Connect with us

Hutanpedia

Aforestasi Adalah: Pengertian, Karakteristik dan Manfaatnya

Logo LindungiHutan - Green - Square - 1280 x 1280 pixels - PNG

Published

on

Pengertian aforestasi, karakteristik dan manfaat upaya aforestasi.

Aforestasi adalah upaya konservasi lahan yang bukan hutan yang disebabkan oleh manusia secara langsung kembali ke lahan berhutan dengan bantuan kegiatan seperti penanaman, pembibitan, dan promosi sumber benih alam yang dilakukan oleh manusia.

Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dalam Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.14/Menhut-II/2004 menyebutkan definisi aforestasi adalah penghutanan pada lahan yang selama 50 tahun atau lebih bukan merupakan hutan.

Aforestasi berbeda dengan reboisasi. Reboisasi merupakan pembentukan kembali dari hutan yang pernah gundul akibat deforestasi atau penyebab lain. Sedangkan aforestasi dasarnya berasal dari lahan yang bukan hutan.

Karakteristik Aforestasi

Kegiatan aforestasi mempunyai beberapa ciri-ciri dan karakteristik khusus yang membedakannya diantaranya yaitu:

1. Menanam Jenis Pohon yang Serupa

Karakteristik dari kegiatan aforestasi adalah dilakukannya penanaman hutan yang biasanya terdiri dari satu jenis pohon saja.

2. Memiliki Manfaat Ekonomi, Sosial dan Lingkungan

Kegiatan penghijauan dengan aforestasi dilakukan untuk tujuan ekonomi dan sosial, biasanya penanaman dilakukan dengan agroforestri. Tapi sebagian kegiatan aforestasi juga ditunjukkan untuk mengatasi permasalahan lingkungan dan kehutanan seperti yang LindungiHutan lakukan.

3. Sebagai Langkah untuk Perlindungan

Aforestasi dilakukan untuk tujuan perlindungan lingkungan sehingga jasa lingkungan dapat dirasakan. Selain itu juga sebagai rekreasi untuk masyarakat dengan adanya ruang terbuka hijau.

Manfaat Aforestasi

Upaya penghijauan dan penghutanan kawasan bukan hutan dengan aforestasi mempunyai beberapa manfaat diantaranya yaitu:

1. Menyediakan Sumber Alternatif Produk Pohon

Seperti kita tahu keadaan dunia sekarang ini, laju pertumbuhan pohon secara alami di hutan jauh lebih lambat daripada laju penebangan pohon di hutan untuk kepentingan produksi.

Meningkatnya permintaan akan produk pohon telah memberikan tekanan pada hutan yang dapat mengakibatkan deforestasi.

Aforestasi membantu mengurangi tekanan pada hutan alam dengan menyediakan sumber alternatif produk pohon. Hal ini sebagian besar biasanya dilakukan untuk tujuan komersial.

2. Peningkatan Pasokan Pohon

Permintaan akan pasokan pohon biasanya tinggi untuk jenis pohon tertentu saja. Aforestasi memungkinkan stakeholder untuk menanam jenis pohon yang dibutuhkan, memperbanyak dengan cepat jenis pohon tertentu.

Kondisi ini juga dapat membantu menstabilkan industri rumahan sehingga menghasilkan harga yang stabil.

3. Perlindungan Kawasan Hutan dan Sekitarnya

Melindungi hutan alam tanpa menyediakan sumber alternatif pohon tentunya sangat sulit dan tidak lestari. Selain itu, penebangan lebih sering terjadi di tempat-tempat yang tidak memiliki sumber alternatif produk pohon.

Namun, ketika adanya sumber pasokan alternatif dalam hal ini dengan kegiatan aforestasi, diharapkan dapat mendukung upaya administratif dan kebijakan dalam melindungi hutan, sehingga menghasilkan pengelolaan yang lebih berkelanjutan.

Dengan melindungi hutan dan alam, dampak lain yang dapat dirasakan yaitu adanya peningkatan seperti pelestarian daerah tangkapan air, lahan basah, dan zona tepi sungai.

4. Menjaga Kelestarian Ekosistem

Menanam pohon di lahan tandus terkadang lebih bermanfaat daripada menanam pohon di hutan yang gundul atau menipis. Menanam pohon di hutan yang habis atau memulihkan hutan membantu memulihkan ekosistem daerah tersebut, tetapi menanam pohon di tanah tandus membantu menciptakan ekosistem baru.

Sebagian besar pemerintah dan lembaga telah menggunakan aforestasi untuk membantu mengembalikan daerah kering dan semi-kering menjadi daerah produktif. Ini juga membantu mengubah tanah tandus ke area yang lebih hijau.

5. Meningkatkan Nilai Tambah Lahan Mati

Cara mudah mengubah lahan tandus adalah dengan menanam pohon dan tentunya tanah dengan pepohonan lebih menarik dan berharga daripada tanah tandus.

