Connect with us

Bisnis Lestari

Serba-Serbi PROPER KLHK yang Perlu Anda Tahu

Published

on

Apa Itu PROPER KLHK

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah menerapkan PROPER sebagai alat evaluasi yang bertujuan untuk mendorong perusahaan melakukan perbaikan dalam pengelolaan lingkungan. 

PROPER KLHK merupakan program yang penting bagi perusahaan karena membantu memantau dan mengevaluasi dampak aktivitas mereka terhadap lingkungan. 

Penetapan peringkat PROPER suatu perusahaan didasarkan pada penilaian yang dilakukan oleh pejabat pengawas lingkungan hidup KHLK yang melakukan inspeksi langsung di lapangan.

Apa Itu PROPER KLHK?

Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 1 Tahun 2021 Pasal 1 Nomor 1,  Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup yang selanjutnya disebut Proper adalah evaluasi kinerja penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan di bidang pengelolaan lingkungan hidup.

PROPER merupakan singkatan dari Public Disclosure Program for Environmental Compliance yang berarti Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Program PROPER KLHK ini menjadi upaya meningkatkan kualitas dan pengelolaan lingkungan hidup. 

PROPER dikembangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 1995, terhenti selama beberapa tahun, kemudian diperluas pada tahun 2002, dan mengalami inovasi pada 2019. Program ini berkembang dari Program Kali Bersih (PROKASIH) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas air sungai yang tercemar. 

5+ Manfaat Sertifikasi PROPER KLHK untuk Perusahaan Anda

Lantas, kenapa harus ikut PROPER? Sertifikasi PROPER KLHK memberikan banyak manfaat bagi perusahaan yang mengikutinya, seperti:

1. Peningkatan Kredibilitas dan Reputasi

Dengan memperoleh sertifikasi PROPER KLHK, perusahaan menunjukkan komitmen mereka terhadap praktik pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Ini dapat meningkatkan persepsi positif dari publik, investor, dan pihak-pihak terkait lainnya terhadap perusahaan tersebut. 

Dengan demikian, perusahaan yang telah mendapatkan sertifikasi PROPER cenderung lebih dihormati dan dipercaya dalam industri mereka/ Alhasil, dapat membuka peluang kerja sama yang lebih baik serta mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.

2. Kepatuhan terhadap Regulasi

Sertifikasi PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) merupakan bukti nyata bahwa sebuah perusahaan telah mematuhi standar dan regulasi lingkungan yang ditetapkan oleh pemerintah. 

Sertifikasi PROPER juga membantu perusahaan untuk mengurangi risiko terhadap sanksi atau tuntutan hukum yang mungkin timbul akibat pelanggaran lingkungan. 

Dengan mematuhi regulasi lingkungan, perusahaan menghindari konsekuensi negatif seperti denda dan pencabutan izin usaha yang dapat merugikan operasional mereka. 

3. Efisiensi Operasional dan Pengelolaan Risiko

Dengan memenuhi standar yang ditetapkan dalam PROPER, perusahaan diharapkan menerapkan praktik pengelolaan lingkungan yang lebih efisien, termasuk penggunaan sumber daya secara bijaksana, pengurangan limbah, dan penerapan teknologi ramah lingkungan. 

Sertifikasi PROPER KLHK juga membantu perusahaan dalam pengelolaan risiko yang terkait dengan aspek lingkungan. Dengan mematuhi regulasi lingkungan yang ketat, perusahaan dapat mengidentifikasi, mengelola, dan memitigasi risiko lingkungan yang mungkin timbul akibat operasi mereka.

4. Akses ke Pembiayaan Berkelanjutan

Dengan memiliki sertifikasi PROPER, perusahaan menunjukkan komitmen mereka terhadap praktik pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, yang dapat meningkatkan kepercayaan dari pihak-pihak yang terlibat dalam pengambilan keputusan finansial. 

