Connect with us

Bisnis Lestari

Penanaman Mangrove: Ide Program CSR Lingkungan yang Berdampak

Published

on

Penanaman mangrove

Penanaman mangrove bisa jadi ide program CSR yang menarik bagi perusahaan Anda loh! Karena, selain mangrove merupakan ekosistem yang menyimpan dan menyerap emisi karbon dengan efektif, hutan mangrove juga punya banyak manfaat lain bagi lingkungan dan masyarakat.

Berikut ini LindungiHutan berikan panduan untuk menjalankan program CSR yang berdampak dan berkelanjutan melalui penanaman mangrove!

Apa Tujuan Penanaman Mangrove?

Mengapa mangrove? Mengapa tidak pohon lain? Sebab tahukah Anda, bahwa ekosistem mangrove punya segudang manfaat baik itu untuk lingkungan maupun masyarakat. Mari kita mulai dari lingkungan. Keberadaan mangrove nyatanya berperan penting sebagai benteng alami pencegah abrasi. Acap kali, hutan mangrove kerap dieksploitasi dan dialih fungsikan. Padahal, hilangnya hutan mangrove menimbulkan berbagai dampak negatif dan bencana. Abrasi contohnya!

Di Desa Bedono, Demak, Jawa Tengah ada 200 rumah penduduk tenggelam akibat abrasi. Intensifikasi lahan tambak yang merambah ke kawasan mangrove pada tahun 1990, turut mengakibatkan timbulnya abrasi di sebagian besar pesisir Desa Bedono, 

Berkaca pada Desa Bedono, maka tujuan menanam mangrove jelas sudah, ia menjaga lingkungan pesisir beserta seluruh isinya.

Selain manfaatnya untuk lingkungan, hutan mangrove juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat pesisir. Perlu diketahui, ekosistem mangrove yang lestari akan mendukung keberadaan ikan-ikan sehingga secara tidak langsung membantu menyejahterakan nelayan.

Penanaman mangrove

Buah mangrove juga punya banyak manfaat untuk diolah menjadi berbagai jenis makanan. Kelompok Kebaya yang ada di Muaragembong, Bekasi misalnya, mereka mengolah buah mangrove menjadi berbagai macam produk seperti sirup, jus, stick, kacang umpet, keripik daun/buah, kopi, hingga tepung mangrove. Produk olahan mangrove tersebut kemudian dijual sebagai pundi-pundi tambahan masyarakat.

Jadi, jelas bahwa tujuan penanaman mangrove ada banyak sekali! Menanam mangrove maka melestarikan keberadaan hutan mangrove. Sementara hutan mangrove yang terjaga akan lestari lingkungannya dan sejahtera masyarakatnya!

Baca juga: Divisi Partnership: Siap Membantu Partner Bersama-sama Menghijaukan Indonesia

Manfaat Mangrove bagi Lingkungan dan Masyarakat

Manfaat hutan mangrove

Ada banyak manfaat mangrove di internet dan mungkin Anda juga sudah tahu. Namun dalam rangka mengingatkan, berikut beberapa tujuan penanaman mangrove!

  • Menyediakan nutrisi bagi makhluk hidup,
  • Menjernihkan air dan menjaga salinitas garam,
  • Menyediakan berbagai kebutuhan obat tradisional,
  • Tujuan penanaman mangrove untuk mencegah abrasi dan erosi tanah,
  • Menghasilkan bahan pelapukan yang menjadi sumber makanan bagi plankton sehingga dapat menunjang rantai makanan,
  • Tempat memijah dan berkembang biak burung atau satwa lain,
  • Manfaat hutan mangrove menyerap emisi karbon dioksida dengan baik,
  • Propagul mangrove bisa dimanfaatkan sebagai tinta untuk batik,
  • Hutan mangrove juga cocok untuk tempat budidaya wanamina,
  • Rekomendasi wisata hingga pusat penelitian.

Penanaman Mangrove Merupakan Program CSR yang Menarik Dilakukan, Kenapa?

Tahukah Anda, total luas mangrove Indonesia seluas 3.364.076 Ha. Luas tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki mangrove terluas di dunia atau sekitar 20% mangrove di dunia. 

Namun, ancaman pembangunan serta alih fungsi lahan mengancam kelestarian hutan mangrove dan membawa dampak buruk bagi lingkungan maupun masyarakat utamanya yang berada di wilayah pesisir.

Presiden Jokowi menegaskan akan terus melakukan rehabilitasi mangrove melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM). Pemerintah secara konsisten terus mendorong upaya-upaya rehabilitasi ekosistem mangrove dengan melibatkan semua pihak. Tentunya, termasuk pelaku usaha dan industri.

Perusahaan Anda tentu bisa menjalankan program CSR lingkungan yang selaras dengan komitmen pemerintah dalam hal ini mengupayakan rehabilitasi ekosistem mangrove. CSR penanaman mangrove menjadi solusi guna menjaga kelestarian hutan mangrove dan upaya rehabilitasi wilayah yang rusak.

Di sisi lain, hutan mangrove juga termasuk dalam ekosistem karbon biru yang terbukti efektif menyerap gas rumah kaca dan menyimpan karbon lebih banyak dibandingkan ekosistem daratan. Cadangan karbon biru yang dapat diserap di Indonesia sendiri mencapai 891,70-ton C/ha dengan total cadangan karbon biru nasional sebesar 2,89 Tt C. 

Maka rasa-rasanya penanaman mangrove sebagai program CSR sangat cocok untuk perusahaan Anda lakukan, mengingat ini juga bisa dilakukan sebagai usaha carbon offsetting atau tebus emisi karbon.