Sehingga dengan kegiatan aforestasi diharapkan dapat menjadi nilai tambah pada suatu lahan.

6. Meningkatkan Potensi Hasil Hutan Non-Kayu

Menanam pohon di lahan yang sebelumnya tidak produktif dapat menjadi cara untuk memastikan bahwa pasokan produk-produk yang sangat diperlukan saat ini tidak berhenti.

Mengandalkan hutan alam saja saat ini sangat tidak dapat diandalkan. Selain dari sisi lingkungan tetapi juga adanya peraturan dan kebijakan yang berlaku.

Kegiatan pemanfaatan hutan sangat diatur biasanya pemerintah memberlakukan larangan penebangan hutan, yang dapat merugikan yang sepenuhnya bergantung pada pasokan hutan.

Aforestasi dapat menjadi sumber alternatif dengan menciptakan hutan baru yang juga memberi masyarakat makanan ternak, buah-buahan, kayu bakar, dan sumber daya berharga lainnya yang diperlukan manusia. Selain membuat sumber daya juga memastikan bahwa sumber daya tersebut berkelanjutan untuk masa depan.

7. Mencegah Erosi

Keadaan tanah merupakan masalah umum di lahan tandus. Tidak adanya pohon di tanah tandus saat adanya angin kencang dapat membawa partikel besar tanah yang menyebabkan erosi tanah.

Kondisi seperti ini juga dapat menjadi sasaran banjir saat hujan, sehingga tanah lapisan atas terbawa ke sungai dan sumber air di daerah tersebut. Aforestasi membantu mengatasi semua masalah erosi tanah dan tanah tandus pada saat yang bersamaan.

Pohon bertindak sebagai penahan angin sehingga melemahkan kecepatan angin dan mengurangi dampak dan kemampuannya untuk membawa partikel tanah yang besar. Akar pohon juga menahan tanah bersama-sama dengan erat memastikan bahwa tanah tetap di tempatnya selama banjir.

Daun dan ranting pohon juga membantu mengurangi dampak tetesan air hujan ke tanah sehingga mencegah erosi tetesan air.

8. Menstabilkan Iklim

Kegiatan menanam pohon adalah cara yang terbukti untuk mengubah daerah kering. Karena tempat-tempat dengan lebih banyak pohon sering mengalami hujan, dan dengan demikian, menanam pohon adalah cara sempurna untuk menstabilkan iklim.

Pohon juga mengurangi efek rumah kaca yang mencegah suhu lebih hangat karena mereka adalah satu-satunya penyejuk udara alami di dunia.

9. Mengurangi Dampak Pemanasan Global dan Perubahan Iklim

Pemanasan global menjadi perhatian utama para pemimpin global dan pemerhati lingkungan. Dengan demikian, semakin banyak orang yang didorong untuk menanam pohon di kebun mereka, dan penghijauan adalah salah satu cara yang direkomendasikan untuk mengatasi pemanasan global.

Pohon membantu memulihkan efek rumah kaca melalui proses fotosintesis karena mereka bertindak sebagai penyerap emisi karbon.

Dengan kata lain, membangun hutan baru menciptakan area penyimpanan karbon dioksida baru dan mengurangi karbon dioksida di lingkungan. Hasil dari kegiatan tersebut secara keseluruhan adalah adanya pengurangan efek pemanasan global.

10. Menjaga Kualitas Udara, Air dan Tanah di Sekitarnya

Pohon memainkan peran penting dalam memurnikan udara. Biasanya orang-orang di daerah dengan pohon cenderung tidak menderita kondisi yang berhubungan dengan udara. Pohon memurnikan karbon dioksida dan menawarkan oksigen melalui proses fotosintesis.

Dalam beberapa dekade terakhir, manusia telah memproduksi lebih banyak karbon dioksida melalui aktivitas mereka seperti mengemudi, membakar fosil, aktivitas industri yang menghasilkan lebih banyak karbon dioksida di udara.

Selain menghasilkan karbon dioksida, aktivitas manusia lainnya telah menyebabkan berkurangnya hutan.

Pohon tidak hanya menyerap karbon dioksida, tetapi juga mengurangi emisi rumah kaca. Pohon juga menjebak partikel tanah di udara sehingga menghasilkan kualitas udara yang lebih baik.

FAQ

Apa itu Aforestasi?

Aforestasi adalah upaya penghijauan dengan penanaman pohon di daerah atau lahan yang bukan hutan. Istilah lain dari aforestasi yaitu penghutanan.

Apa Manfaat Aforestasi?

Manfaat aforestasi sangat beragam diantaranya yaitu 1) meningkatkan jumlah pohon dan luasan area hutan, 2) menjaga kondisi ekosistem, 3) mengurangi erosi tanah dan abrasi di pesisir, dan beragam manfaat lain yang telah kita bahas pada artikel ini.

Penulis: Ridha Rizkiana

Sedekah Pohon LindungiHutan