juga laris dibutuhkan oleh industri. Baik untuk keperluan konstruksi ringan, mebel, pulp, korek api, hingga sumpit.

Itulah 12 manfaat pohon Pinus yang perlu kamu ketahui. Tak hanya untuk industri semata, pohon Pinus juga memberikan banyak kebaikan untuk alam dan kesehatan. Semoga bersama-sama kita bisa menjaga kelestarian pohon Pinus, 

Baca juga: Hutan Musim: Ciri-Ciri, Manfaat, dan Contoh di Indonesia (Update 2022)

Ingin Menanam Pohon Tanpa Ribet? Bareng LindungiHutan Aja!

LindungiHutan adalah website donasi online, galang dana dan kerjasama untuk kelestarian hutan Indonesia yang telah mempunyai izin dan terpercaya. Salurkan niat kebaikan untuk membantu sesama dan alam dengan sedekah pohon untuk keberlangsungan masa depan kita

Muhamad Iqbal adalah SEO content writer di LindungiHutan dengan fokus pada tulisan-tulisan lingkungan, kehutanan dan sosial.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *