Connect with us

Hutanpedia

Pohon Kecapi, Pohon Khas Bekasi yang Manis dan Penuh Khasiat

Published

on

Pohon kecapi

Pohon kecapi merupakan pohon khasnya orang Bekasi yang menjadi ikon hingga saat ini. Bahkan, motif batik Bekasi menggunakan jenis pohon tersebut sebagai modelnya. Pohon yang memiliki nama latin Sandoricum koetjape ini memiliki nama lokal kechapi, sentul, sentol, santor, ketuat, dan lain-lain.

Kecapi terkenal dengan buahnya yang  manis dan sering dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun bukan hanya buahnya saja yang dimanfaatkan, melainkan hampir seluruh bagian tubuh pohon. Apa saja? Yuk, simak ulasan selengkapnya mengenai pohon kecapi!

Seperti Apa Pohon Kecapi?

Pohon kecapi merupakan pohon yang rimbun dan besar dengan ketinggian mencapai 15-30 m, memiliki cabang, dan daun muda yang halus, lurus dan berbulu. Diameter batang dapat mencapai 90 cm, batangnya memiliki getah seperti susu. 

Komposisi daun kecapi bersifat majemuk berselang-seling, berbentuk elips dengan tulang daun menyirip, ujung daunnya meruncing, dan pangkal daunnya membulat-meruncing. Daun bagian atasnya berwarna hijau mengkilap dan bawahnya berwarna hijau muda agak kusam dan akan berubah menjadi merah ketika akan jatuh. Panjang daunnya berkisar kurang lebih 18 cm.

Gambar pohon kecapi
Gambar bibit pohon kecapi

Buah kecapi sekilas mirip dengan buah manggis, karenanya pohon ini disebut wild mangosteen. Buahnya berbentuk bulat dengan ukuran berkisar antara 5-6 cm, berwarna kuning hingga kemerahan ketika mulai masak, dan berbulu halus seperti beludru. Daging buah bagian luarnya memiliki tekstur yang tebal dan keras, menyatu dengan kulit, agak asam, daging buah bagian dalam lunak dan berair, melekat pada biji, berwarna putih, memiliki rasa asam hingga manis. Biji yang terkandung di dalamnya biasanya berjumlah 2-5 butir, berbentuk bulat telur agak pipih, berwarna cokelat kemerahan.

Bunga kecapi berwarna kuning hingga kehijau-hijauan. Bunganya terletak dalam malai di ketiak daun (axillary), berambut, menggantung, memiliki panjang sampai dengan 25 cm. Bunganya memiliki tangkai yang relatif pendek, berkelamin ganda, kelopak bertaju, memiliki mahkota bunga sebanyak 5 helai, berwarna kuning hijau, bentuknya lanset sungsang, berukuran 6-8 cm, dan berbau harum.

Baca juga: Pohon Sungkai, dari Kayunya yang Artistik hingga Beragam Manfaat bagi Kesehatan

Klasifikasi Pohon Kecapi

KingdomPlantae
DivisiTracheophyta
KelasDicotyledonae
OrdoSapindales
FamiliMeliaceae
GenusSandoricum
SpesiesSandoricum koetjape

Habitat dan Sebaran Pohon Kecapi

Pohon kecapi berasal dari Indocina yang kemudian masuk ke Indonesia dan tersebar di Provinsi Kalimantan, Maluku, Jawa, Sulawesi, Sumatera, dan Papua. Indonesia memiliki iklim tropis yang baik untuk pertumbuhan kecapi. Kecapi dapat ditemukan di hutan primer dan sekunder dengan ketinggian mencapai 1200 meter di atas permukaan laut atau lebih.

Pohon ini tergolong jenis pohon yang memiliki kemampuan beradaptasi dengan baik dan fleksibel. Dilaporkan bahwasanya pohon sentul ini dapat tumbuh baik pada hutan dataran rendah (Aprilianti dan Utami, 2009; Sartika, 2020).

Manfaat Pohon Kecapi

Pohon kecapi memiliki banyak khasiat yang dapat diambil dari beberapa bagian pohonnya, mulai dari manfaat kayu hingga daunnya sebagai obat herbal. Berikut ini manfaat lengkapnya!