Baca juga: 5 Tips Melaksanakan Program CSR bagi Perusahaan agar Berjalan Efektif

Jalankan CSR bersama LindungiHutan, Lakukan Penanaman Mangrove dengan Mudah, Transparan, dan Berkelanjutan

CSR Penanaman mangrove

LindungiHutan merupakan solusi bagi perusahaan dan brand yang ingin mewujudkan aksi penghijauannya dengan mudah, transparan, berdampak, dan tentunya berkelanjutan. Kami hingga saat ini telah membantu menanam 673.282 pohon di 40+ lokasi penanaman. 

LindungiHutan juga menjalin kerja sama dengan 456 perusahaan dan brand yang berkontribusi dengan memberikan dukungan dana untuk kegiatan konservasi hutan yang kami lakukan.

Salah satu program kami miliki yaitu Impact CSR. Melalui Impact CSR, LindungHutan membantu perusahaan dan brand dalam menjalankan program CSR di bidang lingkungan dan sosial secara berdampak dan berkelanjutan dengan cara menanam pohon.

Jalankan Program CSR Perusahaan Anda dengan Tepat Sasaran dan Berdampak Bersama LindungiHutan!

Berdampak dan berkelanjutan menjadi dua kata kunci yang membedakan konsep program Impact CSR dari pelaksanaan CSR lainnya. Impact CSR menekankan pada manfaat dan dampak baik yang berkelanjutan. 

Dalam praktiknya, penanaman yang LindungiHutan lakukan akan diperhatikan pertumbuhannya untuk memastikan pohon tumbuh dan memberikan manfaatnya kepada lingkungan maupun masyarakat. Mitra perusahaan dan brand akan mendapatkan laporan monitoring dari tim LindungiHutan yang berkunjung secara berkala ke lokasi penanaman untuk mengecek kondisi pohon.

Ada baiknya, simak terlebih dahulu pengalaman CSR para Mitra Hijau LindungiHutan di sini!

Rekomendasi Lokasi Penanaman Mangrove untuk CSR

Dari 40+ lokasi penanaman yang LindungiHutan sediakan, banyak di antaranya yang merupakan hutan mangrove. Beberapa lokasi tersebut, di antaranya:

1. Pantai Indah Kapuk

Di Pantai Indah Kapuk terdapat kawasan wisata hutan Mangrove yang memiliki luas mencapai 99 hektare dan 40% lahan di kawasan hutan ini digunakan untuk konservasi hutan bakau yang asri dan alami. Kendati demikian, Jakarta tetap menjadi daerah rawan banjir karena penyerapan air yang buruk dan naiknya permukaan air laut. 

Untuk itu, LindungiHutan hadir membantu penanaman Mangrove rhizophora yang dapat mengendapkan lumpur di akar-akar pohon bakau sehingga mencegah terjadinya intrusi air laut ke daratan.

Simak cerita lokasi penanaman Pantai Indah Kapuk lebih lengkapnya di sini!

2. Pulau Pari

Meskipun memiliki potensi yang besar, kegiatan wisata dan aktivitas kehidupan lain di Pulau Pari terancam oleh abrasi dan banjir rob. Pada tahun 2020, sempat terjadi luapan air laut hingga ke daratan dan pemukiman penduduk Pulau Pari. Maka, penanaman mangrove di Pulau Pari penting untuk dilakukan.

Hingga Juli 2023, LindungiHutan telah melaksanakan 17 Kampanye Alam untuk menanam 10.962 pohon di Pulau Pari. Dalam prosesnya, LindungiHutan dibantu oleh Mitra Hijau seperti PT Sunindo Adipersada Tbk, PT SeaBank Indonesia, dan PT Bank Mega Syariah.

Simak cerita lokasi penanaman Pulau Pari lebih lengkapnya di sini!

3. Pesisir Pabean Ilir Indramayu

Tingginya kerusakan hutan mangrove disebabkan oleh perambahan dan konversi hutan mangrove menjadi kawasan bukan hutan seperti tambak dan permukiman. Maka, menjaga kelestarian hutan mangrove bukanlah perkara mudah. 

LindungiHutan bersama Riyanto dari Paguyuban Penyelamat Lingkungan menanam mangrove sejumlah 1.000 batang di Pesisir Pabean Ilir, Indramayu. Tentu, penanaman akan terus kami galakan melalui inisiasi Kampanye Alam yang ada.

Simak cerita lokasi penanaman Pesisir Pabean Ilir Indramayu lebih lengkapnya di sini!

4. Pesisir Untia, Makassar

Penanaman mangrove di Pesisir Untia telah dilakukan sejak tahun 2021 untuk mengatasi persoalan abrasi. Hingga Juni 2023, LindungiHutan telah melakukan 17 Kampanye Alam dengan melibatkan 197 orang. Sebanyak 5.520 pohon tertanam di luasa 0,55 ha.

Tokopedia merupakan salah satu Mitra Hijau yang ikut bersama menanam di Pesisir Untia, Makassar. Menggandeng LindungiHutan, Tokopedia melakukan penanaman mangrove sebanyak 1.000 bibit pada 19 Juni 2022.

Simak cerita lokasi penanaman Pesisir Untia lebih lengkapnya di sini!

Info Lebih Lanjut Hubungi:

Intan Widianti Kartika Putri

[email protected] www.lindungihutan.com

Instagram: @lindungihutan

LindungiHutan
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Unduh Annual Report LindungiHutan