Connect with us

Mitra Hijau

Ecofrenli Inisiasi Program “Climate Action Project with Ecofrenli”

Published

on

Ecofrenli tanam 300 mangrove di Semarang, Jawa Tengah.

Ecofrenli adalah Female-led Start-up ecommerce produk gaya hidup terlengkap dan inovasi packaging pengganti plastik di Indonesia yang berkomitmen untuk menyelamatkan lingkungan dengan menyediakan alternative plastik sekali pakai dengan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Ecofrenli menghadirkan inovasi ramah lingkungan kepada konsumen dan korporasi di seluruh dunia. Selain mempromosikan produk tradisional asal Indonesia, Ecofrenli juga mendukung proyek daur ulang sampah plastik oleh masyarakat lokal dengan visi mengubah kebiasaan gaya hidup masyarakat menjadi berkelanjutan.

Seperti kita ketahui bersama, saat ini tren usaha dengan konsep ramah lingkungan dan sustainable sedang diminati oleh masyarakat luas. Tentu ini kabar baik bagi kita semua. Sebab, sustainable brand adalah sebuah konsep bisnis yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sosial. Maksudnya, pemilik bisnis tidak hanya berfokus pada produk atau jasa yang dihasilkan, tetapi juga mempertimbangkan dampak yang bisa ditimbulkan bagi lingkungan dan sosial.

Salah satu manfaat atau nilai plus dari sustainable brand adalah ikut mencegah terjadinya hal buruk terhadap lingkungan. Karena, brand tersebut tidak hanya berfokus pada produk atau keuntungan bisnis semata. Konsep bisnis tersebut juga mempertimbangkan dampak negatif bagi lingkungan.

Dalam konteks ini, Ecofrenli benar-benar mewujudkan komitmen pelestarian lingkungan dengan memilih menggunakan bahan nabati dan bekerja sama dengan ilmuwan untuk mengembangjan dan melakukan penerapan teknologi PET (Polyethylene Terephthalate) sehingga mudah dikomposkan dalam waktu singkat. Melalui penerapan teknologi semacam itu, harapannya akan membantu mengurangi pencemaran limbah berbahaya. Walhasil, kualitas hidup semua makhluk baik itu manusia dan juga habitat hewan di darat maupun di laut dapat terjaga.

Ecofrenli juga menjalin kerja sama dengan komunitas perempuan dalam hal proyek daur ulang sampah plastik. Tidak hanya membantu mengurangi plastik menjadi produk baru, tetapi turut membantu mereka menghidupi keluarganya.

Baca juga: BLZR.ID Menanam 500+ Pohon di Kalimantan Bersama LindungiHutan

Ecofrenli Menanam 302 Mangrove di Pesisir Utara Kota Semarang, Jawa Tengah

Proses penanaman bibit mangrove di tambakrejo, tanjung mas, semarang utara, kota semarang.
Anggota kelompok CAMAR dan relawan LindungiHutan sedang menanam bibit mangrove di pesisir Tambakrejo, Kota Semarang, Jawa Tengah (Dok: Business Development/LindungiHutan).

Di luar dari praktik usaha yang dijalankan, Ecofrenli juga membuktikan komitmennya mengenai pelestarian lingkungan dengan melakukan upaya penghijauan. Ecofrenli bersama LindungiHutan menginisiasi kampanye alam bertajuk “Climate Action Project with Ecofrenli”.

Melalui kampanye alam tersebut berhasil terkumpulkan 302 pohon Mangrove Rhizophora dan telah ditanam di Pesisir Tambakrejo Kota Semarang pada 7 Februari 2021. Proses penanaman dibantu oleh Kelompok Camar dan juga peserta gabung aksi yang berjumlah 4 dari berbagai komunitas, di antaranya adalah Relawan LindungiHutan Semarang.

Baca juga: Keina Beauty Hijaukan Bali dengan 320 Pohon Tabebuya

Harapannya dengan adanya kampanye alam ini bisa menjadi upaya untuk ikut mengurangi jejak karbon dan berkontribusi dalam membantu mengurangi dampak perubahan iklim global. Sebab, perlu kita ingat kembali jika menanam pohon adalah salah satu upaya sederhana untuk menjaga bumi kita yang mana dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Dengan mendukung Ecofrenli, maka kita secara tidak langsung ikut ambil bagian dalam upaya membantu mengurangi kerusakan alam dan membantu bumi sembuh kembali. Percayalahm bahwa tanggung jawab  menjaga bumi ada di tangan kita semua.

Bersama LindungiHutan, Ecofrenli Hijaukan Pesisir Tambakrejo, Kota Semarang untuk Cegah Abrasi Menghancurkan Pemukiman

Tambakrejo adalah sebuah desa yang letaknya paling utara di Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Tambakrejo juga kerap dikenal sebagai desa nelayan. Sebab sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Berbagai macam hasil tangkapan laut diperoleh para nelayan Tambakrejo untuk dijual langsung dalam keadaan segar maupun telah diolah.

Sayangnya, laut yang selama ini menjadi tumpuan pencaharian nelayan Tambakrejo untuk menafkahi keluarganya, kini justru berbalik mengancam masa depan mereka. Lantaran, posisi Tambakrejo yang berada di wilayah pesisir membuatnya acap kali terdampak abrasi pantai. Ombak Laut Jawa secara perlahan mengikis daratan Tambakrejo dan mengancam tempat tinggal para nelayan tersebut.

Kondisi lingkungan dan masyarakat di Tambakrejo ini kemudian menjadi alasan untuk Ecofrenli bersama LindungiHutan melakukan penanaman 302 pohon Mangrove Rhizophora sebagai tindakan restorasi.

Mengingat, Akar mangrove memiliki kemampuan untuk menahan dan mengendapkan lumpur sehingga mampu menahan laju ombak yang menerjang daratan. Akar tersebut juga bisa menahan sampah yang berada di laut, sehingga akan menyelamatkan Pesisir Tambakrejo dari abrasi dan permasalahan sampah.

Baca juga: Terra Beaute Menanam 800+ Pohon di Bandung Bersama LindungiHutan

Semoga penanaman pohon mangrove yang dilakukan oleh Ecofrenli bersama LindungiHutan di Pesisir Tambakrejo, Semarang akan memberikan berimbas kebaikan bagi lingkungan dan masyarakat setempat.

Muhamad Iqbal adalah SEO content writer di LindungiHutan dengan fokus pada tulisan-tulisan lingkungan, kehutanan dan sosial.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rawat Bumi LindungiHutan