Hal ini membuka peluang bagi perusahaan untuk mendapatkan akses ke pembiayaan berkelanjutan seperti pinjaman dengan suku bunga rendah atau investasi dari lembaga keuangan yang berfokus pada lingkungan.

5. PROPER KLHK Meningkatkan Hubungan dengan Pemangku Kepentingan

Sertifikasi PROPER menandakan bahwa perusahaan telah mematuhi standar lingkungan yang ketat dan berkomitmen untuk menjaga lingkungan dengan baik. Sebagai hasilnya, hal ini dapat meningkatkan kepercayaan dan reputasi perusahaan di mata masyarakat, pemerintah, investor, dan pelanggan. 

Sertifikasi PROPER juga dapat menjadi titik awal untuk membangun dialog yang lebih baik dengan pemangku kepentingan. Perusahaan yang telah mendapatkan sertifikasi ini cenderung lebih dihormati dan didengar oleh pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat karena telah membuktikan komitmen mereka terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab.

Baca juga: Panduan Pemberdayaan Masyarakat dan Implementasinya dalam Program CSR Perusahaan

Tips Menjalankan CSR Lingkungan Berdampak dan Tepat Sasaran

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu perusahaan menjalankan CSR lingkungan dengan efektif dan mengarah kepada hasil yang berdampak dan tepat sasaran:

1. Identifikasi Prioritas

Mulailah dengan mengidentifikasi isu-isu lingkungan yang paling relevan dan signifikan bagi perusahaan dan komunitas di sekitarnya. Fokus pada area di mana perusahaan dapat memberikan kontribusi yang nyata dan memberikan dampak positif yang besar.

2. Keterlibatan Pemangku Kepentingan

Libatkan pemangku kepentingan yang relevan, termasuk masyarakat lokal, organisasi non-pemerintah terkait, dan pemerintah daerah, dalam proses perencanaan dan pelaksanaan CSR lingkungan.

Mendengarkan pandangan dan kebutuhan mereka akan membantu memastikan bahwa program CSR yang dijalankan benar-benar berdampak dan berkelanjutan.

3. Keterpaduan dengan Bisnis

Integrasikan kegiatan CSR lingkungan ke dalam strategi bisnis perusahaan. Pastikan bahwa inisiatif yang dijalankan sejalan dengan visi, misi, dan nilai perusahaan, serta berkontribusi terhadap pencapaian tujuan bisnis jangka panjang.

4. Transparansi dan Komunikasi

Segera laporkan dan komunikasikan hasil dan progres dari program CSR lingkungan kepada semua pemangku kepentingan.

Transparansi adalah kunci untuk membangun kepercayaan dan kredibilitas, sementara komunikasi yang efektif membantu memperkuat dukungan dan keterlibatan dari berbagai pihak. Simak cara membuat laporan CSR yang baik dalam artikel “Laporan CSR: Panduan, Langkah-Langkah, Pembuatannya, dan Best Practice-nya”

5. Evaluasi dan Peningkatan

Lakukan evaluasi teratur terhadap efektivitas dan dampak dari program CSR lingkungan yang dijalankan. Gunakan hasil evaluasi tersebut untuk melakukan perbaikan dan penyesuaian yang diperlukan agar program CSR dapat mencapai hasil yang lebih baik dan berkelanjutan.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, perusahaan dapat menjalankan CSR lingkungan dengan lebih efektif dan memastikan bahwa upaya mereka memberikan dampak yang nyata dan positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Demikian penjelasan mengenai PROPER KLHK. Proper KLHK menjadi salah satu alat untuk memastikan CSR Lingkungan perusahaan telah sesuai dengan standar dan regulasi yang ditentukan oleh pemerintah. Semoga bermanfaat!

Baca juga: Penanaman Mangrove, Ide Program CSR Lingkungan yang Berdampak, Kok Bisa?

LindungiHutan Menanam Lebih Dari 800 RIBU Pohon di 50 Lokasi Penanaman Bersama 500+ Brand dan Perusahaan

Penulis: Fida Afra’ Effendi

Rawat Bumi LindungiHutan