1. Obat Tradisional

Masyarakat lokal biasa memanfaatkan kecapi untuk mengobati keputihan dan kolik dengan menggunakan rebusan yang dibuat dari kulit buah, biji, daun, dan kulit batang. Rebusan tersebut mengandung banyak senyawa kimia seperti Limonoid jenis Andirobin yang menunjukan aktivitas farmakologis yang potensial untuk praktik pengobatan tradisional. 

Daunnya juga mengandung senyawa triterpenoid dan asam koetjapat yang digunakan sebagai obat tradisional untuk penyakit keputihan dan antipiretik (Warsinah dkk, 2011; Sartika, 2020). Selain itu, akarnya bermanfaat untuk mengatasi sembelit, diare, dan sebagai tonik bagi wanita yang baru melahirkan. Kulit batang yang dihaluskan dapat menyembuhkan cacing gelang.

2. Manfaat Pohon Kecapi sebagai Bahan Baku Furnitur dan Kerajinan

Kayu kecapi dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan furnitur dan kerajinan seperti perkakas rumah tangga maupun ornamen-ornamen yang unik sebagai hiasan. Hal ini lantaran kayunya mudah dibentuk sehingga cocok digunakan sebagai bahan baku. Selain itu, kayunya yang kuat juga dapat difungsikan sebagai bahan baku kerangka rumah.

Manfaat buat kecapi

3. Antibakteri

Kecapi mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan polifenol. Senyawa-senyawa tersebut memiliki manfaat yang digunakan sebagai antibakteri.

4. Antioksidan

Daging buahnya mengandung antioksidan seperti beta-karoten dan substansi bioaktif flavonoid dalam proporsi yang besar. Selain itu, kandungan vitamin C-nya juga cukup tinggi yaitu 14 mg/100 ml jus buah kecapi (Aprilianti dan Utami, 2009; Sartika, 2020). Kandungan antioksidan dan senyawa tersebut dapat bermanfaat dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti jantung koroner dan sebagai antioksidatif serta anti-karsinogenik.

5. Pohon Peneduh

Perawakan yang besar membuat pohon kecapi tahan terhadap hamparan angin. Selain itu, pohon ini juga tidak menggugurkan daun dalam jumlah yang banyak. Hal tersebut menjadikan pohon ini cocok sebagai pohon peneduh.

6. Bumbu Masakan

Tak hanya dimakan langsung, buah kecapi juga dijadikan sebagai bumbu masakan untuk menambah cita rasa. Masyarakat Toraja di Sulawesi Selatan memanfaatkan buah pohon ini sebagai bumbu masakan penguat rasa masam segar terutama untuk hidangan ikan.

7. Olahan Produk

Buah kecapi dapat dijadikan sebagai manisan, sirup, permen, bahkan minuman beralkohol yang dikombinasikan dengan fermentasi beras.

Baca juga: Pohon Meranti, Raksasa Hutan Penghuni Kanopi Teratas

Cara Memetik Buah Kecapi

Gambar buah kecapi
Buah kecapi dari dekat

Buah kecapi terletak di tajuk pohonnya yang tinggi, karenanya masyarakat biasa memanjat secara manual untuk mengambilnya (Setiawan, 2022). Namun, untuk menghindari kejadian yang membahayakan sebaiknya menggunakan alat bantu yang lebih aman. Jangan tunggu buahnya jatuh terlebih dahulu karena jika tidak langsung diambil dan diam terlalu lama di tanah maka rasanya akan berbeda.

FAQ

Buah Kecapi Manfaatnya Apa?

Buahnya memiliki banyak khasiat seperti untuk manisan, sirup, permen, bumbu masak, maupun dikonsumsi secara langsung.

Mengapa Buah Kecapi Jarang Ditemukan?

Karena jumlah pohon kecapi semakin langka akibat kegiatan eksploitasi lahan.

Khasiat Daun Kecapi Muda

Sebagai antibakteri, khususnya efektif untuk menangkal bakteri S. aureus dan E. coli.

Penulis: Bilal Adijaya

Ambil Langkah Nyata dengan Menanam Pohon Bersama LindungiHutan Hanya 10 Ribu Rupiah

LindungiHutan telah dipercaya 40 RIBU Sahabat Alam untuk menanam pohon dengan mudah, transparan, dan berkelanjutan. Kami menjalin kerja sama dengan puluhan petani bibit dan masyarakat sekitar hutan untuk memberikan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rawat Bumi LindungiHutan