Powered by ProofFactor - Social Proof Notifications

Sharing Publik Relawan LindungiHutan ke-1 Tahun 2022

Manajemen relawan LindungiHutan menggelar acara sharing publik yang pertama di tahun 2022. Dalam acara daring (webinar) tersebut mengundang perwakilan relawan Jadetabek dan Landak tentang kisah menjalankan kegiatan RawatBumi.
Sharing publik relawan lindungihutan yang pertama di tahun 2022.

Manajemen Relawan LindungiHutan kembali mengadakan sharing publik secara daring terkait kegiatan Rawat Bumi yang dilakukan oleh relawan LindungiHutan. Rawat Bumi merupakan salah satu program kerja utama Relawan LindungiHutan dalam rangka memperingati Hari Bumi pada tanggal 22 April.

Tujuan kegiatan Rawat Bumi adalah membalas kebaikan bumi yang telah memberikan penghidupan kepada manusia. Oleh karena itu, relawan LindungiHutan melakukan kegiatan penanaman di lokasi yang membutuhkan penanaman di daerahnya.

Dalam Sharing Publik Relawan LindungiHutan #1 2022 bertajuk “Bersama Menghijaukan Indonesia dalam Aksi Rawat Bumi” terdapat dua orang narasumber yang membagikan pengalaman mereka. Mulai dari bagaimana melaksanakan sebuah kegiatan, berkolaborasi dengan pemerintah daerah setempat, dan menggunakan sosial media untuk mengajak masyarakat luas dalam aksi kepedulian lingkungan.

Dua orang tersebut adalah koordinator Relawan LindungiHutan Landak dan koordinator Relawan LindungiHutan Jadetabek.

Relawan LindungiHutan Landak berdomisili di Kabupaten Landak, provinsi Kalimantan Barat. Sejak awal terbentuknya di tahun 2019, Relawan LindungiHutan Landak menjadi salah satu komunitas relawan LindungiHutan yang paling aktif.

Selama ini Relawan LindungiHutan Landak sukses melaksanakan kegiatan konservasi dengan berkolaborasi bersama pemerintah daerah setempat.

Menurut Koordinator Relawan Landak Oktavianus Yanto, dengan menjalin kolaborasi yang baik dengan pemerintah daerah maka tujuan untuk melestarikan lingkungan dapat tercapai.

Sementara itu, Relawan LindungiHutan Jadetabek berhasil mengadakan kegiatan Rawat Bumi 2022 dengan serangkaian kegiatan penanaman di Hutan Kota Serengseng dan Pulau Pari Jakarta. Dengan menggunakan media sosial, Relawan LindungiHutan Jadetabek berhasil mengikutsertakan masyarakat dari berbagai golongan.

Sejak bergabung bersama LindungiHutan di tahun 2018, Relawan LindungiHutan Jadetabek aktif menggunakan sosial media untuk meningkatkan awareness masyarakat pada topik seperti krisis iklim dan pelestarian lingkungan.

Menurut Dipa Budiharjo selaku Koordinator Relawan LindungiHutan Jadetabek, meningkatkan awareness masyarakat adalah langkah pertama untuk mengajak masyarakat secara kolektif melestarikan lingkungan dan melakukan aksi nyata untuk mengatasi krisis iklim.

Kedua koordinator mengakui bahwa terdapat beberapa tantangan yang mereka perlu hadapi dalam melaksanakan aksi kepedulian lingkungan berbasis relawan.

Akan tetapi, semangat untuk melakukan aksi nyata dalam menjaga lingkungan dan hutan menjadi motivasi untuk melewati tantangan tersebut.

Pada akhirnya, manajemen Relawan LindungiHutan berharap bahwa pengalaman nyata Relawan LindungiHutan dapat menginsipirasi masyarakat luas untuk turut aktif dalam melestarikan lingkungan. Agar kedepannya kita dapat bersama-sama menghijaukan Indonesia.