Connect with us

Mitra Hijau

SNEAKON Bantu Upaya Penghijauan dengan Menanam 700+ Mangrove di Semarang

Published

on

SNEAKON berkolaborasi dengan LindungiHutan untuk jalankan program penghijauan.

SNEAKON adalah salah satu brand lokal asal Bandung Indonesia yang menghadirkan produk sneakers dengan desain modifikasi model baru, yaitu sneakers bermodel sepatu slip on. Model ini cocok digunakan untuk orang yang ingin tampil fashionable dan keren tetapi tetap simpel dan anti ribet ketika digunakan.

Nama SNEAKON berasal dari akronim sneakers-slip-on, oleh karena itu brand ini disebut juga #sneakon2in1 shoes. Sneakers-slip-on dalam satu sepatu, dapat digunakan dengan tali maupun tanpa tali.

Meskipun mengusung desain yang simpel dan kasual, produk SNEAKON dapat dipakai untuk acara formal. Jadi, kamu bisa tetap tampil formal anti kaku, kasual tetap sopan, dan elegan bukan angkuh.

Desain sepatu SNEAKON selalu diawali dengan “SNEAKON Empathize Process” yaitu tahapan di mana SNEAKON selalu berusaha untuk memahami kebutuhan pengguna. Sebab, SNEAKON ingin memberikan yang terbaik.

Baca juga: PT Pigeon Indonesia Lakukan Kampanye Penghijaun

Desain produk SNEAKON juga merupakan hasil visualisasi atas saran dan masukan dari pengguna yang tentunya memiliki karakter dan keinginan berbeda-beda. Ini menjadi bukti bahwa SNEAKON selalu serius dalam menghadirkan produk terbaik bagi penggunanya.

SNEAKON Berkolaborasi dengan LindungiHutan untuk Menanam Pohon Mangrove di Pesisir Kota Semarang

Mitra petani sedang menanam bibit mangrove di Trimulyo, Genuk, Kota Semarang.
Proses penanaman pohon mangrove di pesisir Trimulyo, Genuk, Kota Semarang (Dok. Bussines Development LindungiHutan).

Tekad SNEAKON untuk senantiasa menjunjung tinggi kualitas produk yang dihasilkan tak membuat mereka lupa akan tanggung jawab menjaga lingkungan. Berangkat dari kepercayaan “Mulai dari yang kecil, mulai dari langkah kaki kita”, SNEAKON berkolaborasi dengan LindungiHutan untuk mewujudkan kelestarian lingkungan dan hutan di Indonesia.

SNEAKON bersama LindungiHutan sukses mengadakan kampanye alam bertajuk “SNEAKON Lindungi Trimulyo, Semarang”. Adapun dalam proses pelaksanaannya, hasil pembelian produk SNEAKON dari pembeli digunakan untuk pembelian bibit mangrove dan dilakukan penanaman oleh tim LindungiHutan.

Melalui kampanye alam ini, terkumpul 705 pohon Mangrove Rhizophora yang telah ditanam di Pesisir Trimulyo Kota Semarang pada tanggal 20 Maret 2021 dan dibantu oleh Pokdarwis Tripari serta peserta gabung aksi yang berjumlah 3 orang.

Upaya ini sebagai bentuk partisipasi SNEAKON dalam menjaga lingkungan dan mencegah kerusakan alam lebih lanjut, apalagi dalam hal ini hutan memiliki peran yang vital. Mengingat, hutan berperan sebagai paru-paru dunia yang menyerap Karbon Dioksida dan mengeluarkan Oksigen untuk memenuhi kelangsungan hidup manusia.

Sementara itu, kolaborasi ini juga menjadi salah satu wujud aksi sosial SNEAKON dan #sneakonfolks untuk melindungi, menjaga, merawat, dan melestarikan ekosistem hutan.

Baca juga: Arei Outdoor Gear Tanam 1.000 Pohon di Kota Semarang, Jawa Tengah

Sekelumit Cerita dan Tantangan Ekologi Pesisir Trimulyo, Genuk, Kota Semarang

Foto bersama dengan banner kegiatan SNEAKON dan LindungiHutan.
Kelompok TRIPARI (Trimulyo Peduli Bahari), mitra penggerak penghijauan LindungiHutan, berfoto dengan banner penanaman SNEAKON di area penghijauan (Dok: Business Development/LindungiHutan).

Trimulyo adalah nama sebuah kelurahan di Kecamatan Genuk, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kelurahan ini mempunyai luas wilayan mencapai 349 hektare dan berada pada bagian paling timur di daerah administrasi Kota Semarang.

Kelurahan Trimulyo memiliki gambaran umum abrasi dan akresi yang disebabkan oleh dampak perubahan iklim. Sepuluh hingga dua puluh tahun yang lalu, rob beserta abrasi telah merusak dan menenggelamkan lahan mangrove beserta lahan tambak penduduk sekitar yang berada di pesisir Kelurahan Trimulyo.

Hingga kini khususnya berkisar pada bulan April hingga bulan Mei, rob atau pasang tinggi air laut tak jarang memasuki rumah warga. Kenaikan tinggi air laut ini berimbas pada aktivitas nelayan setempat.

Perkembangan kawasan industri dan pemukiman warga di daerah Pantura juga menjadi salah satu faktor yang dapat memicu rob makin ganas. Bangunan beton dengan saluran air yang tidak memadai dan juga mengambil daerah resapan air membuat Jalur Pantura sering kali lumpuh terendam banjir.

Imbasnya warga Trimulyo yang menjadi korban keganasan air rob. Belum lagi kondisi diperparah dengan sampah yang ikut hanyut. Bau tak sedap akibatnya menguar di udara dan membuat siapapun tak betah tinggal dalam kondisi tersebut.

Oleh sebab itu, SNEAKON bersama LindungiHutan menginisiasi upaya restorasi lingkungan di Pesisir Trimulyo Kota Semarang dengan melakukan penanaman 705 pohon Mangrove Rhizophora. Pohon Mangrove Rhizophora dipilih karena kemampuannya yang bisa mengatasi permasalahan ekologi di pesisir. Berikut ini beberapa manfaat mangrove Rhizophora sp. :

  • Mencegah abrasi atau erosi tanah yang terjadi di muara dan kawasan pesisir akibat ombak dan pasang surut air laut,
  •  Menjaga kualitas air dan menyerap polutan yang mencemari daerah pesisir,
  • Menahan intrusi (menyusupnya) air laut ke permukaan dan mengakibatkan banjir rob,
  • Menyimpan cadangan karbon yang telah diserap ke bagian tubuh dan tanah sehingga menjadi simpanan karbon biru (blue carbon)
  • Tempat hidup dan berlindung berbagai spesies hewan khas hutan mangrove, misalkan ikan glodok / tembakul, kepiting rawa, bandeng, udang, dan burung-burung.

Baca juga: Scarlett Whitening Tanam 1.666 Pohon di Pantai Bahagia Bekasi

SNEAKON berharap melalui kolaborasi dengan LindungiHutan dan kontribusi yang diberikan ini bisa ikut mengurangi erosi tanah, deforestasi, dan bencana alam akibat makin berkurangnya lahan hutan yang ada.

Muhamad Iqbal adalah SEO content writer di LindungiHutan dengan fokus pada tulisan-tulisan lingkungan, kehutanan dan sosial.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rawat Bumi LindungiHutan